DATA BELUM TERSEDIA

Profil Edy Rahmayadi, Mantan Ketum PSSI yang Sempat Dibandingkan dengan Iwan Bule

Edy Rahmayadi merupakan Ketum PSSI sebelum Iwan Bule

Irwan Febri BolaTimes.com
Jum'at, 14 Oktober 2022 | 09:00 WIB
Profil Edy Rahmayadi, Mantan Ketum PSSI yang Sempat Dibandingkan dengan Iwan Bule

Profil Edy Rahmayadi, Mantan Ketum PSSI yang Sempat Dibandingkan dengan Iwan Bule

bolatimes.com - Nama Edy Rahmayadi kembali disebut-sebut. Kinerja Mantan Ketua Umum PSSI tersebut dibandingkan dengan Mochamad Iriawan yang kini menjabat posisi Ketum PSSI.

Sorotan sendiri sedang mengarah kepada Iriawan atau akrab disapa Iwan Bule setelah tragedi Kanjuruhan yang menewaskan lebih dari 100 orang.

Seruan agar Iwan Bule dan jajarannya di PSSI untuk mundur mencuat dari berbagai pihak. Namun, Iwan Bule dan banyak pengurus PSSI lainnya terang-terangan menyatakan menolak mundur.

Nama Iwan Bule makin ramai dibicarakan setelah pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, menyatakan siap ikut mundur jika Iwan Bule melepas jabatannya sebagai Ketum PSSI.

Kondisi yang rumit di federasi ini seolah-olah mengingatkan publik sepak bola Tanah Air dengan sederet kontroversi saat Edy Rahmayadi menjadi Ketum PSSI.

Lantas, siapa sebetulnya Edy Rahmayadi? Berikut ulasan profilnya!

Profil Edy Rahmayadi

Edy Rahmayadi lahir di Sabang, Aceh, pada 10 Maret 1961. Pada 1985, dia lulus dari Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Akabri).

Sejak saat itu, kariernya yang bermula sebagai komandan peleton di Korps Komando Pasukan Khusus (Kopassus) terus melejit.

Selama karier militernya, Edy Rahmayadi sempat menduduki sejumlah jabatan penting di TNI angkatan darat (AD). Setelah naik pangkat menjadi Mayor Jenderal pada 2014, dia pernah bertugas sebagai Panglima Divisi Infanteri I Kostrad.

Lalu, pada tahun 2015, ia kembali ke Sumatera Utara untuk menjabat sebagai Panglima Kodam (Pangdam) I/Bukit Barisan.

Karier militernya mencapai puncak ketika ditunjuk sebagai Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad). Saat itu, pangkatnya naik satu level menjadi Letnan Jenderal (Letjen) pada 2015 hingga 2018.

Pada tahun 2016, Edy Rahmayadi terpilih sebagai Ketua Umum PSSI. Namun, setelah tiga tahun menjabat, purnawirawan perwira militer berpangkat akhir Letnan Jenderal (Letjen) itu memutuskan mundur dari jabatannya.

Keputusan itu diambil Edy lantaran dirinya memutuskan maju sebagai calon Gubernur Sumatera Utara. Langkah itu juga membuat Edy harus menanggalkan jabatannya sebagai Panglima Komando Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad).

Oleh sebab itu, Edy memutuskan pensiun dari militer pada tahun 2018 untuk memuluskan langkahnya terjun ke dunia politik.

Selama menjabat sebagai Ketum PSSI, sebetulnya ada beberapa catatan positif yang ditinggalkan Edy Rahmayadi. Di antaranya Timnas Indonesia U-16 menjadi kampiun Piala AFF U-16 2018.

Di era Edy Rahmayadi sepak bola Indonesia mulai berbenah dengan mendatangkan pelatih kelas dunia seperti Luis Milla.

×
Zoomed
TERKINI

Bek Timnas Indonesia Mees Hilgers masih menunda debutnya di SC Heerenveen. Simak alasan kebugaran dan ritme tanding sang...

bolaindonesia | 13:09 WIB

Mees Hilgers resmi bergabung dengan SC Heerenveen. Simak peluangnya kembali membela Timnas Indonesia di bawah arahan pel...

bolaindonesia | 07:00 WIB

Wasit asing tidak lagi rutin bertugas di Super League 2026/2027. Simak alasan PSSI di balik pembatasan penugasan pengadi...

bolaindonesia | 13:36 WIB

Pekan pembuka BRI Super League 2025/26 menyajikan kejutan dari kiper Persik Kediri, Leo Navacchio, yang dinobatkan sebag...

bolaindonesia | 23:16 WIB

Kiper andalan PSM Makassar, Reza Arya Pratama, baru saja mengukir rekor pribadi yang membanggakan....

bolaindonesia | 22:05 WIB