Liga prancis 3 Mei 2026
Brest 0
Liga spanyol 3 Mei 2026
Oviedo 0
Liga italia 2 Mei 2026
Pisa 1

Lenyapnya Teror Diskualifikasi Sehari Sebelum Qatar Juara Piala Asia

Qatar sempat dapat teror diskualifikasi sebelum akhirnya mampu menutup partai final Piala Asia dengan hasil sempurna.

Galih Priatmojo | BolaTimes.com
Sabtu, 02 Februari 2019 | 17:00 WIB
Timnas Qatar juarai Piala Asia 2019. (Dok. AFC).

Timnas Qatar juarai Piala Asia 2019. (Dok. AFC).

Bolatimes.com - Qatar membuat catatan sejarah usai keluar sebagai jawara Piala Asia untuk pertama kalinya. Tak hanya sukses menumbangkan dua raksasa Asia yakni Korea Selatan di semifinal dan Jepang di partai final, mereka juga berhasil lepas dari teror diskualifikasi yang sempat menyeruak selama perhelatan.

Tim berjuluk The Maroon tersebut muncul sebagai raksasa baru di belahan Asia usai menumbangkan Jepang di laga puncak Piala Asia 2019. Tak main-main, mereka menghajar tim langganan Piala Dunia itu dengan skor telak 3-1.

Disamping mengukir sejarah pertama kalinya jadi kampium Piala Asia, Qatar juga memborong top skor sekaligus pemain muda terbaik lewat pemain Almoez Ali yang mencetak sembilan gol. Seakan menunjukkan kebolehannya, pemain berusia 22 tahun itu membuat gol penutupnya lewat tendangan akrobatik untuk gol kedua Qatar.

Penyerang Qatar, Almoez Ali menjebol gawang Jepang dengan tendangan akrobatik. Ia mencetak gol kedua untuk kemenangan 3-1 Qatar atas Jepang di final Piala Asia 2019. [Giuseppe CACACE / AFP]
Penyerang Qatar, Almoez Ali menjebol gawang Jepang dengan tendangan akrobatik. Ia mencetak gol kedua untuk kemenangan 3-1 Qatar atas Jepang di final Piala Asia 2019. [Giuseppe CACACE / AFP]

Namun raihan sempurna yang dicapai Qatar itu bukan tanpa tekanan. Mereka harus bersusah payah menghadapi Korea Selatan di semifinal sebelum akhirnya bisa tembus ke partai final menghadapi Jepang.

Tak kalah mendebarkan dari partai final, Qatar nyaris terjungkal di tengah jalan lho lantaran isu naturalisasi pemainnya. Hal tersebut terlontar dari salah satu peserta Piala Asia yakni Uni Emirat Arab, Kamis kemarin.

Federasi sepakbola Uni Emirat Arab mengajukan protes resmi terkait status dua pemain Qatar yakni Almoez Ali dan Bassam Al Rawi yang diketahui jadi pemain kunci dalam kesuksesan skuat Qatar di Piala Asia.

Uni Emirat Arab mempersoalkan asal muasal Almoez Ali dan Bassam yang tak memenuhi syarat bermain untuk Qatar lantaran alasan tempat tinggal. Diketahui Almoez Ali lahir di Sudan sementara Bassam Al Rawi di Irak.

Seperti dilansir dari foxsportasia, protes Uni Emirat Arab itu merujuk pada statuta FIFA pasal 7 yang menyatakan bahwa seorang pemain memenuhi syarat bermain untuk tim perwakilan jika dia telah hidup terus-menerus selama setidaknya lima tahun setelah mencapai usia 18 tahun di wilayah asosiasi terkait.

Berdasar Kode Etik Disiplin AFC, jika terbukti menurunkan pemain yang tidak layak atau memenuhi syarat hukumannya adalah diskualifikasi atau denda.

Menghadapi tekanan tersebut, kedua pemain naturalisasi Qatar, Almoez Ali dan Bassam secara kompak berkilah bahwa orangtua mereka yakni ibunya lahir di Qatar. Meski begitu seperti dikutip dari The Nacional, Uni Emirat Arab juga mengklaim bahwa memiliki bukti dokumen bahwa apa yang disampaikan Almoez itu tidak tepat.

Baca Juga: Timnas Indonesia U-22 Tak Diperkuat Saddil Ramdani Ditinggal Osvaldo Haay

Menariknya sehari jelang partai final Piala Asia 2019, tekanan kencang yang menerpa para penggawa Timnas Qatar itu seketika lenyap setelah muncul pernyataan dari AFC yang menolak protes Uni Emirat Arab.

Jurnalis Football Asia, Scott Mclntyre sempat mengunggah kicauan tentang pernyataan AFC tersebut lewat akun Twitternya. Ia menulis bahwa keputusan itu diambil tanpa ada alasan mengapa protes Uni Emirat Arab ditolak dan bagaimana bisa keputusan itu diambil kurang dari 48 jam.

Dan, seperti yang sudah disaksikan bersama, Qatar mampu melewati partai penuh tekanan nan mendebarkan di final dengan hasil sempurna.

Selamat! Qatar.

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Kapan pertandingan Piala Super Eropa 2025 akan digelar?

boladunia | 22:40 WIB

Bagi Rafael, kebiasaan ini terasa mengganggu.

boladunia | 22:16 WIB

Ronaldinho, yang bermain untuk Barcelona antara 2003 hingga 2008, memang fenomena.

boladunia | 21:14 WIB

Striker Uruguay, Darwin Nunez, resmi meninggalkan Liverpool untuk bergabung dengan raksasa Liga Pro Saudi, Al-Hilal,

boladunia | 19:35 WIB

Bayern Munich tampil superior dalam laga persahabatan internasional melawan Tottenham Hotspur, Jumat (8/8/2025) dini hari WIB.

boladunia | 21:20 WIB

Legenda sepak bola Belanda, Ronald Koeman, akan menerima Eredivisie Oeuvre Award

boladunia | 22:45 WIB

Rekan Kevin Diks di Gladbach itu secara tegas menyatakan hanya ingin bergabung dengan Ajax Amsterdam.

boladunia | 22:34 WIB

Fortuna Sittard buat gebrakan jelang kick off Eredivisie 2025.

boladunia | 22:30 WIB

Jamory L., pelatih asal Belanda berusia 44 tahun, ditahan oleh otoritas di Siprus atas dugaan kasus pelecehan seksual

boladunia | 22:24 WIB

Dunia sepak bola berduka atas kepergian Jorge Costa, direktur sepak bola dan mantan kapten legendaris FC Porto, yang meninggal dunia

boladunia | 11:07 WIB