DATA BELUM TERSEDIA

Kesaksian Kiper AC Milan soal Kondisi Italia Sekarang: Sangat Mengerikan!

Korban tewas di Italia akibat virus corona sudah mencapai lebih dari 1800 orang.

Rauhanda Riyantama BolaTimes.com
Senin, 16 Maret 2020 | 20:00 WIB
Kesaksian Kiper AC Milan soal Kondisi Italia Sekarang: Sangat Mengerikan!

Kesaksian Kiper AC Milan soal Kondisi Italia Sekarang: Sangat Mengerikan!

hitekno.com - Kiper AC Milan, Asmir Begovic mengaku tersiksa dengan kondisi kota Milan saat ini. Sebagaimana diketahui, Milan kini diisolasi akibat penyebaran virus corona.

Begovic, yang dipinjam Milan dari Bournemouth sebagai pelatih Gianluigi Donnarumma, menjelaskan jika kehidupan di Milan saat ini sangat berbeda. Segala sesuatu yang sebelumnya indah di Milan, dirasa penjaga gawang 32 tahun itu berubah menjadi mengerikan.

"Lockdown, total. Jalan-jalan ditinggalkan. Hanya satu tempat yang bisa dikunjungi, supermarket," ujar Begovic, seperti dikutip Football Italia.

"Anda hanya bisa mendapatkan sedikit makanan, setelah itu langsung harus pulang ke rumah. Benar-benar mengerikan," sambungnya.

"(Milan) ini adalah kota besar. Saya hidup di sini dan sekarang rasanya seperti film. Banyak orang mengatakan situasi saat ini seperti film, dan itu benar. Saya belum pernah melihat hal seperti ini sebelumnya. Saya ragu orang akan memahami buruknya situasi di sini."

"COVID-19 benar-benar menghantam Italia. Banyak korban jiwa dan lebih banyak lagi yang terinfeksi. Menyaksikan semua ini sangat menyayat hati."

Hingga saat ini, tercatat tujuh pemain sepak bola profesional di Italia terjangkit virus corona atau COVID-19. Di antaranya pemain Juventus Daniele Rugini dan sejumlah pemain Sampdoria.

Kiper Bournemouth Asmir Begovic menangkap bola saat menghadapi Everton dalam lanjutan Liga Inggris di Goodison Park. Paul ELLIS / AFP
Kiper Bournemouth Asmir Begovic menangkap bola saat menghadapi Everton dalam lanjutan Liga Inggris di Goodison Park. Paul ELLIS / AFP

Di Italia sendiri virus corona, hingga saat ini, sudah menewaskan 1.809 orang. Dilansir AFP, Senin (16/3/2020), angka tersebut menjadikan Italia sebagai negara tertinggi kedua kasus kematian akibat virus corona selain China.

Sementara jumlah warga Italia yang terjangkit corona mencapai 24.747 orang.

Wilayah Lombardy di sekitar Milan tetap menjadi pusat pandemi virus corona di Eropa, dan dilaporkan terdapat 1.218 kematian atau 67 persen dari total kasus di Italia.

Baca Juga: Tak Ada Pesta, Pogba Malah Galang Dana untuk Lawan Corona di Ulang Tahunnya

Sedangkan di wilayah Puglia jumlah kematian dilaporkan naik dua kali lipat dari delapan orang menjadi 16 orang. Sementara wilayah Lazio yang mencakup ibu kota Italia, Roma, juga secara resmi mencatat 16 kematian secara keseluruhan dari 436 kasus.

×
Zoomed
TERKINI

Kapan pertandingan Piala Super Eropa 2025 akan digelar?...

boladunia | 22:40 WIB

Bagi Rafael, kebiasaan ini terasa mengganggu....

boladunia | 22:16 WIB

Ronaldinho, yang bermain untuk Barcelona antara 2003 hingga 2008, memang fenomena....

boladunia | 21:14 WIB

Striker Uruguay, Darwin Nunez, resmi meninggalkan Liverpool untuk bergabung dengan raksasa Liga Pro Saudi, Al-Hilal,...

boladunia | 19:35 WIB

Bayern Munich tampil superior dalam laga persahabatan internasional melawan Tottenham Hotspur, Jumat (8/8/2025) dini har...

boladunia | 21:20 WIB