DATA BELUM TERSEDIA

PSS Sleman Laporkan Dokter Gadungan ke Polisi, PSSI Mendukung

PSS Sleman menjadi korban dokter gadungan yang pernah menangani Timnas Indonesia

Irwan Febri BolaTimes.com
Senin, 06 Desember 2021 | 10:08 WIB
PSS Sleman Laporkan Dokter Gadungan ke Polisi, PSSI Mendukung

PSS Sleman Laporkan Dokter Gadungan ke Polisi, PSSI Mendukung

hitekno.com - PSS Sleman melaporkan dokter gadungan Elwizan Aminudin ke Polres Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. PSSI pun mendukung langkah tegas tersebut.

Elwizan Aminudin merupakan dokter tim PSS Sleman yang sudah malang melintang menjadi staf medis di berbagai klub Indonesia bahkan timnas.

Namanya Elwizan Aminudin kini mencuat setelah gelar dokternya diduga palsu. Sosok yang sebelumnya mengaku lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Syahkuala Banda Aceh ini, nyatanya tak terdaftar dalam database kedokteran yang ada di Indonesia.

Sialnya, PSS Sleman jadi tim terbaru yang sempat mempekerjakan sosok asal Bireun, kelahiran 25 April 1982 ini.

Sebelum di PSS, Elwizan pernah menjadi dokter tim Persita Tangerang, Madura United, Bali United, Kalteng Putra, Bhayangkara FC, Tira Persikabo, dan Barito Putra. Selain itu, ia juga pernah bekerja di timnas Indonesia.

Direktur Operasional PSS leman Hempri Suyatna mewakili manajemen telah melaporkan kasus ini kepada Polres Sleman. Hempri melapor pada Jumat (3/12/2021) dengan didampingi tim hukum dari PT PSS.

"Kami membawa berkas lengkap dari internal PT PSS berupa kontrak kerja dari yang bersangkutan. Kemudian berkas verifikasi keabsahan ijazah No: 5752/UN11/WA.01.00/2021 dari Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh yang menyatakan ijazahnya palsu," ujar Hempri dilansir dari laman PSSI.

Sekjen PSSI Yunus Nusi pun mendukung langkah PSS. Sebab dengan pelaporan ini semua akan terjawab soal status Elwizan itu sendiri.

"Kalau memang itu ijazah palsu dan kemudian memakainya, itu masuk ranah pidana. Jadi apa yang dilakukan PSS itu sudah benar. PSSI mendukung langkah PSS itu," kata Yunus Nusi.

Yunus berharap semua klub Liga 1, Liga 2, maupun Liga 3 untuk hati - hati. Ia meminta klub-klub untuk lebih teliti lagi dalam memperkerjakan orang.

Baca Juga: Perkiraan Starting XI Timnas indonesia vs Kamboja di Laga Perdana Piala AFF

“Kasus ini menjadi perhatian untuk kita semua," pungkas mantan anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI tersebut.

(Suara.com/Arief Apriadi)

×
Zoomed
TERKINI

Pekan pembuka BRI Super League 2025/26 menyajikan kejutan dari kiper Persik Kediri, Leo Navacchio, yang dinobatkan sebag...

bolaindonesia | 23:16 WIB

Kiper andalan PSM Makassar, Reza Arya Pratama, baru saja mengukir rekor pribadi yang membanggakan....

bolaindonesia | 22:05 WIB

Persib Bandung memulai perjalanan di BRI Super League 2025/26 dengan kemenangan meyakinkan 2-0 atas Semen Padang...

bolaindonesia | 22:00 WIB

Polemik rumput JIS kembali mencuri perhatian penggemar sepak bola Indonesia, mempertanyakan mengapa stadion megah berbia...

bolaindonesia | 12:18 WIB

Persita Tangerang memulai BRI Super League 2025/26 dengan kekalahan telak 0-4 dari Persija Jakarta di Jakarta Internatio...

bolaindonesia | 12:09 WIB