Profil Samed Yesil, Eks Liverpool yang Kini Kerja di Pabrik

Samed Yesil bahkan sempat punya julukan 'Gerd Muller' muda

Irwan Febri Rialdi | BolaTimes.com
Kamis, 09 September 2021 | 18:44 WIB
Samed Yesil berseragam Timnas Jerman. (AFP/Hector Guerrero)

Samed Yesil berseragam Timnas Jerman. (AFP/Hector Guerrero)

Bolatimes.com - Sempat digadang-gadang sebagai pemain muda potensial dan sempat memperkuat Liverpool, karier Samed Yesil justru jeblok bahkan kini jadi pekerja di pabrik.

Samed Yesil bahkan punya julukan 'Gerd Muller' muda dan punya prestasi mentereng di tim nasional kelompok umur Jerman. Namun demikian, kariernya semakin tahun semakin merosot.

Pada bursa transfer musim panas ini, karier Yesil juga semakin jeblok dengan bergabung ke klub kasta kelima Jerman, DDK St.Tonis.

Bermain di kasta bawah membuat Yesil lebih realistis. Dia menambah penghasilan dengan bekerja lepas di pabrik milik bos klub barunya dengan membuat filter udara.

Seperti apa perjalanan karier Samed Yesil dari dulunya menjanjikan hingga kariernya terjun payung.

Profil Samed Yesil

Yesil lahir di Dusseldorf, Jerman, pada 25 Mei 1994. Namun dia besar di Krefeld. Pada usia 6 tahun, dia bermain untuk BV 04 Düsseldorf.

Bakatnya yang mulai tercium membuatnya direkrut Bayer Leverkusen saat berusia 11 tahun. Yesil ternyata tampil subur bersama tim junior Leverkusen.

Dari 71 pertandingan antara tahun 2010 hingga 2012 bersama Leverkusen junior, Samed Yesil mampu mencetak 57 gol. Ketajamannya itu membuat Yesil promosi ke tim utama Leverkusen di musim 2012/13.

Bakat Yesil tercium hingga Inggris hingga Liverpool akhirnya memboyong dia ke Anfield dengan biaya 1 juta poundsterling. Saat pindah ke Liverpool, Yesil masih berusia 18 tahun.

Baca Juga: Profil Alexia Putellas, Pemain Terbaik Wanita UEFA 2021

Pertandingan pertama Yesil untuk Liverpool yaitu bersama tim U-21 melawan Chelsea U-21. Dia baru debut di tim utama Liverpool pada babak ketiga Piala Liga melawan West Bromwich Albion.

Namun, perjalanan Yesil tidak serta mulus. Dia berkali-kali mengalami cedera serius sehingga sering absen.

Kondisi itu pula yang membuat Yesil lebih sering bermain untuk tim U-21 dan U-23 Liverpool alih-alih tim utama. Dia cuma bermain tiga kali untuk tim senior The Reds.

Samed Yesil akhirnya dipinjamkan ke tim Swiss, FC Luzern. Di musim 2015/16, dia mencatatkan 16 penampilan dan mencetak satu gol.

Setelah dilepas oleh Liverpool pada Juni 2016, Yesil sempat tak punya klub. Dia baru bergabung dengan klub asal Yunani, Panionios, pada Januari 2017.

Selama dua musim di Panionios, Yesil bermain 44 kali dengan torehan 9 gol. Samed Yesil kemudian kembali ke Jerman pada September 2018 dengan bergabung bersama KFC Uerdingen 05.

Peruntungan Samed Yesil tak kunjung membaik. Dia kemudian berkali-kali pindah ke klub kasta bawah Jerman seperti Ankara Demir, VfB Homberg, dan kini DDK St. Tonis.

Di level tim nasional junior Jerman, Samed Yesil pernah menjadi top skor Euro U-17. Dia tercatat mencetak 27 gol dalam 29 pertandingan bersama tim U-17 dan U-19 Jerman.

Kontributor: Aditia Rizki Nugraha
×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Kapan pertandingan Piala Super Eropa 2025 akan digelar?

boladunia | 22:40 WIB

Bagi Rafael, kebiasaan ini terasa mengganggu.

boladunia | 22:16 WIB

Ronaldinho, yang bermain untuk Barcelona antara 2003 hingga 2008, memang fenomena.

boladunia | 21:14 WIB

Striker Uruguay, Darwin Nunez, resmi meninggalkan Liverpool untuk bergabung dengan raksasa Liga Pro Saudi, Al-Hilal,

boladunia | 19:35 WIB

Bayern Munich tampil superior dalam laga persahabatan internasional melawan Tottenham Hotspur, Jumat (8/8/2025) dini hari WIB.

boladunia | 21:20 WIB

Legenda sepak bola Belanda, Ronald Koeman, akan menerima Eredivisie Oeuvre Award

boladunia | 22:45 WIB

Rekan Kevin Diks di Gladbach itu secara tegas menyatakan hanya ingin bergabung dengan Ajax Amsterdam.

boladunia | 22:34 WIB

Fortuna Sittard buat gebrakan jelang kick off Eredivisie 2025.

boladunia | 22:30 WIB

Jamory L., pelatih asal Belanda berusia 44 tahun, ditahan oleh otoritas di Siprus atas dugaan kasus pelecehan seksual

boladunia | 22:24 WIB

Dunia sepak bola berduka atas kepergian Jorge Costa, direktur sepak bola dan mantan kapten legendaris FC Porto, yang meninggal dunia

boladunia | 11:07 WIB