🏆 FIFA World Cup 2026
First Stage · Group I Tuesday 16 June 2026
📍 New York/New Jersey Stadium, New Jersey
France -
Senegal -
First Stage · Group I Tuesday 16 June 2026
📍 Boston Stadium, Boston
Iraq -
Norway -
First Stage · Group G Tuesday 16 June 2026
📍 Los Angeles Stadium, Los Angeles
IR Iran 2
New Zealand 2
First Stage · Group F Monday 15 June 2026
📍 Monterrey Stadium, Monterrey
Sweden 5
Tunisia 1
First Stage · Group H Monday 15 June 2026
📍 Atlanta Stadium, Atlanta
Spain 0
Cabo Verde 0
First Stage · Group H Monday 15 June 2026
📍 Miami Stadium, Miami
Saudi Arabia 1
Uruguay 1
First Stage · Group G Monday 15 June 2026
📍 Seattle Stadium, Seattle
Belgium 1
Egypt 1
First Stage · Group E Sunday 14 June 2026
📍 Philadelphia Stadium, Philadelphia
Côte d'Ivoire 1
Ecuador 0
First Stage · Group F Sunday 14 June 2026
📍 Dallas Stadium, Dallas
Netherlands 2
Japan 2
First Stage · Group E Sunday 14 June 2026
📍 Houston Stadium, Houston
Germany 7
Curaçao 1
First Stage · Group C Sunday 14 June 2026
📍 Boston Stadium, Boston
Haiti 0
Scotland 1
First Stage · Group D Sunday 14 June 2026
📍 BC Place Vancouver, Vancouver
Australia 2
Türkiye 0
First Stage · Group D Saturday 13 June 2026
📍 Los Angeles Stadium, Los Angeles
USA 4
Paraguay 1
First Stage · Group B Saturday 13 June 2026
📍 San Francisco Bay Area Stadium, San Francisco Bay Area
Qatar 1
Switzerland 1
First Stage · Group C Saturday 13 June 2026
📍 New York/New Jersey Stadium, New Jersey
Brazil 1
Morocco 1
First Stage · Group A Friday 12 June 2026
📍 Guadalajara Stadium, Guadalajara
Korea Republic 2
Czechia 1
First Stage · Group B Friday 12 June 2026
📍 Toronto Stadium, Toronto
Canada 1
Bosnia and Herzegovina 1
First Stage · Group A Thursday 11 June 2026
📍 Mexico City Stadium, Mexico City
Mexico 2
South Africa 0

4 Hal yang Harus Dilakukan Rusia untuk Singkirkan Spanyol

Setidaknya ada empat hal yang wajib dilakukan Rusia untuk meredam sekaligus memberi pukulan telak untuk membuat Spanyol angkat koper dari Piala Dunia 2018.

Stephanus Aranditio | Dany Garjito | BolaTimes.com
Minggu, 01 Juli 2018 | 19:30 WIB
Ini yang Harus Dilakukan Rusia untuk Kalahkan Spanyol Instagram.com/@teamrussia

Ini yang Harus Dilakukan Rusia untuk Kalahkan Spanyol Instagram.com/@teamrussia

Bolatimes.com - Spanyol vs Rusia akan menjadi ujian berat bagi tuan rumah. Rusia tentu tidak ingin malu di depan publik sendiri. Meski Spanyol lebih diunggulkan, La Furia Roja punya banyak kelemahan di Piala Dunia 2018 ini.

Setidaknya ada empat hal yang harus dilakukan timnas Rusia untuk mengusir timnas Spanyol dari Negeri Vladimir Putin.

Meskipun Rusia akan mendapat dukungan yang lebih banyak karena mereka bertindak sebagai tuan rumah Piala Dunia 2018, timnas Spanyol masih bisa angkat dagu karena tim Matador lebih difavoritkan untuk lolos ke perempat final.

Langkah Spanyol bisa sampai sejauh ini juga tidak terlalu mulus. Satu grup dengan Portugal, Iran dan Maroko, tim asuhan Fernando Hierro ini sudah kewalahan.

Tim Beruang Merah Rusia harus memanfaatkan beberapa celah kelemahan timnas Spanyol kalau tidak mau menanggung malu di depan ribuan pasang mata pendukung Rusia, baik yang menyaksikan langsung di Luzhniki Stadium maupun yang menyaksikan dari layar kaca.

Pertandingan Spanyol vs Rusia digelar pada Minggu (1/7) pukul 21.00 WIB.

Dilansir Bolatimes.com dari Fifa, pelatih Rusia Stanislav Cherchesov saat diwawancarai FIFA TV mengaku bahwa pasti timnya akan kesulitan untuk menyerang Spanyol, tapi Rusia akan terus mencoba.

Cherchesov juga menambahkan, Rusia pernah melawan timnas Spanyol kala La Furia Roja masih dilatih Julen Lopetegui dan sekarang saat dilatih Hierro ada sedikit perbedaan dalam gaya permainan, dan itu patut diwaspadai timnas Rusia.

Lalu apa strategi timnas Rusia untuk bisa mengalahkan timnas Spanyol?

Setidaknya ada empat hal yang wajib dilakukan timnas Rusia untuk meredam sekaligus memberi pukulan telak untuk membuat Spanyol angkat koper menyusul Argentina dan Portugal. Berikut diantaranya!

Baca Juga: Kylian Mbappe, Penggemar Ronaldo Penghancur Mimpi Messi

Eksploitasi terus kelemahan di sektor pertahanan

Gaya permainan tiki-taka yang telah menjadi identidas timnas Spanyol memang menarik untuk disaksikan.

Tapi gaya permainan tersebut memiliki beberapa kelemahan, salah satu yang sudah mulai bisa ditebak adalah meninggalkan banyak ruang atau space antara pemain belakang dan kiper.

Tentu saja hal ini harus terus dieksploitasi timnas Rusia. Apalagi kiper Spanyol De Gea juga sering melakukan blunder selama Piala Dunia 2018.

Bek sayap Spanyol Jordi Alba dan Dani Carvajal juga rajin membantu penyerangan namun sering terlambat untuk menutup ruang yang mereka tinggalkan ketika terjadi serangan balik.

Penyerang sayap Rusia seperti Aleksandr Samedov dan Denis Cheryshev harus jeli membaca peluang tersebut.

Rajin memberi tekanan dengan penuh perhitungan

Pressure tinggi pada setiap pemain Spanyol wajib dilakukan oleh para pemain Rusia. Hal ini bisa digunakan untuk mengacaukan konsentrasi dan taktik yang diterapkan Hierro pada Spanyol.

Dan ketika tiba saatnya Spanyol kehilangan bola, manfaatkan momen kebingungan mereka dengan serangan balik cepat. Hal itu sudah terbukti beberapa kali seperti saat Belanda menghancurkan Spanyol di Piala Dunia 2014 di Brasil.

Perlu dicatat, memberi tekanan dengan penuh perhitungan, yaitu harus tetap waspada pada pergerakan tanpa bola yang sering dilakukan pemain-pemain seperti Isco dan Iniesta.

Plus Diego Costa jangan sampai dibiarkan memiliki kesempatan menendang bola ke gawang Rusia. Rusia bisa menerapkan cara yang sama ketika mereka meredam Mohammed Salah.

Manfaatkan servis bola mati

Permainan terbuka mungkin menjadi senjata timnas Spanyol. Tetapi sebagus apapun timnya, jika tim lawan mampu memanfaatkan servis bola mati seperti dari sepakan pojok, tendangan bebas, dan penalti, tentu akan kewalahan juga.

Buktinya pemain Maroko Youssef En-Nesyri bisa membobol gawang De Gea lewat sundulan yang berawal dari tendangan penjuru. Artem Dzyuba striker Rusia tentu bisa menjadi tumpuan di situasi ini.

Sabar dan menunggu momen yang tepat untuk menyerang

Setiap pemain harus paham betul apa tugas mereka di lapangan, siapa pemain Spanyol yang harus mereka kawal ketat, dan kapan harus keluar menyerang ketika Spanyol membuat kesalahan.

Maka dari itu kesabaran sangat diperlukan di sini. Terpancing emosi bisa sangat berbahaya bagi Rusia, pemain-pemain seperti Sergio Ramos, Jordi Alba, Sergio Busquets dan Diego Costa biasanya akan memancing emosi lawan. Jangan sampai terpancing, Rusia!

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Ronaldinho, yang bermain untuk Barcelona antara 2003 hingga 2008, memang fenomena.

boladunia | 21:14 WIB

Bayern Munich tampil superior dalam laga persahabatan internasional melawan Tottenham Hotspur, Jumat (8/8/2025) dini hari WIB.

boladunia | 21:20 WIB

Legenda sepak bola Belanda, Ronald Koeman, akan menerima Eredivisie Oeuvre Award

boladunia | 22:45 WIB

Jamory L., pelatih asal Belanda berusia 44 tahun, ditahan oleh otoritas di Siprus atas dugaan kasus pelecehan seksual

boladunia | 22:24 WIB

Dunia sepak bola berduka atas kepergian Jorge Costa, direktur sepak bola dan mantan kapten legendaris FC Porto, yang meninggal dunia

boladunia | 11:07 WIB

Dunia sepak bola dikejutkan dengan kabar kepindahan Son Heung-Min, kapten Tottenham Hotspur, ke Los Angeles FC

boladunia | 19:31 WIB

Kevin Diks bek Timnas Indonesia berusia 28 tahun, langsung mencuri perhatian sejak bergabung dengan Borussia Monchengladbach pada Juli 2025.

boladunia | 21:41 WIB

Cheuko dilarang berada di area teknis setelah insiden usai kemenangan Inter Miami 2-1 atas Club Atlas pada 30 Juli 2025.

boladunia | 19:04 WIB

Lionel Messi, kapten Inter Miami, terpaksa meninggalkan lapangan karena cedera hamstring hanya 10 menit setelah kick-off melawan Club Necaxa

boladunia | 18:03 WIB

Keputusan ini diambil menyusul performa buruk tim yang terpuruk dalam 10 laga tanpa kemenangan.

boladunia | 18:49 WIB