Kesaksian Wanita yang Mengaku Jadi Korban Pelecehan Diego Maradona

Alvarez mengisahkan pertemuannya dengan Maradona.

Husna Rahmayunita | BolaTimes.com
Selasa, 23 November 2021 | 19:22 WIB
Legenda Argentina, Pelatih Dorados, Diego Maradona (AFP)

Legenda Argentina, Pelatih Dorados, Diego Maradona (AFP)

Bolatimes.com - Seorang wanita asal Kuba mengaku menjadi korban legenda sepak bola Diego Maradona. Wanita bernama Mavys Alvarez tersebut memberikan kesaksikan di depan hakim.

Mavis Alvarez (37) menuturkan Maradona telah memerkosanya saat dirinya masih remaja, tepatnya ketika berusia 16 tahun. Tindakan bejat itu dilakukan pada 2001.

Pengakuan tersebut disampaikan Alvarez kepada pengadilan Kementerian Kehakiman Argentina yang sedang menyelidiki tuduhan perdagangan manusia yang melibatkan mantan rombongan Maradona.

Baca Juga: Borneo FC Hajar Persela, Berikut Klasemen Terbaru Liga 1 2021/2022

Alvarez mengatakandia pertama kali bertemu Maradona sesaat sebelum perjalanan, ketika dia berada di Kuba untuk menjalani rehabilitasi untuk terlepas ketergantungan narkoba.

Di mengaku Maradona telah memperkosanya di klinik di Havana tempat dia tinggal. Saat itu, ibunya sedang berada di kamar sebelah.

"Dia menutup mulut saya, dia memperkosa saya, saya tidak ingin terlalu memikirkannya,” kata Alvarez dalam konferensi pers di Buenos Aires, Senin (22/11/2021) seperti dikutip dari Reuters.

Baca Juga: Solskjaer Didepak, Unai Emery Klaim Tak Ada Banyak Perubahan di Man United

"Saya tidak lagi menjadi gadis, semua kepolosanku dicuri dariku. Sulit. Anda berhenti menjalani hal-hal polos yang harus dialami seorang gadis seusia itu."

Alvarez sebelumnya menggambarkan hubungan tersebut sebagai hubungan konsensual, tetapi juga mengatakan Maradona setidaknya pada satu kesempatan memaksa.

Dia mengatakan keluarganya mengizinkan hubungan dengan bintang itu terjadi, meskipun perbedaan usia yang besar, karena persahabatan Maradona dengan mendiang Presiden Kuba Fidel Castro.

Baca Juga: Pesona Estelle Bergkamp, Pelipur Lara Van de Beek saat Karier Tak Jelas

"Keluarga saya tidak akan pernah menerimanya jika pemerintah Kuba tidak terlibat. Mereka dipaksa dengan cara lain untuk menerima hubungan yang tidak baik untuk mereka, atau untuk siapa pun," tuturnya

Alvarez mengatakan telah mengajukan pengaduan "untuk membantu semua wanita, semua korban perdagangan manusia, kejahatan. Dia mengatakan sulit untuk kembali ke Argentina, di mana Maradona tetap menjadi pahlawan bagi banyak orang.

"Sulit berada di negaranya, melihat bahwa dia ada di mana-mana, dia adalah seorang idola dan pada saat bersamaan, semua yang saya ingat tentang dia sebagai seorang pribadi terasa buruk," kata Alvarez.

Baca Juga: 5 Klub Top Eropa yang Sering Kebobolan Musim Ini, Nomor 1 Man United

"Mereka dipaksa dengan cara lain untuk menerima hubungan yang tidak baik untuk mereka, atau untuk siapa pun," sambungnya.

Sementara itu Diego Maradona, yang dianggap sebagai salah satu bintang sepak bola  meninggal dunia pada 25 November 2020.

(Antara)

Berita Rekomendasi
Berita Terkait TERKINI

Kapan pertandingan Piala Super Eropa 2025 akan digelar?

boladunia | 22:40 WIB

Bagi Rafael, kebiasaan ini terasa mengganggu.

boladunia | 22:16 WIB

Ronaldinho, yang bermain untuk Barcelona antara 2003 hingga 2008, memang fenomena.

boladunia | 21:14 WIB

Striker Uruguay, Darwin Nunez, resmi meninggalkan Liverpool untuk bergabung dengan raksasa Liga Pro Saudi, Al-Hilal,

boladunia | 19:35 WIB

Bayern Munich tampil superior dalam laga persahabatan internasional melawan Tottenham Hotspur, Jumat (8/8/2025) dini hari WIB.

boladunia | 21:20 WIB

Legenda sepak bola Belanda, Ronald Koeman, akan menerima Eredivisie Oeuvre Award

boladunia | 22:45 WIB

Rekan Kevin Diks di Gladbach itu secara tegas menyatakan hanya ingin bergabung dengan Ajax Amsterdam.

boladunia | 22:34 WIB

Fortuna Sittard buat gebrakan jelang kick off Eredivisie 2025.

boladunia | 22:30 WIB

Jamory L., pelatih asal Belanda berusia 44 tahun, ditahan oleh otoritas di Siprus atas dugaan kasus pelecehan seksual

boladunia | 22:24 WIB

Dunia sepak bola berduka atas kepergian Jorge Costa, direktur sepak bola dan mantan kapten legendaris FC Porto, yang meninggal dunia

boladunia | 11:07 WIB

Dunia sepak bola dikejutkan dengan kabar kepindahan Son Heung-Min, kapten Tottenham Hotspur, ke Los Angeles FC

boladunia | 19:31 WIB

Barcelona menutup tur pramusim Asia mereka dengan penampilan gemilang, menghancurkan Daegu FC dengan skor telak 5-0

boladunia | 21:11 WIB

Kevin Diks bek Timnas Indonesia berusia 28 tahun, langsung mencuri perhatian sejak bergabung dengan Borussia Monchengladbach pada Juli 2025.

boladunia | 21:41 WIB

Cheuko dilarang berada di area teknis setelah insiden usai kemenangan Inter Miami 2-1 atas Club Atlas pada 30 Juli 2025.

boladunia | 19:04 WIB

Lionel Messi, kapten Inter Miami, terpaksa meninggalkan lapangan karena cedera hamstring hanya 10 menit setelah kick-off melawan Club Necaxa

boladunia | 18:03 WIB

Keputusan ini diambil menyusul performa buruk tim yang terpuruk dalam 10 laga tanpa kemenangan.

boladunia | 18:49 WIB

Bek Timnas Indonesia, Justin Hubner, menjalani debutnya bersama klub Eredivisie Belanda, Fortuna Sittard

boladunia | 17:27 WIB

Fortuna Sittard resmi mendatangkan bek Timnas Indonesia, Justin Hubner

boladunia | 16:45 WIB
Tampilkan lebih banyak