🏆 FIFA World Cup 2026
First Stage · Group G Saturday 27 June 2026
📍 BC Place Vancouver, Vancouver
New Zealand 1
Belgium 5
First Stage · Group G Saturday 27 June 2026
📍 Seattle Stadium, Seattle
Egypt 1
IR Iran 1
First Stage · Group H Saturday 27 June 2026
📍 Guadalajara Stadium, Guadalajara
Uruguay 0
Spain 1
First Stage · Group L Saturday 27 June 2026
📍 New York/New Jersey Stadium, New Jersey
Panama 0
England 2
First Stage · Group H Saturday 27 June 2026
📍 Houston Stadium, Houston
Cabo Verde 0
Saudi Arabia 0
First Stage · Group L Saturday 27 June 2026
📍 Philadelphia Stadium, Philadelphia
Croatia 2
Ghana 1
First Stage · Group K Saturday 27 June 2026
📍 Atlanta Stadium, Atlanta
Congo DR 3
Uzbekistan 1
First Stage · Group K Saturday 27 June 2026
📍 Miami Stadium, Miami
Colombia 0
Portugal 0
First Stage · Group D Friday 26 June 2026
📍 Los Angeles Stadium, Los Angeles
Türkiye 3
USA 2
First Stage · Group I Friday 26 June 2026
📍 Boston Stadium, Boston
Norway 1
France 4
First Stage · Group D Friday 26 June 2026
📍 San Francisco Bay Area Stadium, San Francisco Bay Area
Paraguay 0
Australia 0
First Stage · Group I Friday 26 June 2026
📍 Toronto Stadium, Toronto
Senegal 5
Iraq 0
First Stage · Group E Thursday 25 June 2026
📍 Philadelphia Stadium, Philadelphia
Curaçao 0
Côte d'Ivoire 2
First Stage · Group A Thursday 25 June 2026
📍 Monterrey Stadium, Monterrey
South Africa 1
Korea Republic 0
First Stage · Group E Thursday 25 June 2026
📍 New York/New Jersey Stadium, New Jersey
Ecuador 2
Germany 1
First Stage · Group F Thursday 25 June 2026
📍 Dallas Stadium, Dallas
Japan 1
Sweden 1
First Stage · Group A Thursday 25 June 2026
📍 Mexico City Stadium, Mexico City
Czechia 0
Mexico 3
First Stage · Group F Thursday 25 June 2026
📍 Kansas City Stadium, Kansas City
Tunisia 1
Netherlands 3
First Stage · Group C Wednesday 24 June 2026
📍 Atlanta Stadium, Atlanta
Morocco 4
Haiti 2
First Stage · Group K Wednesday 24 June 2026
📍 Guadalajara Stadium, Guadalajara
Colombia 1
Congo DR 0
First Stage · Group B Wednesday 24 June 2026
📍 BC Place Vancouver, Vancouver
Switzerland 2
Canada 1
First Stage · Group B Wednesday 24 June 2026
📍 Seattle Stadium, Seattle
Bosnia and Herzegovina 3
Qatar 1
First Stage · Group C Wednesday 24 June 2026
📍 Miami Stadium, Miami
Scotland 0
Brazil 3
First Stage · Group I Tuesday 23 June 2026
📍 New York/New Jersey Stadium, New Jersey
Norway 3
Senegal 2
First Stage · Group K Tuesday 23 June 2026
📍 Houston Stadium, Houston
Portugal 5
Uzbekistan 0
First Stage · Group J Tuesday 23 June 2026
📍 San Francisco Bay Area Stadium, San Francisco Bay Area
Jordan 1
Algeria 2
First Stage · Group L Tuesday 23 June 2026
📍 Boston Stadium, Boston
England 0
Ghana 0
First Stage · Group L Tuesday 23 June 2026
📍 Toronto Stadium, Toronto
Panama 0
Croatia 1
First Stage · Group G Monday 22 June 2026
📍 BC Place Vancouver, Vancouver
New Zealand 1
Egypt 3
First Stage · Group J Monday 22 June 2026
📍 Dallas Stadium, Dallas
Argentina 2
Austria 0
First Stage · Group I Monday 22 June 2026
📍 Philadelphia Stadium, Philadelphia
France 3
Iraq 0
First Stage · Group F Sunday 21 June 2026
📍 Monterrey Stadium, Monterrey
Tunisia 0
Japan 4
First Stage · Group H Sunday 21 June 2026
📍 Atlanta Stadium, Atlanta
Spain 4
Saudi Arabia 0
First Stage · Group H Sunday 21 June 2026
📍 Miami Stadium, Miami
Uruguay 2
Cabo Verde 2
First Stage · Group E Sunday 21 June 2026
📍 Kansas City Stadium, Kansas City
Ecuador 0
Curaçao 0
First Stage · Group G Sunday 21 June 2026
📍 Los Angeles Stadium, Los Angeles
Belgium 0
IR Iran 0

Profil Alexia Putellas, Pemain Terbaik Wanita UEFA 2021

Putellas menjadi pemain terbaik usai mengalahkan nominasi lainnya.

Husna Rahmayunita | BolaTimes.com
Kamis, 09 September 2021 | 18:01 WIB
Alexia Putellas, pesepakbola wanita. (Instagram/@alexiaps94)

Alexia Putellas, pesepakbola wanita. (Instagram/@alexiaps94)

Bolatimes.com - Penghargaan pemain terbaik UEFA 2021 telah diumumkan di mana nama Jorginho dan Alexia Putellas menjadi pemain terbaik untuk kategori pria dan wanita.

Jorginho menjadi pemain terbaik usai berhasil mengantarkan Chelsea dan Italia menjuarai Liga Champions dan Euro 2020 dengan mengalahkan kandidat lainnya yakni Kevin De Bruyne dan N' Kante.

Di sisi lain, Putellas menjadi pemain terbaik usai mengalahkan nominasi lainnya, yang kebetulan diisi oleh rekan-rekan pesepak bola wanita setimnya di Barcelona.

Terpilihnya wanita berusia 27 tahun ini tak lepas dari perannya sebagai gelandang yang membawa Barcelona menjuarai Liga Champions wanita musim 2020-2021.

Dalam kompetisi itu, Putellas mampu membawa Barcelona tak terkalahkan dari babak 32 besar hingga babak final. Di partai puncak sendiri, wanita yang kini menjadi kapten tim Blaugrana tersebut mampu mencetak satu gol.

Bahkan, penampilan apik Putellas di lini tengah membuatnya mendapat 78 suara serta terpilih sebagai gelandang terbaik untuk Liga Champions wanita edisi 2020-2021.

Alexia Putellas. (Alexiaps94/@Instagram)
Alexia Putellas. (Alexiaps94/@Instagram)

Perjalanan Alexia Putellas di lapangan hijau tak begitu banyak diketahui orang. Berikut kami sajikan profil dari wanita asal Catalan tersebut.

Profil Alexia Putellas

Alexia Putellas Segura lahir pada 4 Februari 1994 di Barcelona. Lahir dan tumbuh di Catalan menjadikannya seorang suporter Blaugrana sejak kecil.

Saat kecil, Putellas kerap diajak sang ayah, Jaume Putellas, ke Camp Nou untuk menonton Barcelona berlaga. Sejak saat itu, dirinya pun bergelut di sepak bola.

Baca Juga: Fan Polandia Hina Pemain Inggris, Lewandowski Tegur Pakai Cara Berkelas

Padahal, Putellas sendiri lahir dan tumbuh di keluarga yang mencintai olahraga Basket. Namun ia tetap menekuni jalan berbeda dari keluarganya tersebut.

Klub pertama Putellas dalam bermain sepak bola adalah CE Sabadell di mana ia bergabung klub tersebut berkat teman keluarganya yang bermain di klub.

Pada 2005, Putellas bergabung dengan tim akademi Barcelona. Namun di akademi Blaugrana ia hanya bermain dan menimba ilmu dalam waktu singkat.

Pada usia 12 tahun, Putellas hengkang dari akademi Barcelona dan bergabung akademi rival Los Cules, yakni RCD Espanyol di mana ia bertahan selama empat tahun.

Debut di laga profesional pertamanya pun terjadi di RCD Espanyol saat usia Putellas baru 16 tahun. Bahkan, di musim pertamanya itu ia membawa Los Periquitos menjuarai Copa de la Reina (Piala Spanyol untuk wanita).

Pada usia 17 tahun, Putellas hijrah ke Levante di mana ia mencetak 15 gol dari 34 laga tanpa mampu mempersembahkan gelar apapun.

Di musim panas 2012, Putellas pun kembali ke kampung halamannya usai Barcelona merekrutnya. Di usia 18 tahun, ia tampil di seluruh pertandingan Blaugrana musim tersebut.

Sejak bergabung Barcelona, permainan Putellas kian matang dan bergelimang gelar domestik. Adapun, permainan individu terbaiknya terjadi di musim 2018/19 di mana ia menorehkan 16 gol dan menjadi top skor Blaugrana di liga.

Usai menundukkan kancah domestik, Putellas pun ingin menguasai Eropa dengan membawa Barcelona menjuarai Liga Champions wanita.

Kesempatan itu tiba pada musim 2018/19 di mana Barcelona pertama kalinya menembus final Liga Champions wanita. Sayangnya, di partai puncak Putellah dan timnya tumbang dengan skor 1-4 dari Lyon.

Pada musim 2020-2021, Putellas dan Barcelona pun kembali menembus final Liga Champions wanita dan berjumpa dengan Chelsea.

Jelang final, Putellas sendiri tengah dihantam cedera sehingga harus berlatih terpisah dari rekan-rekannya. Meski demikian, di final ia tetap tampil sebagai starter karena tekadnya membawa Barcelona juara.

Hasilnya pun dapat ditebak. Putellas mampu mencetak satu gol dan satu assist di final yang membawa Barcelona mengandaskan Chelsea dengan skor 4-0 hingga menjadi kampiun Liga Champions wanita 2020-2021.

Untuk level tim nasional, Putellas membela Spanyol di setiap kelompok umur. Sedangkan debutnya di tim senior dilakukan saat menjalani laga persahabatan melawan Denmark.

Debut resminya di timnas Spanyol terjadi saat melawan Inggris di mana di laga itu ia mencetak gol perdananya yang membuat La Furia Roja wanita menang di babak ekstra time dengan skor 3-2 atas The Three Lions.

Di luar lapangan, Alexia Putellas sempat menempuh studi Administrasi Bisnis dan Manajemen di Pompeu Fabra University sebelum memutuskan berhenti untuk fokus di sepak bola.

Kontributor: Zulfikar Pamungkas Indrawijaya
×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Ronaldinho, yang bermain untuk Barcelona antara 2003 hingga 2008, memang fenomena.

boladunia | 21:14 WIB

Bayern Munich tampil superior dalam laga persahabatan internasional melawan Tottenham Hotspur, Jumat (8/8/2025) dini hari WIB.

boladunia | 21:20 WIB

Legenda sepak bola Belanda, Ronald Koeman, akan menerima Eredivisie Oeuvre Award

boladunia | 22:45 WIB

Jamory L., pelatih asal Belanda berusia 44 tahun, ditahan oleh otoritas di Siprus atas dugaan kasus pelecehan seksual

boladunia | 22:24 WIB

Dunia sepak bola berduka atas kepergian Jorge Costa, direktur sepak bola dan mantan kapten legendaris FC Porto, yang meninggal dunia

boladunia | 11:07 WIB

Dunia sepak bola dikejutkan dengan kabar kepindahan Son Heung-Min, kapten Tottenham Hotspur, ke Los Angeles FC

boladunia | 19:31 WIB

Kevin Diks bek Timnas Indonesia berusia 28 tahun, langsung mencuri perhatian sejak bergabung dengan Borussia Monchengladbach pada Juli 2025.

boladunia | 21:41 WIB

Cheuko dilarang berada di area teknis setelah insiden usai kemenangan Inter Miami 2-1 atas Club Atlas pada 30 Juli 2025.

boladunia | 19:04 WIB

Lionel Messi, kapten Inter Miami, terpaksa meninggalkan lapangan karena cedera hamstring hanya 10 menit setelah kick-off melawan Club Necaxa

boladunia | 18:03 WIB

Keputusan ini diambil menyusul performa buruk tim yang terpuruk dalam 10 laga tanpa kemenangan.

boladunia | 18:49 WIB