Bolaindonesia

Samuel Balinsa Gagal ke Thailand, PSSI Sebut Kesalahan Ada di Lampang FC

Samuel Balinsa gagal bermain di Liga Thailand karena kesalahan yang dilakukan calon klubnya Lampang FC.

Rauhanda Riyantama

Samuel Balinsa dikabarkan direkrut Lampang FC. (Twitter/@SuporterFC)
Samuel Balinsa dikabarkan direkrut Lampang FC. (Twitter/@SuporterFC)

Bolatimes.com - Pemain asal Papua, Samuel Balinsa dipastikan gagal berkarier di Liga 2 Thailand bersama Lampang FC. PSSI menyebut ada kesalahan yang dilakukan oleh calon klub sehingga transfer batal terjadi.

Berdasarkan keterangan PSSI, Sekjen Yunus Nusi menyebut bahwa pihak Lampang FC-lah yang gagal menuntaskan Transfer Matching System (TMS). Alhasil, PSSI tidak bisa mengeluarkan Sertifikat Transfer Internasional (International Transfer Certificate/UTC) tanpa adanya TMS.

TMS seharusnya dilaporkan terlebih dahulu ke Federasi Sepak Bola Thailand lalu diteruskan ke PSSI untuk ditindaklanjuti.

"ITC hanya bisa dikeluarkan setelah Lampang FC telah melakukan proses Transfer Matching System (TMS), kemudian dikirimkan ke PSSI. Kami sampai detik ini tidak pernah menerima itu. Jadi bagaimana kami mau mengeluarkan ITC?" ujar pria asal Gorontalo itu.

Yunus Nusi pun menolak jika ada pihak yang menuding PSSI sebagai biang keladi gagalnya perpindahan Samuel ke Lampang FC. Tuduhan itu mengalir deras terutama melalui media sosial.

"Jangan menyalahkan PSSI. Bukan PSSI menghambat atau menghalang-halangi sang pemain. Semua itu ada aturan dan administrasinya," tutur Yunus.

Pihak Lampang FC mengakui kesalahan yang mereka lakukan. Mereka lalu meminta maaf melalui pernyataan resmi yang disampaikan melalui PSSI.

"Kesalahan itu berkaitan dengan aplikasi ITC yang paling lambat harus dipenuhi pada 7 Januari 2022. Namun, dokumen itu tidak dapat diselesaikan sampai batas waktu tersebut. Akibatnya, transfer Samuel Balinsa tidak selesai sepenuhnya dan tidak bisa didaftarkan musim ini," tulis Lampang FC.

"Saya selaku Presiden Lampang FC dan manajemen tim mengucapkan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas kesalahan yang tidak dapat diselesaikan tepat waktu. Saya benar-benar minta maaf atas kekecewaaan ini bagi kedua belah pihak," pungkasnya, demikian seperti dimuat Antara.

Berita Terkait

Berita Terkini