4 Hal yang Harus Dilakukan Rusia untuk Singkirkan Spanyol

Setidaknya ada empat hal yang wajib dilakukan Rusia untuk meredam sekaligus memberi pukulan telak untuk membuat Spanyol angkat koper dari Piala Dunia 2018.

Stephanus Aranditio | Dany Garjito | BolaTimes.com
Minggu, 01 Juli 2018 | 19:30 WIB
Ini yang Harus Dilakukan Rusia untuk Kalahkan Spanyol Instagram.com/@teamrussia

Ini yang Harus Dilakukan Rusia untuk Kalahkan Spanyol Instagram.com/@teamrussia

Bolatimes.com - Spanyol vs Rusia akan menjadi ujian berat bagi tuan rumah. Rusia tentu tidak ingin malu di depan publik sendiri. Meski Spanyol lebih diunggulkan, La Furia Roja punya banyak kelemahan di Piala Dunia 2018 ini.

Setidaknya ada empat hal yang harus dilakukan timnas Rusia untuk mengusir timnas Spanyol dari Negeri Vladimir Putin.

Meskipun Rusia akan mendapat dukungan yang lebih banyak karena mereka bertindak sebagai tuan rumah Piala Dunia 2018, timnas Spanyol masih bisa angkat dagu karena tim Matador lebih difavoritkan untuk lolos ke perempat final.

Baca Juga: Kylian Mbappe, Penggemar Ronaldo Penghancur Mimpi Messi

Langkah Spanyol bisa sampai sejauh ini juga tidak terlalu mulus. Satu grup dengan Portugal, Iran dan Maroko, tim asuhan Fernando Hierro ini sudah kewalahan.

Tim Beruang Merah Rusia harus memanfaatkan beberapa celah kelemahan timnas Spanyol kalau tidak mau menanggung malu di depan ribuan pasang mata pendukung Rusia, baik yang menyaksikan langsung di Luzhniki Stadium maupun yang menyaksikan dari layar kaca.

Pertandingan Spanyol vs Rusia digelar pada Minggu (1/7) pukul 21.00 WIB.

Baca Juga: 5 Pemain Paling Kotor di Piala Dunia 2018

Dilansir Bolatimes.com dari Fifa, pelatih Rusia Stanislav Cherchesov saat diwawancarai FIFA TV mengaku bahwa pasti timnya akan kesulitan untuk menyerang Spanyol, tapi Rusia akan terus mencoba.

Cherchesov juga menambahkan, Rusia pernah melawan timnas Spanyol kala La Furia Roja masih dilatih Julen Lopetegui dan sekarang saat dilatih Hierro ada sedikit perbedaan dalam gaya permainan, dan itu patut diwaspadai timnas Rusia.

Lalu apa strategi timnas Rusia untuk bisa mengalahkan timnas Spanyol?

Baca Juga: Layak Ditiru! Ronaldo Tunjukkan Simpatinya Kepada Pemain Lawan

Setidaknya ada empat hal yang wajib dilakukan timnas Rusia untuk meredam sekaligus memberi pukulan telak untuk membuat Spanyol angkat koper menyusul Argentina dan Portugal. Berikut diantaranya!

Eksploitasi terus kelemahan di sektor pertahanan

Gaya permainan tiki-taka yang telah menjadi identidas timnas Spanyol memang menarik untuk disaksikan.

Baca Juga: Ini Dugaan Netizen Soal Protes Keras Ronaldo yang Berujung Kartu

Tapi gaya permainan tersebut memiliki beberapa kelemahan, salah satu yang sudah mulai bisa ditebak adalah meninggalkan banyak ruang atau space antara pemain belakang dan kiper.

Tentu saja hal ini harus terus dieksploitasi timnas Rusia. Apalagi kiper Spanyol De Gea juga sering melakukan blunder selama Piala Dunia 2018.

Bek sayap Spanyol Jordi Alba dan Dani Carvajal juga rajin membantu penyerangan namun sering terlambat untuk menutup ruang yang mereka tinggalkan ketika terjadi serangan balik.

Penyerang sayap Rusia seperti Aleksandr Samedov dan Denis Cheryshev harus jeli membaca peluang tersebut.

Rajin memberi tekanan dengan penuh perhitungan

Pressure tinggi pada setiap pemain Spanyol wajib dilakukan oleh para pemain Rusia. Hal ini bisa digunakan untuk mengacaukan konsentrasi dan taktik yang diterapkan Hierro pada Spanyol.

Dan ketika tiba saatnya Spanyol kehilangan bola, manfaatkan momen kebingungan mereka dengan serangan balik cepat. Hal itu sudah terbukti beberapa kali seperti saat Belanda menghancurkan Spanyol di Piala Dunia 2014 di Brasil.

Perlu dicatat, memberi tekanan dengan penuh perhitungan, yaitu harus tetap waspada pada pergerakan tanpa bola yang sering dilakukan pemain-pemain seperti Isco dan Iniesta.

Plus Diego Costa jangan sampai dibiarkan memiliki kesempatan menendang bola ke gawang Rusia. Rusia bisa menerapkan cara yang sama ketika mereka meredam Mohammed Salah.

Manfaatkan servis bola mati

Permainan terbuka mungkin menjadi senjata timnas Spanyol. Tetapi sebagus apapun timnya, jika tim lawan mampu memanfaatkan servis bola mati seperti dari sepakan pojok, tendangan bebas, dan penalti, tentu akan kewalahan juga.

Buktinya pemain Maroko Youssef En-Nesyri bisa membobol gawang De Gea lewat sundulan yang berawal dari tendangan penjuru. Artem Dzyuba striker Rusia tentu bisa menjadi tumpuan di situasi ini.

Sabar dan menunggu momen yang tepat untuk menyerang

Setiap pemain harus paham betul apa tugas mereka di lapangan, siapa pemain Spanyol yang harus mereka kawal ketat, dan kapan harus keluar menyerang ketika Spanyol membuat kesalahan.

Maka dari itu kesabaran sangat diperlukan di sini. Terpancing emosi bisa sangat berbahaya bagi Rusia, pemain-pemain seperti Sergio Ramos, Jordi Alba, Sergio Busquets dan Diego Costa biasanya akan memancing emosi lawan. Jangan sampai terpancing, Rusia!

Berita Rekomendasi
Berita Terkait TERKINI

Kapan pertandingan Piala Super Eropa 2025 akan digelar?

boladunia | 22:40 WIB

Bagi Rafael, kebiasaan ini terasa mengganggu.

boladunia | 22:16 WIB

Ronaldinho, yang bermain untuk Barcelona antara 2003 hingga 2008, memang fenomena.

boladunia | 21:14 WIB

Striker Uruguay, Darwin Nunez, resmi meninggalkan Liverpool untuk bergabung dengan raksasa Liga Pro Saudi, Al-Hilal,

boladunia | 19:35 WIB

Bayern Munich tampil superior dalam laga persahabatan internasional melawan Tottenham Hotspur, Jumat (8/8/2025) dini hari WIB.

boladunia | 21:20 WIB

Legenda sepak bola Belanda, Ronald Koeman, akan menerima Eredivisie Oeuvre Award

boladunia | 22:45 WIB

Rekan Kevin Diks di Gladbach itu secara tegas menyatakan hanya ingin bergabung dengan Ajax Amsterdam.

boladunia | 22:34 WIB

Fortuna Sittard buat gebrakan jelang kick off Eredivisie 2025.

boladunia | 22:30 WIB

Jamory L., pelatih asal Belanda berusia 44 tahun, ditahan oleh otoritas di Siprus atas dugaan kasus pelecehan seksual

boladunia | 22:24 WIB

Dunia sepak bola berduka atas kepergian Jorge Costa, direktur sepak bola dan mantan kapten legendaris FC Porto, yang meninggal dunia

boladunia | 11:07 WIB

Dunia sepak bola dikejutkan dengan kabar kepindahan Son Heung-Min, kapten Tottenham Hotspur, ke Los Angeles FC

boladunia | 19:31 WIB

Barcelona menutup tur pramusim Asia mereka dengan penampilan gemilang, menghancurkan Daegu FC dengan skor telak 5-0

boladunia | 21:11 WIB

Kevin Diks bek Timnas Indonesia berusia 28 tahun, langsung mencuri perhatian sejak bergabung dengan Borussia Monchengladbach pada Juli 2025.

boladunia | 21:41 WIB

Cheuko dilarang berada di area teknis setelah insiden usai kemenangan Inter Miami 2-1 atas Club Atlas pada 30 Juli 2025.

boladunia | 19:04 WIB

Lionel Messi, kapten Inter Miami, terpaksa meninggalkan lapangan karena cedera hamstring hanya 10 menit setelah kick-off melawan Club Necaxa

boladunia | 18:03 WIB

Keputusan ini diambil menyusul performa buruk tim yang terpuruk dalam 10 laga tanpa kemenangan.

boladunia | 18:49 WIB

Bek Timnas Indonesia, Justin Hubner, menjalani debutnya bersama klub Eredivisie Belanda, Fortuna Sittard

boladunia | 17:27 WIB

Fortuna Sittard resmi mendatangkan bek Timnas Indonesia, Justin Hubner

boladunia | 16:45 WIB
Tampilkan lebih banyak