Bolaindonesia

Sudah Komunikasi dengan EAFF, PSSI sedang Pertimbangkan untuk Bergabung

PSSI sudah berkomunikasi dengan EAFF soal kemungkinan untuk bergabung. Kabar bagus?

Irwan Febri Rialdi

Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan menyampaikan paparan sebelum rapat koordinasi terkait kompetisi sepak bola Liga 1 2021 di Kementerian Pemuda dan Olah Raga (Kemenpora), Jakarta, Rabu (21/4/2021). ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/rwa.
Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan menyampaikan paparan sebelum rapat koordinasi terkait kompetisi sepak bola Liga 1 2021 di Kementerian Pemuda dan Olah Raga (Kemenpora), Jakarta, Rabu (21/4/2021). ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/rwa.

Bolatimes.com - Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, diam-diam sudah berkomunikasi dengan Federasi Sepak Bola Asia Timur (EAFF) untuk kemungkinan bergabung apabila keluar dari Federasi Sepak Bola ASEAN (AFF).

"Iya, mereka (EAFF) sudah menyampaikan sesuatu lewat Sekjen (PSSI Yunus Nusi). Mereka senang kalau kami bergabung ke sana. Namun, kami mesti menghitung terlebih dahulu," kata Iriawan di Gedung Kemenpora, Jakarta, Selasa.

Pria yang akrab disapa Iwan Bule itu menegaskan PSSI tidak mungkin pindah federasi begitu saja karena banyak mekanisme yang harus dilewati baik secara internal maupun eksternal.

Oleh sebab itu, secara organisasi, Iwan menyebut pihaknya mesti mendiskusikan semuanya, terutama pada tingkat Komite Eksekutif (Exco).

"Kami harus mendiskusikannya dengan matang dan menghitung untung-ruginya," kata Iwan.

Isu PSSI pindah dari AFF ke EAFF berhembus kencang setelah dugaan tim nasional U-19 Indonesia dicurangi saat Piala AFF U-19 2022.

Ketika itu, skuad asuhan pelatih Shin Tae-yong tak lolos ke semifinal lantaran kalah head to head dari Vietnam dan Thailand. Kedua tim disebut terakhir bermain imbang 1-1 pada laga yang digelar bersamaan dengan partai terakhir Indonesia di Grup A, dan itu membuat Vietnam-Thailand lolos ke empat besar sebagai dua tim terbaik  grup ini.

PSSI menganggap pertandingan Vietnam versus Thailand tersebut tidak menjunjung sportivitas karena kedua tim tidak berusaha mencetak gol setelah kedudukan imbang 1-1.

PSSI sudah mengajukan nota protes resmi kepada AFF terkait hal itu disertai bukti-bukti termasuk video pertandingan dan unggahan pelatih fisik timnas U-19 Vietnam Le Cao Cuong di Instagram yang menyatakan, "Vietnam-Thailand, 1-1, 75 menit musuh, 15 menit teman selamanya".

Melihat situasi tersebut, warganet mengumandangkan permintaan agar PSSI keluar dari AFF dan pindah ke federasi regional lain seperti EAFF.

EAFF, organisasi yang berdiri pada 28 Mei 2002, saat ini beranggotakan 10 negara yaitu China, Taiwan, Jepang, Korea Utara, Korea Selatan, Hong Kong, Guam, Macau, Mongolia dan Kepulauan Mariana Utara.

Sama seperti AFF, EAFF juga memiliki beberapa kompetisi seperti Piala EAFF, untuk putra dan putri dari beberapa tingkatan umur, juga futsal.

Adapun di AFF, Indonesia memegang peranan penting karena menjadi salah satu negara pendiri bersama Brunei Darussalam, Malaysia, Singapura, Filipina dan Thailand. AFF lahir pada 31 Januari 1984.

(Antara)

Berita Terkait

Berita Terkini