Liga

Sindir Fans Real Madrid Tukang Nyinyir, Pique Sengaja Bikin Suasana Memanas

Pique memang dikenal sering berseteru dengan para fans Real Madrid.

Galih Priatmojo

Ekspresi Gerard Pique usai Barcelona memenangkan laga bertajuk El Clasico di Santiago Bernabeu. Dalam laga pekan ke-26 La Liga, Minggu (3/3/2019), Barcelona menang 0-1 atas tuan rumah. [OSCAR DEL POZO / AFP]
Ekspresi Gerard Pique usai Barcelona memenangkan laga bertajuk El Clasico di Santiago Bernabeu. Dalam laga pekan ke-26 La Liga, Minggu (3/3/2019), Barcelona menang 0-1 atas tuan rumah. [OSCAR DEL POZO / AFP]

Bolatimes.com - Barcelona kembali sukses membungkam Real Madrid di hadapan publiknya sendiri. Melakoni laga pekan ke-26 La Liga bertajuk El Clasico di Santiago Bernabeu, Blaugrana menang 1-0 atas tuan rumah, Minggu (3/3/2019) dini hari tadi. Gerard Pique pun sempat memanaskan suasana hingga membuat para fans Real Madrid naik pitam.

Real Madrid dipaksa bertekuk lutut untuk kedua kalinya di kandang sendiri saat menjamu Barcelona. Meski tampil mendominasi dengan peluang tendangan ke gawang sampai 10 kali, sayang tak ada satupun yang berhasil dikonversi jadi gol.

Sementara, Barcelona yang hanya memiliki 6 peluang sukses memaksimalkan satu di antaranya jadi gol lewat kaki Ivan Perisic.

Laga dengan tensi tinggi itu benar-benar berlangsung panas. Apalagi setelah beberapa kali Sergio Ramos yang dianggap melakukan pelanggaran terbebas dari pantauan wasit.

Bek Barcelona, Gerard Pique pun makin membuat suasana di Santiago Bernabeu makin gerah. Ia sempat melakukan gestur mengejek para fans Real Madrid yang dianggapnya terlalu banyak nyinyir.

Yap, perseteruan antara Pique dan fans Real Madrid nyatanya memang bukan kali ini saja terjadi. Pique pun menanggapi santai saat aksi sindirannya itu membuat para fans Real Madrid marah.

"Saya suka suasana yang hangat dan saya membuatnya sedikit lebih ganas," terangnya seperti dilansir dari Marca.

Pique mengaku sengaja bereaksi dengan gestur sindiran ke fans Real Madrid lantaran timnya banyak dirugikan di laga El Clasico tersebut. Terutama Lionel Messi yang berulang kali dilanggar Sergio Ramos tapi tak ada hukuman untuk bek Real Madrid itu.

"Kamu bisa melihat dari replay bahwa itu adalah serangan terhadap Messi dan penggemar mereka mengeluh sepanjang waktu. Saya membuat gerakan bicara karena mereka sering mengeluh dan kemudian wasit bersuara mendukung mereka," bebernya.

"Intensitasnya tidak harus disalah pahami. Saya berhubungan baik kok dengan semua pemain Real Madrid, tapi itu hal lain ketika kamu membela timmu," tambahnya.

Berita Terkait

Berita Terkini