Liga jerman 21 September 2026
SC Paderborn 07 3
Hoffenheim 1
Liga italia 21 September 2026
AC Milan 3
Lecce 0
Liga prancis 21 September 2026
Marseille 1
PSG 2
Liga spanyol 21 September 2026
Valencia 2
Real Sociedad 3

Takluk di Final BAC, Ini Faktor yang Membuat Ganda Nomor Satu Dunia Loyo

Kevin dan Marcus secara mengejutkan takluk dari Endo dan Watanabe.

Galih Priatmojo BolaTimes.com
Senin, 29 April 2019 | 12:00 WIB
Takluk di Final BAC, Ini Faktor yang Membuat Ganda Nomor Satu Dunia Loyo

Takluk di Final BAC, Ini Faktor yang Membuat Ganda Nomor Satu Dunia Loyo

bolatimes.com - Secara mengejutkan pasangan ganda nomor satu dunia Kevin Sanjaya Sukamuljo dan Marcus Fernaldi Gideon tumbang atas wakil Jepang, Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe dalam laga final Kejuaraan Asia atau Badminton Asia Championships (BAC) 2019, Minggu (28/4/2019). 

Kevin/Marcus harus puas menjadi runner-up setelah kalah dalam pertarungan dua game langsung, dengan skor telak 18-21, 3-21 dalam pertandingan yang berlangsung di Wuhan Sports Center, China.

Penampilan Kevin/Marcus di laga final memang tak seperti biasanya. Dari awal permainan, pasangan ganda putra nomor satu dunia itu kerap membuat kesalahan sendiri hingga tertinggal jauh dari lawan.

Pertahanan Endo/Watanabe yang rapat juga menyulitkan Kevin/Marcus mencatatkan poin. Bahkan di game kedua The Minions dibuat kesulitan mencari poin hingga berakhir dengan kekalahan telak.

Marcus mengakui jika pertahanan Endo/Watanabe sangat menyulitkan pada laga kali ini. Kondisi shuttlecock yang berat juga semakin membuat staminanya menurun hingga kepercayaan dirinya tergerus.

"Hari ini bolanya lebih berat dari kemarin. Mungkin jadinya seperti kurang percaya diri karena tenaganya sudah terkuras banyak dari kemarin," jelas Marcus seperti dikutip dari suara.com, Minggu (28/4/2019).

Senada dengan Marcus, Kevin Sanjaya menilai karakteristik permainan ganda putra Jepang kerap kali menyulitkan dirinya. Ia pun mengakui jika Endo/Watanabe tampil lebih baik dan pantas mendapat kemenangan perdana atas mereka.

"Pasangan Jepang kurang lebih sama pola mainnya, Endo/Watanabe dan (Takeshi) Kamura/(Keigo) Sonoda mirip-mirip juga permainannya. Tapi hari ini Endo/Watanabe lebih siap dari kami. Mereka lebih nggak gampang mati," ujar Kevin Sanjaya.

Sebelum menelan kekalahan di laga final BAC 2019, Kevin/Marcus merupakan ganda putra yang tak mampu dikalahkan Endo/Watanabe. Di dua pertemuan sebelumnya, wakil Negeri Sakura itu keok di Hong Kong Open 2018 dan French Open 2018 dengan masing-masing skor 21-14, 21-15 dan 21-14, 22-20.

"Kami harus bisa bermain lebih sabar kalau menghadapi mereka," pungkas Kevin.

Baca Juga: Kalah dari Tim Gurem, Zidane Salahkan Semua Pemain Real Madrid

Kekalahan ini sekaligus membaut tim Indonesia tanpa gelar di BAC 2019. Pasalnya, Kevin/Marcus merupakan satu-satunya wakil yang mampu melangkah hingga ke babak final.

×
Zoomed
TERKINI

Kegiatan Youth Economics Summit (YES) 2025 di Jakarta pada akhir pekan lalu sukses digelar....

arena | 14:39 WIB

Pabrikan otomotif asal Vietnam ini memilih strategi jangka panjang yang membangun kepercayaan, bukan sekadar memangkas h...

arena | 10:14 WIB

Bagi pemula, push rank sering kali terasa menantang karena harus berhadapan dengan pemain yang lebih berpengalaman....

arena | 10:40 WIB

Perubahan aturan di olahraga padel tengah disuarakan oleh para pemain....

arena | 18:33 WIB

Tapi kamu jangan ngaku anak Padel, kalau belum tahu kosakata unik dalam Padel....

arena | 14:49 WIB