🏆 FIFA World Cup 2026
Round of 16 · Saturday 04 July 2026
📍 Philadelphia Stadium, Philadelphia
Paraguay -
France -
Round of 16 · Saturday 04 July 2026
📍 Houston Stadium, Houston
Canada 0
Morocco 2
Round of 32 · Saturday 04 July 2026
📍 Kansas City Stadium, Kansas City
Colombia 1
Ghana 0
Round of 32 · Friday 03 July 2026
📍 Miami Stadium, Miami
Argentina 3
Cabo Verde 2
Round of 32 · Friday 03 July 2026
📍 BC Place Vancouver, Vancouver
Switzerland 2
Algeria 0
Round of 32 · Thursday 02 July 2026
📍 Los Angeles Stadium, Los Angeles
Spain 3
Austria 0
Round of 32 · Thursday 02 July 2026
📍 Toronto Stadium, Toronto
Portugal 2
Croatia 1
Round of 32 · Thursday 02 July 2026
📍 San Francisco Bay Area Stadium, San Francisco Bay Area
USA 2
Bosnia and Herzegovina 0
Round of 32 · Wednesday 01 July 2026
📍 Seattle Stadium, Seattle
Belgium 3
Senegal 2
Round of 32 · Wednesday 01 July 2026
📍 Mexico City Stadium, Mexico City
Mexico 2
Ecuador 0
Round of 32 · Wednesday 01 July 2026
📍 Atlanta Stadium, Atlanta
England 2
Congo DR 1
Round of 32 · Tuesday 30 June 2026
📍 Dallas Stadium, Dallas
Côte d'Ivoire 1
Norway 2
Round of 32 · Tuesday 30 June 2026
📍 New York/New Jersey Stadium, New Jersey
France 3
Sweden 0
Round of 32 · Monday 29 June 2026
📍 Houston Stadium, Houston
Brazil 2
Japan 1
First Stage · Group J Sunday 28 June 2026
📍 Dallas Stadium, Dallas
Jordan 1
Argentina 3
Round of 32 · Sunday 28 June 2026
📍 Los Angeles Stadium, Los Angeles
South Africa 0
Canada 1
First Stage · Group J Sunday 28 June 2026
📍 Kansas City Stadium, Kansas City
Algeria 3
Austria 3

Serang Balik, Ketum PSSI: Timnas Thailand yang Justru Kekanak-kanakan

Iwan Bule balas telak kritik mantan pelatih Timnas Thailand.

Husna Rahmayunita | BolaTimes.com
Minggu, 24 Juli 2022 | 13:22 WIB
Ketum PSSI, Mochamad Iriawan alias Iwan Bule. (Dok. PSSI)

Ketum PSSI, Mochamad Iriawan alias Iwan Bule. (Dok. PSSI)

Bolatimes.com - Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan membalas kriktik mantan pelatih Thailand Steve Darby yang menyebut pihaknya kekanak-kanakan karena buka peluang pindah federasi.

Iriawan tak terima PSSI disebut bersikap seperti anak kecil usai gelaran Piala AFF U-19 2022 usai muncul wacana pindah ke Federasi Sepak Bola Asia Timur (EAFF).

Diketahui, PSSI melayangkan surat protes kepada AFF menyusul kegagalan timnas Indonesia U-19 lolos ke semifinal Piala AFF U-19 2022 beberapa waktu lalu.

Surat PSSI meminta AFF menginvestigasi laga Vietnam vs Thailand dalam matchday terakhir Grup A. Laga yang berakhir 1-1 secara tidak langsung menggagalkan Garuda Nusantara melaju ke semifinal.

Meski mengakhiri Grup A dengan poin sama yakni 11, tim asuhan Shin Tae-yoong harus tersingkir dari fase grup lantaran kalah head-to-head dengan Vietnam dan Thailand yang di laga terakhirnya, terlihat bermain aman setelah skor 1-1 tercipta sejak menit ke-75.

Selain surat protes, PSSI juga membahas wacana meninggalkan AFF dan bergabung dengan Federasi Sepak Bola Asia Timur (EAFF). Meski masih wacana, banyak tanggapan pro dan kontra terkait hal itu.

Steve Darby menyebut, AFF tidak akan begitu saja membiarkan Indonesia untuk pindah ke EAFF. Pelatih yang membesut Thailand pada 2008 itu juga menyebut timnas Indonesia tidak akan bisa bersaing jika hengkang ke EAFF.

"PSSI bersikap kekanak-kanankan. AFF tidak akan mengizinkan mereka keluar dan juga EAFF akan sulit menerima mereka," kata Steve Darby seperti dikutip Soha.

"Kepada PSSI melakukan ini karena pertandingan Vietnam vs Thailand? Seharusnya ada alasan yang lebih jelas," tegasnya.

Menurut Mochamad Iriawan, justru timnas Thailand yang kekanak-kanakan karena dinilai tak tampil sungguh-sungguh ketika menghadapi Vietnam di matchday terakhir Grup A Piala AFF U-19 2022.

"Thailand yang kekanak-kanakan main di lapangan. Terbalik dong, kekanak-kanakan apa?," kata Iriawan saat ditemui di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Sabtu (23/7/2022).

Lebih lanjut, pria yang karib disebut Iwan Bule itu menyebut PSSI belum ambil keputusan terkait hengkang dari AFF. Oleh sebab itu, ia meminta seluruh pihak jangan asal bicara.

"Saya tidak bilang kita keluar dari AFF. Saya hanya menyambut keinginan netizen, tolong dicermati dong," terang Iriawan.

"Kadang-kadang pelatih Thailand itu yang tidak benar di lapangan. Harusnya main nekan dong, ini bola dioper kanan ke kiri diam saja. Apakah ini permainan Thailand?"

"Kan tidak begitu biasanya. Kan Thailand tidak pernah begitu mainnya. Biasa menyerang, ofensif terus. Ini cuma ngoper-ngoper. Ini perlu didalami oleh AFF," ungkapnya.

Lebih jauh, menurutnya harus ada tindakan dari AFF selaku penyelenggara. Sebab, ada indikasi Vietnam dan Thailand main mata.

"Apa ini sudah ada rencana sebelumnya atau terjadi begitu saja di lapangan? Masa main bola begitu. Di FIFA itu main bola bukan hanya menang kalah, tapi ada azas adil, jujur, tidak curang, fair-play itu jelas di FIFA," pungkasnya.

(Suara.com/Arief Apriadi)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Pekan pembuka BRI Super League 2025/26 menyajikan kejutan dari kiper Persik Kediri, Leo Navacchio, yang dinobatkan sebagai pemain terbaik dalam laga melawan Bali United

bolaindonesia | 23:16 WIB

Polemik rumput JIS kembali mencuri perhatian penggemar sepak bola Indonesia, mempertanyakan mengapa stadion megah berbiaya Rp2 triliun ini terus bermasalah.

bolaindonesia | 12:18 WIB

Persija Jakarta mengawali BRI Super League 2025/26 dengan kemenangan gemilang 4-0 atas Persita Tangerang

bolaindonesia | 01:21 WIB

Kodai Tanaka, striker asal Jepang, menjadi bintang kemenangan Laskar Sambernyawa dengan gol krusialnya, menandai debut impresif di sepak bola Indonesia.

bolaindonesia | 01:13 WIB

Saya yakin kami bisa menang, tapi banyak peluang gagal jadi gol, ujar pelatih asal Belanda itu.

bolaindonesia | 01:08 WIB

Pekan perdana BRI Super League 2025/26 langsung menyajikan partai panas antara Persija Jakarta melawan Persita Tangerang di Jakarta International Stadium (JIS)

bolaindonesia | 00:36 WIB

Manajemen Persik Kediri resmi mengumumkan skema harga tiket pertandingan kandang untuk kompetisi Super League 2025/2026,

bolaindonesia | 22:56 WIB

Timnas Putri U-17 Indonesia dipastikan tergabung dalam Grup C bersama Myanmar, Mongolia, dan Makau

bolaindonesia | 22:19 WIB

Duel ini tak hanya menjadi penanda dimulainya kompetisi, tetapi juga pertarungan awal dua calon kuat juara musim ini.

bolaindonesia | 22:13 WIB

Akademi Persib kembali menunjukkan tajinya dengan mempromosikan sejumlah talenta muda yang siap bersinar.

bolaindonesia | 21:48 WIB