🏆 FIFA World Cup 2026
First Stage · Group B Saturday 13 June 2026
📍 San Francisco Bay Area Stadium, San Francisco Bay Area
Qatar -
Switzerland -
First Stage · Group C Saturday 13 June 2026
📍 New York/New Jersey Stadium, New Jersey
Brazil -
Morocco -

Ditabrak Mobil, Legenda Tinju Asal AS Ditemukan Tewas

Mantan petinju yang dijuluki Sweet Pea itu tutup usia dalam kecelakaan lalu lintas.

Rauhanda Riyantama | BolaTimes.com
Rabu, 17 Juli 2019 | 15:00 WIB
Legenda tinju asal Amerika Serikat, Pernell Whitaker. (BOB DAEMMRICH / AFP)

Legenda tinju asal Amerika Serikat, Pernell Whitaker. (BOB DAEMMRICH / AFP)

Bolatimes.com - Legenda tinju dunia asal Amerika Serikat, Pernell Whitaker, ditemukan meninggal dunia pada usia 55 tahun. Mantan petinju yang dijuluki Sweet Pea itu tutup usia dalam kecelakaan lalu lintas.

Melansir dari Metro, Pernell Whitaker meninggal dunia setelah ditabrak mobil saat hendak menyebrang jalan di kawasan Pantai Virginia, Virginia, Minggu (14/7/2019). Pihak berwenang pun telah mengonfirmasi insiden tersebut.

''Ketika petugas tiba di tempat kejadian, mereka menemukan korban lelaki dewasa yang ditabrak kendaraan. Korban meninggal karena luka-luka. Pengendara mobil masih di tempat bersama polisi,'' ungkap juru bicara kepolisia, L. M Bauder.

Pun juga dari pihak keluarga Pernell Whitaker. Melalui media sosial anaknya, mereka juga membenarkan berita tersebut.

''Saya ingin menyampaikan kalau hari ini kami kehilangan seorang legenda, juara tinju pound to pound, ayah saya Pernell Sweetpea Withaker. Dia telah memenangkan sabut kelas ringan, welter ringan, welter, dan menengan ringan, serta juara tak terkalahkan kelas ringan,'' tulis Domonique, anak Pernell Whitaker dalam akun Facebooknya.

Sebagai informasi, Pernell Whitaker merupakan salah satu petinju terbaik yang pernah ada. Mengawali karier sebagai petinju amatir, ia kemudian bertarung di kelas welter dengan torehan 46 kali pertarungan dan hanya mencicipi 4 kali kalah.

Sweet Pea pun sempat mendapatkan sabuk kejuaraan dunia WBC, WBA, IBF. Selain itu, Whitaker juga pernah menjuarai Olimpiade 1984 di Los Angeles, Pan American Games 1983, dan menjadi runner up Kejuaraan Dunia di Munich pada 1982.

Salah satu pertarungannya yang paling diingat adalah ketika menghadapi Oscar De La Hoya di Thomas & Mack Center, Paradise, Nevada, pada 12 April 1997. Dalam duel itu, Whitaker kalah unanimous decision (angka mutlak) dari De La Hoya dengan skor akhir 111-115, 110-116, 110-116.

Kekalahan itu membuat Whitaker pun kehilangan gelar WBC. Empat tahun berselang, ia pun memutuskan pensiun dan beralih menjadi pelatih.

Baca Juga: Mendarat di Turin, Matthijs de Ligt Segera Jadi Milik Juventus

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Pabrikan otomotif asal Vietnam ini memilih strategi jangka panjang yang membangun kepercayaan, bukan sekadar memangkas harga.

arena | 10:14 WIB

Bagi pemula, push rank sering kali terasa menantang karena harus berhadapan dengan pemain yang lebih berpengalaman.

arena | 10:40 WIB

Perubahan aturan di olahraga padel tengah disuarakan oleh para pemain.

arena | 18:33 WIB

Tapi kamu jangan ngaku anak Padel, kalau belum tahu kosakata unik dalam Padel.

arena | 14:49 WIB

Jin Sasaki mengalami kehilangan ingatan enam minggu terakhir usai kalah KO dalam laga perebutan gelar juara dunia WBO kelas welter

arena | 13:01 WIB

Sosok yang juga Manajer Timnas Putri Indonesia itu terpilih secara aklamasi dalam Konges Biasa di Hotel Megaland, Solo, Minggu (22/12/2024).

arena | 14:06 WIB

Workshop kolaborasi Suara.com dan UAJY di 3 kota sukses digelar dengan diikuti 150 lebih digital creator

arena | 17:26 WIB

"Laba kotor Perseroan juga meningkat 30 persen yang mencapai Rp 22,22 miliar dibandingkan tahun lalu yang sebesar Rp 17,8 miliar."

arena | 10:56 WIB

Pebalap MotoGP dari tim Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo tak ingin mengendurkan semangatnya untuk balapan di MotoGP Spanyol akhir pekan ini.

arena | 18:49 WIB