🏆 FIFA World Cup 2026
First Stage · Group G Sunday 21 June 2026
📍 Los Angeles Stadium, Los Angeles
Belgium -
IR Iran -
First Stage · Group H Sunday 21 June 2026
📍 Miami Stadium, Miami
Uruguay -
Cabo Verde -
First Stage · Group E Sunday 21 June 2026
📍 Kansas City Stadium, Kansas City
Ecuador 0
Curaçao 0
First Stage · Group F Sunday 21 June 2026
📍 Monterrey Stadium, Monterrey
Tunisia 0
Japan 4
First Stage · Group H Sunday 21 June 2026
📍 Atlanta Stadium, Atlanta
Spain 4
Saudi Arabia 0
First Stage · Group C Saturday 20 June 2026
📍 Philadelphia Stadium, Philadelphia
Brazil 3
Haiti 0
First Stage · Group D Saturday 20 June 2026
📍 San Francisco Bay Area Stadium, San Francisco Bay Area
Türkiye 0
Paraguay 1
First Stage · Group E Saturday 20 June 2026
📍 Toronto Stadium, Toronto
Germany 2
Côte d'Ivoire 1
First Stage · Group F Saturday 20 June 2026
📍 Houston Stadium, Houston
Netherlands 5
Sweden 1
First Stage · Group A Friday 19 June 2026
📍 Guadalajara Stadium, Guadalajara
Mexico 1
Korea Republic 0
First Stage · Group D Friday 19 June 2026
📍 Seattle Stadium, Seattle
USA 2
Australia 0
First Stage · Group C Friday 19 June 2026
📍 Boston Stadium, Boston
Scotland 0
Morocco 1
First Stage · Group B Thursday 18 June 2026
📍 BC Place Vancouver, Vancouver
Canada 6
Qatar 0
First Stage · Group B Thursday 18 June 2026
📍 Los Angeles Stadium, Los Angeles
Switzerland 4
Bosnia and Herzegovina 1
First Stage · Group A Thursday 18 June 2026
📍 Atlanta Stadium, Atlanta
Czechia 1
South Africa 1
First Stage · Group K Thursday 18 June 2026
📍 Mexico City Stadium, Mexico City
Uzbekistan 1
Colombia 3
First Stage · Group J Wednesday 17 June 2026
📍 San Francisco Bay Area Stadium, San Francisco Bay Area
Austria 3
Jordan 1
First Stage · Group K Wednesday 17 June 2026
📍 Houston Stadium, Houston
Portugal 1
Congo DR 1
First Stage · Group J Wednesday 17 June 2026
📍 Kansas City Stadium, Kansas City
Argentina 3
Algeria 0
First Stage · Group L Wednesday 17 June 2026
📍 Dallas Stadium, Dallas
England 4
Croatia 2
First Stage · Group L Wednesday 17 June 2026
📍 Toronto Stadium, Toronto
Ghana 1
Panama 0
First Stage · Group G Tuesday 16 June 2026
📍 Los Angeles Stadium, Los Angeles
IR Iran 2
New Zealand 2
First Stage · Group I Tuesday 16 June 2026
📍 New York/New Jersey Stadium, New Jersey
France 3
Senegal 1
First Stage · Group I Tuesday 16 June 2026
📍 Boston Stadium, Boston
Iraq 1
Norway 4
First Stage · Group H Monday 15 June 2026
📍 Atlanta Stadium, Atlanta
Spain 0
Cabo Verde 0
First Stage · Group G Monday 15 June 2026
📍 Seattle Stadium, Seattle
Belgium 1
Egypt 1
First Stage · Group H Monday 15 June 2026
📍 Miami Stadium, Miami
Saudi Arabia 1
Uruguay 1
First Stage · Group F Monday 15 June 2026
📍 Monterrey Stadium, Monterrey
Sweden 5
Tunisia 1

Kisah Sadio Mane, dari Gembel hingga Bisa Bangun Rumah Sakit di Senegal

Mane cilik bahkan harus menggunakan buah jeruk sebagai bola untuk dimainkan bersama teman-temannya.

Rauhanda Riyantama | BolaTimes.com
Kamis, 09 April 2020 | 15:00 WIB
Sadio Mane mencetak dua gol untuk kemenangan Liverpool atas Burnley 4-2 pada laga pekan ke-30 Liga Primer Inggris, kemarin malam. [PAUL ELLIS / AFP]

Sadio Mane mencetak dua gol untuk kemenangan Liverpool atas Burnley 4-2 pada laga pekan ke-30 Liga Primer Inggris, kemarin malam. [PAUL ELLIS / AFP]

Bolatimes.com - Sadio Mane kini sukses menjadi pesepak bola top dengan bayaran selangit. Namun siapa sangka jika bintang Liverpool itu harus menempuh jalan terjal untuk bisa menjadi seperti sekarang.

Ya, Mane dirundung masalah ekonomi sejak kecil karena terlahir dari keluarga yang serba pas-pasan. Bahkan Mane cilik harus menggunakan buah jeruk sebagai bola untuk dimainkan bersama teman-temannya.

Kendati demikian, Mane tak patah semangat untuk mewujudkan mimpinya sebagai pesepak bola profesional. Eks pemain Red Bull Salzburg itu justru makin semangat hingga tumbuh sebagai pemain top.

Salah satu tonggak prestasi yang membuat nama Mane melambung kala membawa Liverpool juara Liga Champions musim 2018/2019. Kendati tak mencetak gol, kala itu ia tampil spartan sehingga bisa membawa The Reds menumbangkan Tottenham Hotspur 2-0 di partau final.

Kini popularitas dan harta sudah digenggam oleh Mane. Namun bak padi yang makin berisi makin merunduk, pemain 27 tahun itu pun justru semakin dermawan.

Seperti dilaporkan The Guardian, Mane beberapa waktu lalu menggelontorkan uang puluhan miliar rupiah untuk membangun beberapa fasilitas di tanah kelahirannya, Sedhiou, sebuah kota kecil di Senegal. Beberapa yang dibangun adalah rumah sakit, masjid, hingga sekolah.

Selain itu, Mane juga menaruh peduli terhadap kemajuan sepak bola di kampungnya. Eks pemain RB Salzburg itu menyumbang alat penunjang ke sejumlah akademi sepak bola, seperti bola hingga kostum.

Trisula maut Liverpool, Roberto Firmino (kiri), Mohamed Salah dan Sadio Mane. [Oli SCARFF / AFP]
Trisula maut Liverpool, Roberto Firmino (kiri), Mohamed Salah dan Sadio Mane. [Oli SCARFF / AFP]

Kemudian soal rumah sakit, Mane punya sedikit cerita kelam. Karena tidak ada rumah sakit di kampung waktu itu, sang ibu harus melahirkan sudara perempuannya di rumah. 

''Saudara perempuanku lahir di rumah karean tidak ada rumah sakit di kampungku. Sungguh itu menjadi situasi yang sangat meyedihkan buat semua orang,'' ujar Mane, dilansir dari The Guardian.

''Atas dasar itu, saya ingin membangun sesuatu yang membuat orang kembali berharap,'' tuturnya menambahkan.

Baca Juga: Pesan Damai Glenn Fredly Melalui Film Sepak Bola 'Cahaya dari Timur'

Ketiadaan fasilitas kesehatan juga membuat ayahnya yang sakit parah meninggal dunia. Kejadian tersebut berlangsung saat Mane berusia tujuh tahun.

Mane menuturkan bahwa ayahnya memang sudah cukup lama sakit. Namun, karena keterbatasan biaya dan tidak adanya rumah sakit membuat keluarga hanya memberikan obat-obatan tradisional selama hampir empat bulan.

''Saat itu saya sedang bermain bola, kemudian sepupu saya datang sembari berkata, 'Sadio ayahmu meninggal' dan saya pun menjawab 'Benarkah? Dia becanda'. Waktu itu saya tak mempercayainya,'' ungkap Mane.

''Kami sempat memberikannya obat-obatan tradisional selama hampir empat bulan. Tetapi penyakitnya kembali datang dan obat sudah tak bekerja maksimal,'' imbuh eks pemain Southampton itu.

Mane pun kini sukses mewujudkan cita-citanya membangun rumah sakit. Tercatat rumah sakit tersebut sudah enam bulan beroperasi.

Berkat aksi mulianya itu, Senegal pun semakin bangga memiliki sosok Sadio Mane. Pemain Terbaik Afrika 2019 itu bahkan sempat difilmkan dengan judul 'Sadio Mane Made In Senegal'.

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Ronaldinho, yang bermain untuk Barcelona antara 2003 hingga 2008, memang fenomena.

boladunia | 21:14 WIB

Bayern Munich tampil superior dalam laga persahabatan internasional melawan Tottenham Hotspur, Jumat (8/8/2025) dini hari WIB.

boladunia | 21:20 WIB

Legenda sepak bola Belanda, Ronald Koeman, akan menerima Eredivisie Oeuvre Award

boladunia | 22:45 WIB

Jamory L., pelatih asal Belanda berusia 44 tahun, ditahan oleh otoritas di Siprus atas dugaan kasus pelecehan seksual

boladunia | 22:24 WIB

Dunia sepak bola berduka atas kepergian Jorge Costa, direktur sepak bola dan mantan kapten legendaris FC Porto, yang meninggal dunia

boladunia | 11:07 WIB

Dunia sepak bola dikejutkan dengan kabar kepindahan Son Heung-Min, kapten Tottenham Hotspur, ke Los Angeles FC

boladunia | 19:31 WIB

Kevin Diks bek Timnas Indonesia berusia 28 tahun, langsung mencuri perhatian sejak bergabung dengan Borussia Monchengladbach pada Juli 2025.

boladunia | 21:41 WIB

Cheuko dilarang berada di area teknis setelah insiden usai kemenangan Inter Miami 2-1 atas Club Atlas pada 30 Juli 2025.

boladunia | 19:04 WIB

Lionel Messi, kapten Inter Miami, terpaksa meninggalkan lapangan karena cedera hamstring hanya 10 menit setelah kick-off melawan Club Necaxa

boladunia | 18:03 WIB

Keputusan ini diambil menyusul performa buruk tim yang terpuruk dalam 10 laga tanpa kemenangan.

boladunia | 18:49 WIB