DATA BELUM TERSEDIA

Cerita di Balik Keputusan Wesley Sneijder Pindah Agama

Ada satu orang penting di balik keputusan besar Wesley Sneijder pindah agama, siapa dia?

Stefanus Aranditio BolaTimes.com
Rabu, 03 Oktober 2018 | 19:44 WIB
Cerita di Balik Keputusan Wesley Sneijder Pindah Agama

Cerita di Balik Keputusan Wesley Sneijder Pindah Agama

bolatimes.com - Legenda baru timnas Belanda, Wesley Sneijder bercerita tentang pengalamannya melakukan keputusan besar dalam hidupnya untuk pindah keyakinan pada 2010 lalu yang belum banyak orang ketahui.

Sneijder langsung menjadi pemain penting di Inter Milan usai meninggalkan Real Madrid pada Agustus 2009, di musim pertamanya ia turut membantu Inter mencetak sejarah sebagai tim Italia pertama yang berhasil meraih treble winner (Scudetto Serie A, Liga Champions, dan Coppa Italia).

Sneijder yang saat itu berusia 27 tahun sangat dekat dengan beberapa pemain senior Inter seperti sang kapten Javier Zanetti, kedekatan keduanya ini yang menjadi awal mula Sneijder mengenal agama Katolik.

Javier Zanetti diakui Sneijder menjadi pemain yang paling dekat dengan dirinya hingga akhirnya Sneijder ikut memeluk agama Katolik seperti halnya Zanetti.

Pemain Inter Milan, Wesley Sneijder (kanan) dan kapten Inter Milan, Javier Zanetti merayakan gelar gelar juara Liga Champions 2010 (AFP)
Pemain Inter Milan, Wesley Sneijder (kanan) dan kapten Inter Milan, Javier Zanetti merayakan gelar gelar juara Liga Champions 2010 (AFP)

Mereka berdua kerap kali berangkat ke gereja bersama sebelum pertandingan berlangsung untuk berdoa, di gereja itu Sneijder mengaku menemukan kedamaian.

''Zanetti berbicara banyak soal keimanan hingga akhirnya dia meyakinkan saya untuk pindah. Setiap malam sebelum pertandingan berlangsung kami berdua pergi ke gereja kecil dan saya menemukan kedamaian di sana,” kata Sneijder dilansir bolatimes.com dari De Telegraaf.

Kebiasaan ini kemudian menjadi rutinitas Sneijder setiap akan bertanding, ia selalu merasa lebih baik terlebih saat bertanding di lapangan.

''Sejak saat itu saya merasa lebih baik dalam permainan di lapangan maupun kehidupan sehari-hari,” jelas Sneijder.

Wesley Sneijder menjalani laga terakhir bersama timnas Belanda (twitter.com/OnsOranje)
Wesley Sneijder menjalani laga terakhir bersama timnas Belanda (twitter.com/OnsOranje)

Pemain Belanda dengan jumlah penampilan terbanyak di tim nasional ini mengatakan dirinya sudah menganggap Zanetti sebagai seorang guru. Ia hanya berharap Zanetti dapat mengembalikan masa kejayaan Inter Milan seperti dulu.

''Dia adalah salah satu dari sedikit pemain yang masih saya hubungi setiap saat. Dia selalu hadir di momen istimewa saya. Zanetti adalah contoh untuk semua orang karena saya tidak pernah punya guru seperti dia. Dengan karisma yang dimiliki, saya yakin Inter akan berjaya lagi,'' puji Sneijder.

Baca Juga: PSSI Akan Evaluasi Kontrak Fakhri Husaini di Timnas Indonesia U16

Wesley Sneidjer mengakhiri petualangannya di timnas Belanda pada pertandingan persabahatan internasional antara timnas Belanda vs Peru di Stadion Johan Cruijff Arena, Amsterdam, Jumat (7/9/2018). Sekarang ia merumput bersama klub Uni Emirates Arab, Al Gharafa.

×
Zoomed
TERKINI

Kapan pertandingan Piala Super Eropa 2025 akan digelar?...

boladunia | 22:40 WIB

Bagi Rafael, kebiasaan ini terasa mengganggu....

boladunia | 22:16 WIB

Ronaldinho, yang bermain untuk Barcelona antara 2003 hingga 2008, memang fenomena....

boladunia | 21:14 WIB

Striker Uruguay, Darwin Nunez, resmi meninggalkan Liverpool untuk bergabung dengan raksasa Liga Pro Saudi, Al-Hilal,...

boladunia | 19:35 WIB

Bayern Munich tampil superior dalam laga persahabatan internasional melawan Tottenham Hotspur, Jumat (8/8/2025) dini har...

boladunia | 21:20 WIB