🏆 FIFA World Cup 2026
First Stage · Group D Friday 26 June 2026
📍 Los Angeles Stadium, Los Angeles
Türkiye 3
USA 2
First Stage · Group I Friday 26 June 2026
📍 Boston Stadium, Boston
Norway 1
France 4
First Stage · Group D Friday 26 June 2026
📍 San Francisco Bay Area Stadium, San Francisco Bay Area
Paraguay 0
Australia 0
First Stage · Group I Friday 26 June 2026
📍 Toronto Stadium, Toronto
Senegal 5
Iraq 0
First Stage · Group A Thursday 25 June 2026
📍 Monterrey Stadium, Monterrey
South Africa 1
Korea Republic 0
First Stage · Group A Thursday 25 June 2026
📍 Mexico City Stadium, Mexico City
Czechia 0
Mexico 3
First Stage · Group E Thursday 25 June 2026
📍 Philadelphia Stadium, Philadelphia
Curaçao 0
Côte d'Ivoire 2
First Stage · Group E Thursday 25 June 2026
📍 New York/New Jersey Stadium, New Jersey
Ecuador 2
Germany 1
First Stage · Group F Thursday 25 June 2026
📍 Dallas Stadium, Dallas
Japan 1
Sweden 1
First Stage · Group F Thursday 25 June 2026
📍 Kansas City Stadium, Kansas City
Tunisia 1
Netherlands 3
First Stage · Group B Wednesday 24 June 2026
📍 BC Place Vancouver, Vancouver
Switzerland 2
Canada 1
First Stage · Group K Wednesday 24 June 2026
📍 Guadalajara Stadium, Guadalajara
Colombia 1
Congo DR 0
First Stage · Group B Wednesday 24 June 2026
📍 Seattle Stadium, Seattle
Bosnia and Herzegovina 3
Qatar 1
First Stage · Group C Wednesday 24 June 2026
📍 Atlanta Stadium, Atlanta
Morocco 4
Haiti 2
First Stage · Group C Wednesday 24 June 2026
📍 Miami Stadium, Miami
Scotland 0
Brazil 3
First Stage · Group L Tuesday 23 June 2026
📍 Toronto Stadium, Toronto
Panama 0
Croatia 1
First Stage · Group L Tuesday 23 June 2026
📍 Boston Stadium, Boston
England 0
Ghana 0
First Stage · Group I Tuesday 23 June 2026
📍 New York/New Jersey Stadium, New Jersey
Norway 3
Senegal 2
First Stage · Group J Tuesday 23 June 2026
📍 San Francisco Bay Area Stadium, San Francisco Bay Area
Jordan 1
Algeria 2
First Stage · Group K Tuesday 23 June 2026
📍 Houston Stadium, Houston
Portugal 5
Uzbekistan 0
First Stage · Group G Monday 22 June 2026
📍 BC Place Vancouver, Vancouver
New Zealand 1
Egypt 3
First Stage · Group J Monday 22 June 2026
📍 Dallas Stadium, Dallas
Argentina 2
Austria 0
First Stage · Group I Monday 22 June 2026
📍 Philadelphia Stadium, Philadelphia
France 3
Iraq 0
First Stage · Group F Sunday 21 June 2026
📍 Monterrey Stadium, Monterrey
Tunisia 0
Japan 4
First Stage · Group E Sunday 21 June 2026
📍 Kansas City Stadium, Kansas City
Ecuador 0
Curaçao 0
First Stage · Group H Sunday 21 June 2026
📍 Atlanta Stadium, Atlanta
Spain 4
Saudi Arabia 0
First Stage · Group H Sunday 21 June 2026
📍 Miami Stadium, Miami
Uruguay 2
Cabo Verde 2
First Stage · Group G Sunday 21 June 2026
📍 Los Angeles Stadium, Los Angeles
Belgium 0
IR Iran 0
First Stage · Group D Saturday 20 June 2026
📍 San Francisco Bay Area Stadium, San Francisco Bay Area
Türkiye 0
Paraguay 1
First Stage · Group F Saturday 20 June 2026
📍 Houston Stadium, Houston
Netherlands 5
Sweden 1
First Stage · Group E Saturday 20 June 2026
📍 Toronto Stadium, Toronto
Germany 2
Côte d'Ivoire 1
First Stage · Group C Saturday 20 June 2026
📍 Philadelphia Stadium, Philadelphia
Brazil 3
Haiti 0

Kisah Agrippina Prima, Si Raja Tarkam yang Terpaksa Pensiun dari Bulu Tangkis Dunia karena Match Fixing

Agrippina Prima disanksi BWF karena terlibat match fixing, begini kisahnya.

Rauhanda Riyantama | BolaTimes.com
Sabtu, 29 Juli 2023 | 17:00 WIB
Mantan pebulu tangkis pelatnas, Agrippina Prima. (Instagram/gragri_)

Mantan pebulu tangkis pelatnas, Agrippina Prima. (Instagram/gragri_)

Bolatimes.com - Mengenang kisah Agrippina Prima, pebulu tangkis Indonesia yang terpaksa pensiun dari bulu tangkis akibat Match Fixing dan kini menjadi Raja Tarkam.

Indonesia menjadi salah satu kiblat olahraga bulu tangkis dunia. Tak terhitung berapa banyak pebulu tangkis hebat yang lahir di Tanah Air di setiap generasinya.

Salah satunya adalah Agrippina Prima yang namanya melejit pada dekade 2010 an, kala dirinya menjadi salah satu pebulu tangkis spesialis ganda putra Indonesia.

Anak dari pebulu tangkis Sigit Pamungkas ini sempat menggebrak di awal-awal kariernya kala berpasangan Marcus Fernaldi Gideon saat berhasil menjuarai Singapore International pada 2012.

Lalu, Agrippina juga mampu menembus banyak final turnamen BWF International dengan pasangan lainnya seperti Ricky Karanda Suwardi hingga Frank Kurniawan.

Tak cukup sampai di situ, Agrippina juga mampu merengkuh sukses di nomor ganda campuran kala berpasangan dengan Apriani Rahayu di Indonesia International pada 2016.

Kiprahnya tersebut membuat nama Agrippina melambung tinggi. Apalagi gaya bermainnya yang kaya akan trik kerap merepotkan lawan-lawannya.

Nahas, perjalanan Agrippina di kancah bulu tangkis dunia harus terhenti dan memaksanya pensiun dari dunia tepok bulu internasional.

Usut punya usut, Agrippina harus pensiun dari bulu tangkis internasional karena kasus Match Fixing atau pengaturan skor yang membuatnya mendapat hukuman dari Federasi Bulu Tangkis Dunia atau BWF.

Kronologi Match Fixing Agrippina Prima

Baca Juga: Sepak Terjang Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia, Ini Pencapaian yang Paling Jauh

Pada 2021 lalu, BWF menjatuhkan hukuman kepada delapan pebulu tangkis Indonesia akibat kasus Match Fixing, di mana salah satunya adalah Agrippina Prima.

Agrippina divonis melakukan Match Fixing selama periode substansial hingga 2019, saat ia dan para pebulu tangkis lainnya berkompetisi di ajang internasional level bawah.

Selain Agrippina, ada pula nama-nama seperti Hendra Tandjaya, Ivandi Danang, Androw Yunanto, Putri Sekartaji, Mia Mawarti, Fadilla Afni, dan Aditiya Diwantoro.

BWF menyebut mereka semua mengatur dan memanipulasi pertandingan serta perjudian di dalam olahraga bulu tangkis.

Akibat vonis itu, Agrippina mendapat hukuman berupa skorsing selama enam tahun dan denda sekitar Rp98 juta oleh BWF.

Agrippina yang mendapat vonis itu pun memberikan pembelaan bahwa dirinya tak terlibat sama sekali dalam pertandingan yang terindikasi Match Fixing.

Ia menceritakan kronologinya, di mana Agrippina berkenalan dengan Hendra Tandjaya (HT) di Vietnam Open 2017. Usai berkenalan ia dimintai nomor telepon oleh yang bersangkutan.

Setelahnya, Agrippina dihubungi oleh HT tersebut yang memintanya agar mengalah di sebuah pertandingan dengan iming-iming uang Rp13 juta. Tawaran itu kemudian ditolaknya.

Apesnya, HT kemudian ditangkap oleh BWF beberapa hari kemudian dan saat Handphone-nya digeledah, terdapat obrolannya dengan Agrippina, yang membuatnya pun otomatis terseret.

Meski mengaku tak terlibat, Agrippina merasa dirinya membuat kesalahan, yakni tak melaporkan HT ke BWF setelah ditawari untuk mengalah, sehingga dirinya terseret.

Dari versi lainnya, Agrippina mengaku hanya akan mentraktir HT di restoran cepat saji apabila Dionysius Hayom Rumbaka yang ia jagokan menang atas pebulu tangkis Jepang.

Tapi ternyata, pilihan Agrippina ini dimasukkan oleh HT ke rekening perjudian online yang membuat namanya terseret dalam kasus Match Fixing tersebut.

Kini, nama Agrippina lebih dikenal sebagai Raja Tarkam di Tanah Air karena kiprahnya yang banyak menghibur masyarakat di berbagai daerah.

Kontributor: Felix Indrajaya
×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Pabrikan otomotif asal Vietnam ini memilih strategi jangka panjang yang membangun kepercayaan, bukan sekadar memangkas harga.

arena | 10:14 WIB

Bagi pemula, push rank sering kali terasa menantang karena harus berhadapan dengan pemain yang lebih berpengalaman.

arena | 10:40 WIB

Perubahan aturan di olahraga padel tengah disuarakan oleh para pemain.

arena | 18:33 WIB

Tapi kamu jangan ngaku anak Padel, kalau belum tahu kosakata unik dalam Padel.

arena | 14:49 WIB

Jin Sasaki mengalami kehilangan ingatan enam minggu terakhir usai kalah KO dalam laga perebutan gelar juara dunia WBO kelas welter

arena | 13:01 WIB

Sosok yang juga Manajer Timnas Putri Indonesia itu terpilih secara aklamasi dalam Konges Biasa di Hotel Megaland, Solo, Minggu (22/12/2024).

arena | 14:06 WIB

Workshop kolaborasi Suara.com dan UAJY di 3 kota sukses digelar dengan diikuti 150 lebih digital creator

arena | 17:26 WIB

"Laba kotor Perseroan juga meningkat 30 persen yang mencapai Rp 22,22 miliar dibandingkan tahun lalu yang sebesar Rp 17,8 miliar."

arena | 10:56 WIB

Pebalap MotoGP dari tim Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo tak ingin mengendurkan semangatnya untuk balapan di MotoGP Spanyol akhir pekan ini.

arena | 18:49 WIB