Timespedia

Mengenal Jenis-jenis Formasi dalam Sepak Bola Beserta Penjelasannya

Berikut jenis-jenis formasi sepak bola yang wajib diketahui.

Rauhanda Riyantama

Tim U-18 Barcelona (berseragam biru-merah) menghadapi skuad U-18 Atletico Madrid dalam lanjutan International Youth Championship (IYC) 2021 di Stadion Internasional Jakarta (JIS), Jakarta Utara, Jumat (15/4/2022). Pertandingan itu berakhir dengan skor 2-0 untuk kemenangan Barcelona. ANTARA/Michael Siahaan
Tim U-18 Barcelona (berseragam biru-merah) menghadapi skuad U-18 Atletico Madrid dalam lanjutan International Youth Championship (IYC) 2021 di Stadion Internasional Jakarta (JIS), Jakarta Utara, Jumat (15/4/2022). Pertandingan itu berakhir dengan skor 2-0 untuk kemenangan Barcelona. ANTARA/Michael Siahaan

Bolatimes.com - Formasi menjadi hal wajib dipakai dan diterapkan tim sepak bola saat bertanding. Seiring perkembangan jaman sejumlah formasi mengalami perubahan menjadi lebih modern.

Penggunaan formasi dipilih sesuai dengan kebutuhan dan kelebihan serta kualitas yang dimiliki. Tak heran dalam sebuah tim memiliki beberapa strategi dalam penerapan formasi, mengingat tak selalu satu formasi yang diterapkan mampu memberi hasil yang efektif.

Karena itu juga formasi terus berevolusi, mengikuti perkembangan dunia sepak bola meskipun beberapa di antaranya pelatih tetap menggunakan pakem tertentu.

Lantas formasi apa saja yang dipakai dalam dunia sepak bola? Nerikut jenis-jenis formasi yang ada dan digunakan dalam sepak bola.

Formasi 2-3-5

Awal diperkenalkan tahun 1900, dikenal dengan istilah formasi WM di mana penggunaannya ditentukan dari keseimbangan saat menyerang dan bertahan.

Ketika bertahan, dua penyerang mundur membantu lini pertahanan mengingat hanya dua bek yang dipakai dengan tiga gelandang dan lima pemain bertipe menyerang.

Formasi 4-2-4

Formasi 4-2-4 mulai dikenal tahun 1930, tujuannya jelas dengan menumpuk empat pemain di lini bertahan demi memperkokoh pertahanan.

Keuntungan lainnya hal itu dilakukan tanpa mengurangi kualitas lini depan, meskipun peran dua gelang di lini tengah sangat berat.

Formasi 4-3-3

Seiring berkembangnya jaman, kemunculan formasi 4-3-3 merupakan pengembangan dari formasi 4-2-4 di mana satu pemain memperkuat lini tengah.

Cikal bakal formasi ini mulai dari timnas Inggris dan Jerman di tahun 1962, saat itu istilah untuk penggunaan formasi ini adalah total football.

Formasi 4-4-2

Formasi ini mengandalkan lini sayap sebagai poros serangan, menjadi skema ideal bagi tim dengan pemain sayap yang mumpuni.

Keseimbangan dalam bertahan dan menyerang juga merupakan kunci sukses dari penerapan formasi ini, meski hanya mengandalkan dua penyerang.

Formasi 3-5-2

Penerapan formasi ini adalah untuk peredam sekalis serangan balik dari penggunaan formasi 4-4-2, karena memang poros ada di lini tengah.

Skema ini kali pertama dipakai timnas Jerman di tahun 1974, saat itu Franz Beckenbauer menjadi pemain yang sangat terkenal karena formasi ini.

Formasi 4-2-3-1

Perkembangan dunia sepak bola modern menjadi faktor kemunculan formasi ini, pertama kali digunakan timnas Spanyol di bawah asuhan Vicente del Bosque.

Formasi ini juga yang membawa Spanyol berhasil merengkuh gelar Piala Dunia 2010, memanfaatkan lima pemain di lini tengah sebagai penguasa alur bola.

Kontributor: Eko

Berita Terkait

Berita Terkini