Liga champions 21 Oktober 2026
AS Roma 4
Slovan Bratislava 0
Liga champions 21 Oktober 2026
Napoli 4
Bodo/Glimt 3
Liga champions 21 Oktober 2026
FC Porto 0
PSV Eindhoven 1
Liga champions 21 Oktober 2026
VfB Stuttgart 1
Atletico Madrid 1
Liga champions 21 Oktober 2026
PSG 4
Barcelona 2
Liga champions 21 Oktober 2026
Man City 5
AEK Athens FC 1
Liga champions 21 Oktober 2026
Liverpool 4
Villarreal 3
Liga italia 20 Oktober 2026
Parma 0
Torino 3
Liga inggris 20 Oktober 2026
Tottenham 3
Coventry 1
Liga spanyol 20 Oktober 2026
Getafe 1
Rayo Vallecano 1
Liga indonesia 20 Oktober 2026
Isenmulang FC 1
Java United 1
Liga indonesia 20 Oktober 2026
Dewa United 2
Persijap 0
Liga indonesia 20 Oktober 2026
Bhayangkara FC 1
PSIM Yogyakarta 0
Liga champions 20 Oktober 2026
Sabah FA 1
Borussia Dortmund 2
Liga champions 20 Oktober 2026
Fenerbahce 2
Slavia Praha 2
Liga italia 19 Oktober 2026
Juventus 0
Lazio 3
Liga prancis 19 Oktober 2026
Lyon 2
Nice 1
Liga spanyol 19 Oktober 2026
Real Madrid 4
Sevilla 1
Liga italia 19 Oktober 2026
Monza 4
Cagliari 0
Liga italia 18 Oktober 2026
AS Roma 2
Genoa 0
Liga prancis 18 Oktober 2026
Troyes 1
Lens 3
Liga prancis 18 Oktober 2026
Lille 1
Brest 1
Liga spanyol 18 Oktober 2026
Valencia 0
Athletic Club 0
Liga indonesia 18 Oktober 2026
Persebaya Surabaya 2
PSS Sleman 2
Liga italia 18 Oktober 2026
Udinese 0
Lecce 3
Liga indonesia 18 Oktober 2026
Persib Bandung 1
Persik Kediri 0
Liga spanyol 18 Oktober 2026
Osasuna 2
Racing Santander 0
Liga inggris 18 Oktober 2026
Leeds United 1
Man United 1
Liga inggris 18 Oktober 2026
Brighton 5
Crystal Palace 0
Liga inggris 18 Oktober 2026
Bournemouth 2
Sunderland 0
Liga italia 18 Oktober 2026
Fiorentina 1
Como 3
Liga prancis 18 Oktober 2026
Angers 2
Marseille 5
Liga jerman 18 Oktober 2026
Bayer Leverkusen 2
SC Freiburg 1
Liga spanyol 18 Oktober 2026
Celta Vigo 2
Alaves 1
Liga prancis 18 Oktober 2026
Paris FC 4
Rennes 3
Liga prancis 18 Oktober 2026
LE Havre 1
Auxerre 3
Liga prancis 18 Oktober 2026
Lorient 1
AS Monaco 0
Liga inggris 18 Oktober 2026
Nottingham Forest 0
Arsenal 1
Liga jerman 18 Oktober 2026
Borussia Monchengladbach 1
Hoffenheim 2
Liga italia 18 Oktober 2026
AC Milan 3
Atalanta 2
Liga spanyol 18 Oktober 2026
Malaga 2
Real Sociedad 5
Liga jerman 17 Oktober 2026
Eintracht Frankfurt 1
FC Koln 0
Liga italia 17 Oktober 2026
Frosinone 4
Sassuolo 2
Liga prancis 17 Oktober 2026
Le Mans 0
Toulouse 3
Liga spanyol 17 Oktober 2026
Deportivo La Coruna 1
Levante 1
Liga indonesia 17 Oktober 2026
Garudayaksa 3
Arema FC 1
Liga inggris 17 Oktober 2026
Everton 0
Chelsea 2
Liga indonesia 17 Oktober 2026
Persita 3
Persija 2
Liga spanyol 17 Oktober 2026
Espanyol 0
Atletico Madrid 1
Liga italia 17 Oktober 2026
Venezia 1
Napoli 0
Liga jerman 17 Oktober 2026
SV Elversberg 4
FC Augsburg 3
Liga jerman 17 Oktober 2026
Union Berlin 0
Borussia Dortmund 0
Liga jerman 17 Oktober 2026
Hamburger SV 1
VfB Stuttgart 0
Liga jerman 17 Oktober 2026
FC Schalke 04 0
FSV Mainz 05 1
Liga jerman 17 Oktober 2026
Werder Bremen 2
SC Paderborn 07 2
Liga inggris 17 Oktober 2026
Brentford 1
Liverpool 2
Liga inggris 17 Oktober 2026
Man City 3
Ipswich 2
Liga inggris 17 Oktober 2026
Fulham 1
Hull City 0
Liga spanyol 17 Oktober 2026
Villarreal 0
Elche 0
Liga prancis 17 Oktober 2026
Strasbourg 1
PSG 3
Liga italia 17 Oktober 2026
Bologna 1
Inter Milan 3
Liga inggris 17 Oktober 2026
Newcastle 0
Aston Villa 1
Liga jerman 17 Oktober 2026
Bayern Munchen 6
RB Leipzig 1
Liga spanyol 17 Oktober 2026
Real Betis 2
Barcelona 5
Liga indonesia 16 Oktober 2026
PSIM Yogyakarta 1
PSM Makassar 2
Liga indonesia 16 Oktober 2026
Java United 3
Bali United 2
Liga indonesia 16 Oktober 2026
Persijap 0
Isenmulang FC 1
Liga indonesia 16 Oktober 2026
Madura United 3
Bhayangkara FC 3

Sempat Dicap 'Pengecut', Eddie Howe Ternyata Seorang Family Man

Fakta menarik sosok Eddie Howe terungkap.

Husna Rahmayunita BolaTimes.com
Kamis, 11 November 2021 | 16:27 WIB
Sempat Dicap 'Pengecut', Eddie Howe Ternyata Seorang Family Man

Sempat Dicap 'Pengecut', Eddie Howe Ternyata Seorang Family Man

bolatimes.com - Eddie Howe resmi ditunjuk sebagai manajer Newcastle United untuk menggantikan Steve Bruce pada Senin (8/11/2021). Belum banyak yang tahu kalau Eddie Howe sempat disebut pengecut hingga penyayang keluarga alias family man.

Menandatangi kotrak hingga 2024, tentu berat bagi Eddie Howe mengangkat Newcastle United yang sedang terpuruk di Premier League musim ini.

The Magpies merosot tajam ke bawah klasemen hingga menempati zona degradasi dengan hanya mengoleksi lima poin hingga pekan ke-11 Liga Inggris 2021-2022.

Berurusan dengan klub berkembang sudah menjadi spesialisasi Eddie sejak menukangi Bournemouth, total empat divisi sudah dilaluinya.

Hingga sukses membawa Bournemouth berada di kasta tertinggi sepak bola Negeri Ratu Elizabeth sejak 2015 hingga 2020 lalu.

Usai Bournemouth terdegradasi, Howe memusutkan untuk pergi dari klub yang lama ditukanginya dan mencari tantangan baru.

Newcastle United. (LINDSEY PARNABY / AFP)
Newcastle United. (LINDSEY PARNABY / AFP)

Hingga tak lama setelah itu, Newcastle United yang disebut-sebut sebagai calon jawara Liga Inggris di bawah kepemlikan baru konglomerat Arab Saudi.

Terlepas dari itu, di balik sosoknya yang tegas ketika mengasuh sebuah tim sepak bola, Howe merupakan pria yang amat sangat menyayangi keluarga.

Dikutip dari The Sun, keputusan mengambil tawaran dari Newcastle United tidak akan diambil jika hal itu tidak berdampak positif untuk keluarganya.

Usai meninggalkan Bournemouth, Howe lebih sering menghabiskan waktunya bersama istri dan anak, menikmati akhir pekan melihat pertandingan kriket hingga bermain tenis.

Baca Juga: Kronologi Pemain PSG Babak Belur Dihajar Rekan Setim di Jalanan

Selain itu, Howe juga kerap menyaksikan anak-anaknya berlatih sepak bola dan keluarga menjadi salah satu alasan di balik setiap keputusan yang diambil.

Seperti misalnya saat mengarsiteki Bunrley musim 2011-2012, hanya berlangsung satu musim Howe memutuskan pergi dari klub berjuluk The Clarets.

Alasannya keluarga, di mana saat itu istrinya sangat merindukan rumah dan anak-anaknya yang masih kecil-kecil.

Meski begitu, Howe sempat dicap sebagai pengecut oleh mantan pemilik Crystal Palace, Simon Jordan karena keputusan soal kariernya tidak sesuai dengan prediksi.

Saat itu Simon mengira Eddie Howe bakal bergabung Glasgow Celtic setelah meninggalkan Bournemouth, namun hal itu tidak dilakukannya dan memilih untuk menganggur.

"Eddie Howe seharusnya pergi ke sana (Celtic) dan saya pikir dia pengecut karena tidak melakukan itu." ucap Simon Jordan.

×
Zoomed
TERKINI

Local Media Community (LMC), sebuah jejaring yang menaungi ratusan media lokal serta penerbit kecil dan menengah di berb...

bolatainment | 17:47 WIB

Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi industri media digital, perusahaan berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp...

bolatainment | 09:39 WIB

Perusahaan media digital tersebut membukukan laba bersih sebesar Rp1,763 miliar atau meningkat 45,1 persen dibandingkan ...

bolatainment | 19:17 WIB

Salah satu cara menyiapkan dana darurat paling efektif untuk menjaga stabilitas finansial adalah memiliki dana darurat y...

bolatainment | 18:13 WIB

Mudik saat Hari Raya Idul Fitri 2026 tentu menjadi momen yang ditunggu-tunggu untuk berkumpul bersama keluarga....

bolatainment | 08:00 WIB