DATA BELUM TERSEDIA

Dimanfaatkan Sebagai Alat Politik, Salah Ingin Keluar dari Timnas

Dianggap sebagai alat propaganda politik Presiden Chechnya, Mohamed Salah kesal ingin keluar dari Timnas.

Senin, 25 Juni 2018 | 17:04 WIB
Dimanfaatkan Sebagai Alat Politik, Salah Ingin Keluar dari Timnas

Dimanfaatkan Sebagai Alat Politik, Salah Ingin Keluar dari Timnas

bolatimes.com - Mohamed Salah dikabarkan akan meninggalkan tim nasional Mesir karena tejadi hal-hal yang membuat pemain bintang Liverpool itu merasa tidak nyaman. Namun Federasi Sepak Bola Mesir (EFA) membantah hal tersebut dengan mengatakan tidak ada masalah dengan Salah.

Baru-baru ini dikabarkan Salah akan mempertimbangkqn masa depannya dengan Timnas Mesir setelah dilaporkan bahwa Salah tidak bahagia dengan fotonya bersama Presiden Chechnya, Ramzan Kadyrov.

EFA membantah ketidaknyamanan Salah itu dengan mengatakan berita tentang perginya pemain berusia 26 tahun itu adalah kesalahan.

"Laporan bahwa Salah ingin pergi benar-benar salah, Mo masih bersama kita sekarang dan dia bahagia di kamp. Dia makan dan tertawa dengan rekan satu timnya. Dia berlatih dengan baik dan itu berarti tidak ada masalah," terang EFA dikutip dari BBC.

Mohamed Salah diketahui melakukan sesi foto bersama dengan pemimpin Chechnya, Ramzan Kadyrov. Kydroc pun dianggap menggunakan Salah untuk propaganda politik.

Bintang Timnas Mesir sekaligus Liverpool berhasil melesatkan satu gol balasan ke gawang Timnas Rusia lewat titik putih.

Bukan hanya itu saja, Kydrov juga dikritik karena dugaan pelanggaran hak asasi manusia, walaupun dalam wawancara dengan BBC ia membantah hal tersebut.

Sang agen, Ramy Abbas juga mengungkapkan bahwa sang pemain pernah dikecewakan oleh perusahaan yang menggunakan citra Salah sebagai promosi iklan. Saat itu Salah sangat kesal sampai pemain terbaik PFA itu menulis cuitan dalam bahasa Arab di Twitternya "Maaf, tapi ini penghinaan besar," kata Salah dalam Twitternya.

Mohamed Salah sebelumnya gagal tampil di pertandingan pembuka Piala Dunia 2018 saat melawan Uruguay. Saat itu Uruguay berhasil menang tipis dengan skor 1-0.

Pada laga kedua saat berhadapan dengan Rusia, Salah akhirnya dapat bermain. Namun Mesir harus kembali menelan kekalahan telak 3-1 dari tuan rumah. Hasil itu pun membuat Mesir angkat koper lebih dulu di Piala Dunia 2018.

Kini Mesir akan kembali berlaga di pertandingan terakhirnya di Piala Dunia 2018. Mohamed Salah dan kawan-kawan akan berhadapan dengan Arab Saudi pada Senin (25/6/2018) pukul 21:00 WIB.

Baca Juga: Gawat! Suvenir Piala Dunia 2018 Diisi Narkoba

 

Bolatimes.com/Andiarsa Nata

×
Zoomed
TERKINI

Kapan pertandingan Piala Super Eropa 2025 akan digelar?...

boladunia | 22:40 WIB

Bagi Rafael, kebiasaan ini terasa mengganggu....

boladunia | 22:16 WIB

Ronaldinho, yang bermain untuk Barcelona antara 2003 hingga 2008, memang fenomena....

boladunia | 21:14 WIB

Striker Uruguay, Darwin Nunez, resmi meninggalkan Liverpool untuk bergabung dengan raksasa Liga Pro Saudi, Al-Hilal,...

boladunia | 19:35 WIB

Bayern Munich tampil superior dalam laga persahabatan internasional melawan Tottenham Hotspur, Jumat (8/8/2025) dini har...

boladunia | 21:20 WIB