Arena

Apriyani/Fadia Mundur dari India Open 2023, Ini Kata Pelatih

Apriyani/Fadia batal main di India Open 2023.

Husna Rahmayunita

Pasangan ganda putri Indonesia, Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti ketika menghadapi wakil Jerman, Stine Kuespert/Emma Moszczynski pada babak pertama Malaysia Open 2022 di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Malaysia, Selasa (28/6/2022). [PBSI]
Pasangan ganda putri Indonesia, Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti ketika menghadapi wakil Jerman, Stine Kuespert/Emma Moszczynski pada babak pertama Malaysia Open 2022 di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Malaysia, Selasa (28/6/2022). [PBSI]

Bolatimes.com - Ganda putri Indonesia Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti dipastikan absen mengikuti India Open 2022. Hal itu diumumkan sang pelatih  Eng Hian.

Keduanya mundur dari India Open 2023 lantaran Fadia mengalami cedera ketika berlaga di babak semifinal Malaysia Open 2023, Sabtu (14/1/2023).

Fadia mendapati cedera pergelangan kaki kanan karena salah mengantisipasi gerakan saat akan mengembalikan shuttlecock dari pasangan China Chen Qing Chen/Jia Yi Fan.

Kondisi tersebut memaksa Apriyani/Fadia mundur saat kedudukan 0-2 pada gim kedua setelah kalah 9-21 dalam gim pertama.

“Ya, Apri/Fadia batal tampil di India Open,” ungkap pelatih ganda putri Indonesia Eng Hian dalam keterangan tertulis PBSI di Jakarta, Sabtu.

Eng Hian menyampaikan pesan kepada pemainnya itu agar tidak patah semangat, takut atau merasa bersalah. Ia menyatakan cedera merupakan hal lumrah terjadi di kalangan atlet.

“Fadia jangan patah semangat. Cedera ini bukan akhir dari segalanya. Masih banyak kesempatan dan turnamen lain di depan karena itu saya minta Fadia tetap semangat biar segera sembuh," kata Didi.

Dukungan juga datang dari Apriyani yang berharap rekannya itu tidak sampai kehilangan semangat memulihkan diri dan menatap turnamen-turnamen berikutnya.

"Tetap semangat. Cedera itu biasa dialami pemain. Saya doakan semoga Fadia lekas sembuh," kata Apri.

Menurut tim medis PBSI, Fadia akan menjalani MRI di Jakarta untuk mengetahui tingkat keparahan cedera yang dialami.

(Antara)

Berita Terkait

Berita Terkini