🏆 FIFA World Cup 2026
First Stage · Group I Monday 22 June 2026
📍 Philadelphia Stadium, Philadelphia
France -
Iraq -
First Stage · Group G Monday 22 June 2026
📍 BC Place Vancouver, Vancouver
New Zealand 1
Egypt 3
First Stage · Group J Monday 22 June 2026
📍 Dallas Stadium, Dallas
Argentina 2
Austria 0
First Stage · Group E Sunday 21 June 2026
📍 Kansas City Stadium, Kansas City
Ecuador 0
Curaçao 0
First Stage · Group F Sunday 21 June 2026
📍 Monterrey Stadium, Monterrey
Tunisia 0
Japan 4
First Stage · Group H Sunday 21 June 2026
📍 Atlanta Stadium, Atlanta
Spain 4
Saudi Arabia 0
First Stage · Group H Sunday 21 June 2026
📍 Miami Stadium, Miami
Uruguay 2
Cabo Verde 2
First Stage · Group G Sunday 21 June 2026
📍 Los Angeles Stadium, Los Angeles
Belgium 0
IR Iran 0
First Stage · Group C Saturday 20 June 2026
📍 Philadelphia Stadium, Philadelphia
Brazil 3
Haiti 0
First Stage · Group D Saturday 20 June 2026
📍 San Francisco Bay Area Stadium, San Francisco Bay Area
Türkiye 0
Paraguay 1
First Stage · Group E Saturday 20 June 2026
📍 Toronto Stadium, Toronto
Germany 2
Côte d'Ivoire 1
First Stage · Group F Saturday 20 June 2026
📍 Houston Stadium, Houston
Netherlands 5
Sweden 1
First Stage · Group C Friday 19 June 2026
📍 Boston Stadium, Boston
Scotland 0
Morocco 1
First Stage · Group D Friday 19 June 2026
📍 Seattle Stadium, Seattle
USA 2
Australia 0
First Stage · Group A Friday 19 June 2026
📍 Guadalajara Stadium, Guadalajara
Mexico 1
Korea Republic 0
First Stage · Group K Thursday 18 June 2026
📍 Mexico City Stadium, Mexico City
Uzbekistan 1
Colombia 3
First Stage · Group A Thursday 18 June 2026
📍 Atlanta Stadium, Atlanta
Czechia 1
South Africa 1
First Stage · Group B Thursday 18 June 2026
📍 Los Angeles Stadium, Los Angeles
Switzerland 4
Bosnia and Herzegovina 1
First Stage · Group B Thursday 18 June 2026
📍 BC Place Vancouver, Vancouver
Canada 6
Qatar 0
First Stage · Group J Wednesday 17 June 2026
📍 San Francisco Bay Area Stadium, San Francisco Bay Area
Austria 3
Jordan 1
First Stage · Group J Wednesday 17 June 2026
📍 Kansas City Stadium, Kansas City
Argentina 3
Algeria 0
First Stage · Group K Wednesday 17 June 2026
📍 Houston Stadium, Houston
Portugal 1
Congo DR 1
First Stage · Group L Wednesday 17 June 2026
📍 Toronto Stadium, Toronto
Ghana 1
Panama 0
First Stage · Group L Wednesday 17 June 2026
📍 Dallas Stadium, Dallas
England 4
Croatia 2
First Stage · Group I Tuesday 16 June 2026
📍 New York/New Jersey Stadium, New Jersey
France 3
Senegal 1
First Stage · Group G Tuesday 16 June 2026
📍 Los Angeles Stadium, Los Angeles
IR Iran 2
New Zealand 2
First Stage · Group I Tuesday 16 June 2026
📍 Boston Stadium, Boston
Iraq 1
Norway 4

Kisah Pantang Menyerah Muhammad Ali Bebaskan Sandera AS di Irak

Ali mengemas 56 kemenangan dan lima kali kalah sepanjang kariernya bertarung di atas ring.

Kamis, 03 Oktober 2019 | 09:00 WIB
Mendiang ikon tinju legendaris dunia, Muhammad Ali, saat menghadiri gala premier pemutaran film yang mengangkat tema kehidupannya di Washington DC, Amerika Serikat, 17 Desember 2001. [AFP/Mike Theiler]

Mendiang ikon tinju legendaris dunia, Muhammad Ali, saat menghadiri gala premier pemutaran film yang mengangkat tema kehidupannya di Washington DC, Amerika Serikat, 17 Desember 2001. [AFP/Mike Theiler]

Bolatimes.com - Petinju legendaris asal Amerika Serikat, Muhammad Ali pernah melakukan hal yang tak disangka-sangka usai memutuskan pensiun. Petarung berjuluk The Greatest ini menemui langsung Saddam Husein untuk membebaskan warga Amerika Serikat yang disandera di Irak.

Ali dikenal sebagai bintang petinju Amerika Serikat yang menyabet tiga kali juara kelas Heavyweight. Di balik kesuksesan di atas ring tinju, pria yang telah wafat di usia 74 tahun ini menyimpan beberapa kisah menarik. Salah satunya upaya pembebasan 15 warga AS yang disandera oleh rezim Saddam Husein di Irak tahun 1990.

Kala itu Saddam Husein menyandera ribuan tahanan dari berbagai negara, seperti AS, Inggris hingga Prancis yang tinggal di Irak. Parahnya, tahanan-tahanan tersebut menjadi tameng manusia agar militer AS tak membombardir institusi penting yang ada di Irak. Hal itu terjadi saat Irak berhasil menginvasi Kuwait.

Melihat hal tersebut, Ali menjadi salah seorang yang nekat untuk membebaskan para tahanan. Dia terbang ke Baghdad untuk melakukan negosiasi langsung ke Saddam Husein. Dilansir dari Face2FaceAfrica, petinju yang memeluk Islam pada 25 Februari 1964 ini datang dalam keadaan kurang sehat. Ali mengidap penyakit Parkinson yang menyebabkannya sulit bergerak cepat. Tak ayal aksinya tersebut dianggap hanya mencari sensasi dan publisitas.

Meski demikian, Ali tak berhenti walau dicecar berbagai tudingan. Ia mendarat di Irak pada 23 November 1990, demi bertemu Saddam Husein. Sayangnya Saddam Husein membuat menunggu Ali, hingga mantan petinju ini kehabisan obat. Ia tak bisa bergerak.

Seorang anak berdoa untuk mendiang Saddam Hussein. [AFP]
Seorang anak berdoa untuk mendiang Saddam Hussein. [AFP]

Singkat cerita salah seorang penghubung Ali dari Kedubes Amerika, Vernon Nored menemukan obat yang dibutuhkan Ali, sehingga juara tinju dunia ini kembali melanjutkan misinya. Penghubung Ali dan Saddam kembali menentukan jadwal pertemuan.

Selama menunggu kepastian tersebut, Ali mendatangi masjid di Irak dan berdoa untuk memberi kemudahan agar misinya tersebut tak ada kendala. Seminggu setelah diputuskan waktunya, pada 29 November 1990, akhirnya Ali bertemu Saddam. Dalam pertemuan tersebut Ali bersikukuh tak akan meninggalkan Irak jika para sandera dari negaranya tak diizinkan kembali oleh Saddam Husein.

Kegigihannya tersebut membuat luluh Saddam. Ia berjanji untuk melepas para sandera sesuai permintaan Ali.

"Saya tak akan membiarkan Muhammad Ali kembali ke AS tanpa membawa warga Amerika untuk menemaninya pulang," ungkap Saddam.

Akhirnya, Ali membawa 15 orang warga AS kembali ke tanah kelahirannya. Laporan tersebut juga menyebut jika sebelumnya PBB telah meminta Saddam membebaskan tawanan yang disandera. Namun, Saddam tak mengindahkan permintaan tersebut dan hanya Ali yang disebut berhasil melakukannya.

Baca Juga: Jelang Kick Off, Ini Link Live Streaming Arema FC Vs PSM Makassar

Pada 2 Desember 1990, Ali dan 15 orang tahanan tersebut kembali dengan selamat. Tak lama kemudian, pada 6 Januari 1991 militer AS melakukan serangan udara untuk memborbardir Irak.

Terpisah, Muhammad Ali termasuk petinju yang mengoleksi banyak prestasi sepanjang kariernya. Dia telah mengemas 56 kemenangan dan lima kali kalah. Menariknya dari 56 enam kemenangan tersebut Ali sukses menang K.O saat menghadapi lawan-lawannya.

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Pabrikan otomotif asal Vietnam ini memilih strategi jangka panjang yang membangun kepercayaan, bukan sekadar memangkas harga.

arena | 10:14 WIB

Bagi pemula, push rank sering kali terasa menantang karena harus berhadapan dengan pemain yang lebih berpengalaman.

arena | 10:40 WIB

Perubahan aturan di olahraga padel tengah disuarakan oleh para pemain.

arena | 18:33 WIB

Tapi kamu jangan ngaku anak Padel, kalau belum tahu kosakata unik dalam Padel.

arena | 14:49 WIB

Jin Sasaki mengalami kehilangan ingatan enam minggu terakhir usai kalah KO dalam laga perebutan gelar juara dunia WBO kelas welter

arena | 13:01 WIB

Sosok yang juga Manajer Timnas Putri Indonesia itu terpilih secara aklamasi dalam Konges Biasa di Hotel Megaland, Solo, Minggu (22/12/2024).

arena | 14:06 WIB

Workshop kolaborasi Suara.com dan UAJY di 3 kota sukses digelar dengan diikuti 150 lebih digital creator

arena | 17:26 WIB

"Laba kotor Perseroan juga meningkat 30 persen yang mencapai Rp 22,22 miliar dibandingkan tahun lalu yang sebesar Rp 17,8 miliar."

arena | 10:56 WIB

Pebalap MotoGP dari tim Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo tak ingin mengendurkan semangatnya untuk balapan di MotoGP Spanyol akhir pekan ini.

arena | 18:49 WIB