🏆 FIFA World Cup 2026
First Stage · Group C Friday 19 June 2026
📍 Boston Stadium, Boston
Scotland -
Morocco -
First Stage · Group A Friday 19 June 2026
📍 Guadalajara Stadium, Guadalajara
Mexico 1
Korea Republic 0
First Stage · Group D Friday 19 June 2026
📍 Seattle Stadium, Seattle
USA 2
Australia 0
First Stage · Group K Thursday 18 June 2026
📍 Mexico City Stadium, Mexico City
Uzbekistan 1
Colombia 3
First Stage · Group B Thursday 18 June 2026
📍 Los Angeles Stadium, Los Angeles
Switzerland 4
Bosnia and Herzegovina 1
First Stage · Group A Thursday 18 June 2026
📍 Atlanta Stadium, Atlanta
Czechia 1
South Africa 1
First Stage · Group B Thursday 18 June 2026
📍 BC Place Vancouver, Vancouver
Canada 6
Qatar 0
First Stage · Group J Wednesday 17 June 2026
📍 San Francisco Bay Area Stadium, San Francisco Bay Area
Austria 3
Jordan 1
First Stage · Group J Wednesday 17 June 2026
📍 Kansas City Stadium, Kansas City
Argentina 3
Algeria 0
First Stage · Group K Wednesday 17 June 2026
📍 Houston Stadium, Houston
Portugal 1
Congo DR 1
First Stage · Group L Wednesday 17 June 2026
📍 Dallas Stadium, Dallas
England 4
Croatia 2
First Stage · Group L Wednesday 17 June 2026
📍 Toronto Stadium, Toronto
Ghana 1
Panama 0
First Stage · Group I Tuesday 16 June 2026
📍 Boston Stadium, Boston
Iraq 1
Norway 4
First Stage · Group I Tuesday 16 June 2026
📍 New York/New Jersey Stadium, New Jersey
France 3
Senegal 1
First Stage · Group G Tuesday 16 June 2026
📍 Los Angeles Stadium, Los Angeles
IR Iran 2
New Zealand 2
First Stage · Group F Monday 15 June 2026
📍 Monterrey Stadium, Monterrey
Sweden 5
Tunisia 1
First Stage · Group H Monday 15 June 2026
📍 Atlanta Stadium, Atlanta
Spain 0
Cabo Verde 0
First Stage · Group G Monday 15 June 2026
📍 Seattle Stadium, Seattle
Belgium 1
Egypt 1
First Stage · Group H Monday 15 June 2026
📍 Miami Stadium, Miami
Saudi Arabia 1
Uruguay 1
First Stage · Group D Sunday 14 June 2026
📍 BC Place Vancouver, Vancouver
Australia 2
Türkiye 0
First Stage · Group C Sunday 14 June 2026
📍 Boston Stadium, Boston
Haiti 0
Scotland 1
First Stage · Group E Sunday 14 June 2026
📍 Houston Stadium, Houston
Germany 7
Curaçao 1
First Stage · Group E Sunday 14 June 2026
📍 Philadelphia Stadium, Philadelphia
Côte d'Ivoire 1
Ecuador 0
First Stage · Group F Sunday 14 June 2026
📍 Dallas Stadium, Dallas
Netherlands 2
Japan 2
First Stage · Group B Saturday 13 June 2026
📍 San Francisco Bay Area Stadium, San Francisco Bay Area
Qatar 1
Switzerland 1
First Stage · Group D Saturday 13 June 2026
📍 Los Angeles Stadium, Los Angeles
USA 4
Paraguay 1
First Stage · Group C Saturday 13 June 2026
📍 New York/New Jersey Stadium, New Jersey
Brazil 1
Morocco 1

Mengenal Bob Paisley, Pelatih Tersukses Liverpool yang Mengabdi 53 Tahun

Bob Paisley sukses mempersembahkan 20 gelar buat Liverpool.

Rauhanda Riyantama | BolaTimes.com
Senin, 23 Agustus 2021 | 16:45 WIB
Pelatih legendaris Liverpool, Bob Paisley. (Twitter/@RIPBobPaisley)

Pelatih legendaris Liverpool, Bob Paisley. (Twitter/@RIPBobPaisley)

Bolatimes.com - Liverpool merupakan salah satu tim yang dikenal sebagai klub yang kerap dipimpin oleh pelatih sukses dan legendaris. Meski demikian, hanya ada satu pelatih yang bisa dikatakan tersukses bagi The Reds, yakni Bob Paisley.

Bob Paisley menjadi pelatih tersukses di Liverpool. Mungkin tak hanya di Anfield saja, melainkan juga di Inggris mengingat banyaknya gelar yang mampu ia raih.

Sosok Bob Paisley sendiri begitu dicintai pendukung Liverpool tak hanya karena prestasinya, namun juga karena sikapnya yang murah senyum.

Bob Paisley dianggap sebagai yang tersukses karena mampu meraih 20 gelar bergengsi bagi Liverpool di kancah domestik dan Eropa.

Torehan itu mengalahkan nama-nama pelatih beken The Reds lainnya seperti Bill Shankly, Kenny Dalglish, Rafael Benitez, dan Jurgen Klopp.

Karena pencapaian itu, Bob Paisley dianggap setara dengan nama-nama pelatih beken lainnya seperti Arrigo Sacchi dan Sir Alex Ferguson.

Pelatih legendaris Liverpool, Bob Paisley (tengah). (Twitter/@brazilegend10)
Pelatih legendaris Liverpool, Bob Paisley (tengah). (Twitter/@brazilegend10)

Selain tersukses, Bob Paisley merupakan sosok yang setia terhadap Liverpool. Lebih dari separuh hidupnya ia habiskan bersama The Reds. Wajar bila para pendukung The Anfield Gank sangat menyanjungnya.

Bagaimana kisah perjalanan Bob Paisley hingga menjadi pelatih tersukses sepanjang masa Liverpool?

53 Tahun Bersama Liverpool

Bob Paisley lahir pada 23 Januari 1919 di Durham, Inggris. Kariernya di sepak bola bermula saat ia menjadi pemain dan bermain untuk Bishop Auckland dari 1937 hingga 1939.

Baca Juga: Jelang Liga 1 2021, Persib Bandung Waspadai 6 Klub Ini

Selepasnya, sejak 1939 hingga 1954 Bob Paisley membela Liverpool. Ia menjadi kapten The Reds pada 1950 hingga memutuskan pensiun di tahun 1954.

Dalam periode tersebut, ia hanya mampu mempersembahkan satu gelar Divisi Utama (First Division) pada tahun musim 1946/47.

Pasca pensiun, Bob Paisley tetap bertahan di Liverpool dan menjadi fisioterapis. Kehebatannya sebagai fisioterapis bahkan diakui banyak pihak. Konon, ia bisa mendiagnosa cedera pemain dengan hanya melihatnya saja.

Setelahnya, ia berkecimpung di dunia kepelatihan dengan menukangi tim Reserve Liverpool dan kemudian menjadi staf kepelatihan tim utama pada 1959.

Saat itu, Liverpool tengah dalam perombakan besar-besaran karena berkutat di Divisi 2. The Reds pun juga menunjuk Bill Shankly sebagai pelatih.

Penunjukkan Bill Shankly membuat Bob Paisley naik jabatan sebagai asisten pelatih. Dan setelahnya Liverpool bangkit berkat Bill Shankly dan asistennya tersebut.

Pada 1974 pasca Liverpool memenangi Piala FA, Bill Shankly memutuskan pensiun. Alhasil, Bob Paisley ditunjuk sebagai pelatih utama untuk menggantikan seniornya itu.

Bob Paisley saat jadi pemain Liverpool dan juara Liga Champions. (Twitter/@Anfieldbr)
Bob Paisley saat jadi pemain Liverpool dan juara Liga Champions. (Twitter/@Anfieldbr)

Dari sana lah sejarah dimulai, berbekal pengalaman dan kemampuan Bob Paisley merumuskan taktik, Liverpool menjalani masa keemasannya sepanjang sejarah klub.

Dengan pemain jempolan seperti Kevin Keegan, Ian Rush dan Kenny Dalglish, Bob Paisley mampu membuat Liverpool berjaya di Inggris dan Eropa.

Bahkan karena taktik Bob Paisley, Liverpool menjadi kiblat sepak bola dunia karena permainannya yang cepat dan menusuk khas Britania Raya.

Hanya dalam 9 tahun kepemimpinannya, Bob Paisley mampu mengantarkan Liverpool meraih 20 gelar dengan rincian 6 trofi liga, 3 trofi Liga Champions, 3 Piala Liga, 6 Community Shield, 1 Piala UEFA, dan 1 Piala FA.

Karena keberhasilan tersebut, Bob Paisley mencatatkan namanya sebagai pertama dalam sejarah yang mampu meraih tiga gelar Liga Champions bersama satu klub sebelum disamai oleh Zinedine Zidane.

Setelah sukses membawa Liverpool berjaya, Bob Paisley mundur dari jabatannya pada akhir musim 1982-83. Ia pun pernah menjabat sebagai Direktur Teknik The Reds pasca pensiun. Total 53 tahun lamanya ia mengabdi di Anfield.

Pada 1996, Bob Paisley menghembuskan nafas terakhirnya akibat Alzheimer. Karena jasanya tersebut, namanya terpampang di atas gerbang Anfield Stadium.

Kontributor: Zulfikar Pamungkas Indrawijaya
×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Ronaldinho, yang bermain untuk Barcelona antara 2003 hingga 2008, memang fenomena.

boladunia | 21:14 WIB

Bayern Munich tampil superior dalam laga persahabatan internasional melawan Tottenham Hotspur, Jumat (8/8/2025) dini hari WIB.

boladunia | 21:20 WIB

Legenda sepak bola Belanda, Ronald Koeman, akan menerima Eredivisie Oeuvre Award

boladunia | 22:45 WIB

Jamory L., pelatih asal Belanda berusia 44 tahun, ditahan oleh otoritas di Siprus atas dugaan kasus pelecehan seksual

boladunia | 22:24 WIB

Dunia sepak bola berduka atas kepergian Jorge Costa, direktur sepak bola dan mantan kapten legendaris FC Porto, yang meninggal dunia

boladunia | 11:07 WIB

Dunia sepak bola dikejutkan dengan kabar kepindahan Son Heung-Min, kapten Tottenham Hotspur, ke Los Angeles FC

boladunia | 19:31 WIB

Kevin Diks bek Timnas Indonesia berusia 28 tahun, langsung mencuri perhatian sejak bergabung dengan Borussia Monchengladbach pada Juli 2025.

boladunia | 21:41 WIB

Cheuko dilarang berada di area teknis setelah insiden usai kemenangan Inter Miami 2-1 atas Club Atlas pada 30 Juli 2025.

boladunia | 19:04 WIB

Lionel Messi, kapten Inter Miami, terpaksa meninggalkan lapangan karena cedera hamstring hanya 10 menit setelah kick-off melawan Club Necaxa

boladunia | 18:03 WIB

Keputusan ini diambil menyusul performa buruk tim yang terpuruk dalam 10 laga tanpa kemenangan.

boladunia | 18:49 WIB