DATA BELUM TERSEDIA

Curhat ke Media Finlandia, Gelandang Persikabo: Sepak Bola Indonesia Keras!

Petteri Pennanen merupakan gelandang serang andalan Tira-Persikabo yang memang berasal dari Finlandia.

Rauhanda Riyantama BolaTimes.com
Minggu, 26 April 2020 | 14:30 WIB
Curhat ke Media Finlandia, Gelandang Persikabo: Sepak Bola Indonesia Keras!

Curhat ke Media Finlandia, Gelandang Persikabo: Sepak Bola Indonesia Keras!

hitekno.com - Gelandang serang asing andalan Tira Persikabo, Petteri Pennanen mencoba mendeskripsikan kompetisi Liga 1 kepada media Finlandia.

Bagi pemain berusia 29 tahun yang memang berasal dari Finlandia itu, Liga 1 adalah kompetisi yang keras meski pada awalnya ia beranggapan orang Indonesia 'ramah-ramah'.

Pennanen gabung Tira-Persikabo pada 16 Januari 2020 lalu setelah setelah meninggalkan klub lokal Finlandia, KuPS dengan status free transfer.

Sayang memang, Liga 1 2020 harus terhenti di pekan ketiga, sebagaimana kompetisi sudah ditangguhkan sejak awal bulan lalu imbas pandemi Virus Corona.

Pennanen sendiri tampil penuh dalam tiga laga awal Tira-Persikabo di Liga 1 2020.

Kini merumput di Indonesia, ini merupakan kali pertama Pennanen bermain di Asia sepanjang karier sepakbolanya. Sebelumnya, Pennanen hanya memperkuat klub-klub Finlandia.

Pada awal musim 2019/2020 untuk regional Eropa, Pennanen sendiri masih sempat membela panji KuPS di babak kualifikasi pertama dan kedua ajang Liga Europa.

Meski diakuinya sepakbola Indonesia cukup keras, Pennanen cukup menikmatinya. Adaptasi yang dilakukannya sudah cukup bagus.

"Saya sangat menikmati pertandingan dan menjalani budaya yang baru. Butuh dua pekan bagi saya untuk beradaptasi. Saya memang baru beberapa bulan di sini, tapi rasanya seperti setahun. Banyak yang berubah dari sini," kata Pennanen dalam wawancara dengan media Finlandia, Yle, Minggu (26/4/2020).

Pada awal kedatangannya ke Indonesia, Pennanen menilai bahwa orang-orang Indonesia sangatlah ramah. Namun, itu berubah ketika ia menjajal lapangan hijau untuk melakoni pertandingan.

Baca Juga: Hakim Ziyech Bisa Gabung Chelsea Lebih Cepat, Ini Alasannya

"Liga 1 keras! Para pemain di sini benar-benar berjuang melakukan apapun demi menang. Kalau bisa berdarah, sampai berdarah! Berbeda sekali dengan saat hidup normal, di luar lapangan ramah-ramah," kisahnya.

"Saya pikir mereka tak bisa marah, karena faktanya mereka sangat ramah dan santai di luar lapangan. Tapi di lapangan, yang terjadi sebaliknya," celoteh eks penggawa Timnas Finlandia U-21 itu.

"Banyak yang baik, banyak yang tidak begitu bagus dan ada juga yang di antaranya. Tapi, saya siap secara mental untuk hal-hal yang tidak berjalan seperti biasa," tukas Pennanen.

×
Zoomed
TERKINI

Pekan pembuka BRI Super League 2025/26 menyajikan kejutan dari kiper Persik Kediri, Leo Navacchio, yang dinobatkan sebag...

bolaindonesia | 23:16 WIB

Kiper andalan PSM Makassar, Reza Arya Pratama, baru saja mengukir rekor pribadi yang membanggakan....

bolaindonesia | 22:05 WIB

Persib Bandung memulai perjalanan di BRI Super League 2025/26 dengan kemenangan meyakinkan 2-0 atas Semen Padang...

bolaindonesia | 22:00 WIB

Polemik rumput JIS kembali mencuri perhatian penggemar sepak bola Indonesia, mempertanyakan mengapa stadion megah berbia...

bolaindonesia | 12:18 WIB

Persita Tangerang memulai BRI Super League 2025/26 dengan kekalahan telak 0-4 dari Persija Jakarta di Jakarta Internatio...

bolaindonesia | 12:09 WIB