DATA BELUM TERSEDIA

Kontroversi, Ini Alasan Ahli Kebugaran Ajax Larang Pemainnya Puasa Ramadan

Raymond Verheijen menginginkan pemainnya tak terlihat lemas serta tak bertenaga saat bertanding.

Rauhanda Riyantama BolaTimes.com
Selasa, 07 Mei 2019 | 16:30 WIB
Kontroversi, Ini Alasan Ahli Kebugaran Ajax Larang Pemainnya Puasa Ramadan

Kontroversi, Ini Alasan Ahli Kebugaran Ajax Larang Pemainnya Puasa Ramadan

hitekno.com - Ahli kebugaran Ajax Amsterdam, Raymond Verheijen, mengeluarkan keputusan kontroversial usai melarang dua pemain muslimnya, Hakim Ziyech dan Noussair Mazraoui menunaikan ibadah puasa Ramadan. Bahkan jika tetap berpuasa, mereka dinilai tak bertanggung jawab dengan profesinya.

Keputusan yang dikeluarkan ahli kebugaran itu memang terdengar tak masuk akal. Namun, ia memiliki alasan tersendiri terkait kebijakan tersebut.

Raymond Verheijen menginginkan pemainnya tak terlihat lemas saat bertanding. Pasalnya, gula darah dalam tubuh manusia berkurang saat berpuasa.

Mengingat Ajax Amsterdam kini berada dalam fase krusial sepanjang bulan Ramadan tahun ini. Dua momen penting sudah di depan mata, yakni semifinal Liga Champions dan perebutan titel juara Liga Belanda.

''Tindakan yang tak bertanggung jawab jika Ziyech dan Mazraoui tetap menjalankan puasa Ramadan pada fase seperti ini. Situasi di Ajax sangat ekstrem, semua orang tahu itu,'' ungkap Raymond Verheijen, dikutip dari Mirror.

''Ketahanan tubuh pemain akan kurang, itu (puasa) juga akan mengubah pola latihan dan pola makan dalam 11 bulan terakhir,'' katanya menambahkan.

Gelandang Ajax Amsterdam, Noussair Mazraoui saat berduel dengan pemain Tottenham Hotspur, Christian Eriksen pada laga leg pertama semifinal Liga Champions. (EMMANUEL DUNAND / AFP)
Gelandang Ajax Amsterdam, Noussair Mazraoui saat berduel dengan pemain Tottenham Hotspur, Christian Eriksen pada laga leg pertama semifinal Liga Champions. (EMMANUEL DUNAND / AFP)

Selain soal pola latihan, ahli kebugaran tersebut juga mengungkapkan jika masa berpuasa di Belanda terbilang panjang. Bagaimana tidak, matahari terbenam pukul 21.18, sementara pertandingan pukul 21.00, sehingga sangat tidak mungkin pemain bertanding tanpa mengisi tubuh dengan nutrisi.

''Matahari terbenam pada Rabu malam pukul 21.18 waktu setempat, sementara pertandingan semifinal leg kedua dimainkan pukul 21.00,'' jelas Raymond Verheijen.

''Jelas tidak mungkin mereka main tanpa makan lebih dulu. Bagaimana jika pertandingan berlanjut ke babak tambahan karena Tottenham unggul 1-0?,'' imbunya.

''Saya harap para pemain bisa mengerti bahwa berpuasa saat ini nyaris tidak mungkin bagi mereka,'' tandas sang ahli kebugaran.

Baca Juga: Demam Setan Gundul, Nama Bek Manchester City Ini Tercatut

Seperti diketahui, Ajax Amsterdam akan menjamu Tottenham Hotspur pada leg kedua semifinal Liga Champions di Johan Cruijff Arena, Kamis (9/5/2019) dini hari WIB. Sementara di kompetisi domestik sedang bersaing dengan PSV Eindhoven untuk menetukan gelar juara Liga Belanda.

×
Zoomed
TERKINI

Kapan pertandingan Piala Super Eropa 2025 akan digelar?...

boladunia | 22:40 WIB

Bagi Rafael, kebiasaan ini terasa mengganggu....

boladunia | 22:16 WIB

Ronaldinho, yang bermain untuk Barcelona antara 2003 hingga 2008, memang fenomena....

boladunia | 21:14 WIB

Striker Uruguay, Darwin Nunez, resmi meninggalkan Liverpool untuk bergabung dengan raksasa Liga Pro Saudi, Al-Hilal,...

boladunia | 19:35 WIB

Bayern Munich tampil superior dalam laga persahabatan internasional melawan Tottenham Hotspur, Jumat (8/8/2025) dini har...

boladunia | 21:20 WIB