Liga prancis 3 Mei 2026
Brest 0
Liga spanyol 3 Mei 2026
Oviedo 0
Liga italia 2 Mei 2026
Pisa 1

Inspiratif, Kisah Pemuda 19 Tahun Manfaatkan Media Sosial untuk Beli Klub Sepak Bola di Inggris

Begini kisah sekelompok pemuda 19 tahun beli klub sepak bola dengan memanfaatkan media sosial.

Rauhanda Riyantama | BolaTimes.com
Senin, 08 Agustus 2022 | 16:00 WIB
Klub Walton and Hersham FC yang dibeli sekelompok pemuda berusia 19 tahun. (BBC)

Klub Walton and Hersham FC yang dibeli sekelompok pemuda berusia 19 tahun. (BBC)

Bolatimes.com - Mengupas kisah inspiratif sekelompok anak muda yang baru berusia 19 tahun, namun telah memiliki klub sepak bola di Inggris.

Menjadi pemilik klub sepak bola bukanlah suatu hal yang mudah. Perlu modal besar serta manajemen keuangan dan tim yang baik untuk bisa menjadi pemilik klub.

Apalagi bagi para remaja yang masih berusia belasan tahun. Jika tak punya latar belakang orang kaya atau keluarga pemilik klub, sulit bagi anak-anak muda ini bisa menjadi pemilik suatu klub.

Meski begitu, ada sekelompok anak muda di dataran Inggris, tepatnya di Surrey, yang bisa menjadi pemilik klub sepak bola.

Hal ini terjadi pada 2019 silam, kala sekelompok anak muda yang baru berusia 19 tahun membeli klub bernama Walton and Hersham FC, sebuah klub non-liga.

Sekelompok anak muda tersebut adalah Sartej Tucker, Jack Newton, Calogero Scannella, Thomas Bradbury, Ben Madellin, Stephan Karidi, dan Reme Edentalen.

7 pemuda yang masih berstatus pelajar ini kemudian patungan dengan meminjam uang untuk membeli klub tersebut pada 2019 silam.

“Saat pertama kali, kami semua berpikir membeli klub adalah ide yang sangat gila. Bagaimana bisa seseorang berpikir ini akan berjalan?,”ujar Sartej Tucker yang menjabat sebagai Direktur operasi dan media klub tersebut dilansir dari BBC Sports.

“Kami tak memiliki uang untuk melakukan ini. Kami adalah pelajar berusia 19 tahun yang mengumpulkan pinjaman untuk mendanai pembelian klub.”

“Itu mengapa ada kami bertujuh. Itu seperti masing-masing mengumpulkan beberapa ribu poundsterling,” ucap Jack Newton.

Baca Juga: Moncer di Timnas Indonesia U-19, Hokky Caraka Blak-blakan Ditawari Lanjutkan Karier ke Luar Negeri

Karena niat ketujuh pemuda ini, akuisisi pun berhasil dilaksanakan dan 7 pemuda ini berhasil mengambil alih klub dari tangan pemilik sebelumnya, Alan Smith.

Jika mereka hanya berstatus pelajar yang tak punya uang, bagaimana cara 7 pemuda ini menghidupi klubnya tersebut?

Klub Walton and Hersham FC yang dibeli sekelompok pemuda berusia 19 tahun. (BBC)
Klub Walton and Hersham FC yang dibeli sekelompok pemuda berusia 19 tahun. (BBC)

Memanfaatkan Media Sosial

Dilansir dari BBC Sports, 7 pemuda ini menghidup Walton and Hersham FC dengan memanfaatkan media sosial untuk mencari dana.

Ke-7 pemuda ini memanfaatkan kemampuan mereka dengan media sosial untuk membangun klub berjuluk The Swans tersebut.

Tak disangka, usaha mereka berbuah hasil. Di media sosial populer seperti TikTok saja, The Swans mampu memiliki 753 ribu pengikut lebih.

Jumlah pengikut ini melebihi tim-tim kasta teratas Liga Inggris seperti Nottingham Forest, Fulham, Brighton, Southampton, Crystal Palace, dan AFC Bournemouth.

Selain itu, 7 pemuda ini juga bekerjasama dengan perusahaan jersey klasik bernama Classic Football untuk memasarkan jerseynya.

Meski klub ini tak terkenal sama sekali, tak disangka jersey yang dijualnya lewat perusahaan itu mampu terjual ke 30 negara di seluruh dunia.

Dalam tiga tahun terakhir, Walton and Hersham FC pun mengalami naik turun karena minimnya pengalaman yang dimiliki ke-7 pemuda ini.

Meski begitu, ke-7 pemuda ini tetap mampu menjalankan klub dengan sangat baik, sehingga menuai pujian dari sang pelatih tim, Scott Harris yang berusia jauh lebih tua dari para pemilik klub itu.

“Saya cukup merasa percaya diri kami bekerjasama ketika saya menerima tawaran ini. Semua sangat profesional dan para pemilik klub punya idenya sendiri. Mereka membawa energi dan ide ke dalam klub,” kata Scott Harris.

Selama tiga tahun memiliki Walton and Hersham FC, ke-7 pemuda ini mampu membawa klub tersebut promosi sebanyak dua kali dan kini berkiprah di Divisi VII sepak bola Inggris.

Kontributor: Felix Indrajaya
×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Kapan pertandingan Piala Super Eropa 2025 akan digelar?

boladunia | 22:40 WIB

Bagi Rafael, kebiasaan ini terasa mengganggu.

boladunia | 22:16 WIB

Ronaldinho, yang bermain untuk Barcelona antara 2003 hingga 2008, memang fenomena.

boladunia | 21:14 WIB

Striker Uruguay, Darwin Nunez, resmi meninggalkan Liverpool untuk bergabung dengan raksasa Liga Pro Saudi, Al-Hilal,

boladunia | 19:35 WIB

Bayern Munich tampil superior dalam laga persahabatan internasional melawan Tottenham Hotspur, Jumat (8/8/2025) dini hari WIB.

boladunia | 21:20 WIB

Legenda sepak bola Belanda, Ronald Koeman, akan menerima Eredivisie Oeuvre Award

boladunia | 22:45 WIB

Rekan Kevin Diks di Gladbach itu secara tegas menyatakan hanya ingin bergabung dengan Ajax Amsterdam.

boladunia | 22:34 WIB

Fortuna Sittard buat gebrakan jelang kick off Eredivisie 2025.

boladunia | 22:30 WIB

Jamory L., pelatih asal Belanda berusia 44 tahun, ditahan oleh otoritas di Siprus atas dugaan kasus pelecehan seksual

boladunia | 22:24 WIB

Dunia sepak bola berduka atas kepergian Jorge Costa, direktur sepak bola dan mantan kapten legendaris FC Porto, yang meninggal dunia

boladunia | 11:07 WIB