Bolaindonesia

Bima Sakti Punya 'Senjata Rahasia' untuk Hadapi Pertahanan Tangguh Vietnam U-16

Bima Sakti tidak risau dengan pertahanan tangguh Timnas Vietnam U-16

Irwan Febri Rialdi

Bima Sakti saat ditemui seusai latihan timnas Indonesia U-16 jelang lawan Singapura U-16 di Lapangan UNY, Yogyakarta (Suara.com/Arif Budi)
Bima Sakti saat ditemui seusai latihan timnas Indonesia U-16 jelang lawan Singapura U-16 di Lapangan UNY, Yogyakarta (Suara.com/Arif Budi)

Bolatimes.com - Pelatih Timnas Indonesia U-16, Bima Sakti, memiliki 'senjata rahasia' untuk menghadapi Vietnam yang memiliki pertahanan ang solid, yakni tendangan jarak jauh dari luar kotak penalti.

"Kalau agak buntu, ya, kami melakukan tendangan-tendangan jarak jauh. Itu sebagai antisipasi jika umpan-umpan pendek kami tidak berjalan," ujar Bima di Stadion Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Sleman, Yogyakarta, Jumat (5/8/2022).

Bima Sakti dan pemain timnas Indonesia U-16, Nabil Asyura saat jumpa pers setelah pertandingan melawan Singapura U-16 di Stadion Maguwoharjo, Sleman pada Rabu (3/8/2022). (Suara.com/Arif Budi)
Bima Sakti dan pemain timnas Indonesia U-16, Nabil Asyura saat jumpa pers setelah pertandingan melawan Singapura U-16 di Stadion Maguwoharjo, Sleman pada Rabu (3/8/2022). (Suara.com/Arif Budi)

Hal itulah yang membuat juru taktik berusia 46 tahun itu memberikan satu sesi khusus sepakan dari luar kotak penalti kepada para pemainnya dalam latihan pada Jumat (5/8/2022).

Vietnam, menurut Bima, memiliki organisasi pertahanan yang bagus dan didukung kualitas pemain di atas rata-rata. Skuad asuhan pelatih Nguyen Quoc Tuan itu menerapkan taktik lima bek saat bertahan dan tiga bek ketika menyerang.

Benteng pertahanan Vietnam yang kuat dilengkapi pula dengan lini depan yang tajam. Hal itu terbukti dengan suburnya mereka di Grup A. Vietnam membuat total 10 gol dan hanya kebobolan satu gol dari dua pertandingan melawan Singapura (menang 5-1) dan kontra Filipina (menang 5-0).

"Vietnam selalu menyerang dengan tiga 'striker' yang bergerak masuk ke tengah. Jadi pemain belakang kami harus mengawasi mereka ketika kami sedang menyerang Vietnam," tutur Bima.

Terkait sepakan dari luar kotak penalti, sebagai informasi, Indonesia sudah membuat dua gol dari situasi seperti itu di Piala AFF U-16 yang semuanya terjadi saat menundukkan Singapura dengan skor 9-0.

Gol-gol tersebut dilesakkan oleh Mokhammad Rido Al Ikhsan dan Muhammad Riski Afrisal.

Timnas U-16 Indonesia saat ini menjadi pemimpin klasemen sementara Grup A dengan enam poin dari dua laga tetapi unggul selisih gol (+11) dari Vietnam (+9) yang berpoin serupa.

Dengan demikian, Indonesia hanya perlu minimal hasil seri dari laga kontra Vietnam tersebut untuk lolos ke semifinal.

Adapun Singapura dan Filipina sudah dipastikan tersingkir dari Piala AFF U-16 2022 lantaran belum mengoleksi poin dari dua pertandingan.

Akan tetapi, kedua tim masih akan berjumpa pada laga terakhir yang juga berlangsung pada Sabtu (6/8/2022) di Stadion Sultan Agung, Bantul.

(Suara.com/Syaiful Rachman)

Berita Terkait

Berita Terkini