Arena

Indonesia Masters 2023: Kalah, Anthony Ginting Akui Terperangkap Strategi Shi Yu Qi

Anthony Ginting tersingkir di babak kedua Indonesia Masters 2023 setelah menelan kekalahan dari Shi Yu Qi.

Irwan Febri Rialdi

Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Anthony Ginting usai bertanding melawan tunggal putra Hongkong Lee Cheuk Yiu dalam babak 32 besar Daihatsu Indonesia Masters 2023 di Istora Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (25/1/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]
Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Anthony Ginting usai bertanding melawan tunggal putra Hongkong Lee Cheuk Yiu dalam babak 32 besar Daihatsu Indonesia Masters 2023 di Istora Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (25/1/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]

Bolatimes.com - Anthony Ginting mengungkap penyebab kekalahannya atas Shi Yu Qi pada babak kedua Indonesia Masters 2023. Ia mengakui kalah cepat dan terperangkap strategi lawan.

Menurut Ginting, level permainan pebulu tangkis asal China itu meningkat pada pergantian interval. Perubahan yang paling mencolok terlihat pada tingkat serangan dan akurasi yang sulit ditaklukkan.

"Pertandingan hari ini cukup ketat dari awal sampai akhir, tapi pada poin-poin akhir sekitar 15 ke atas dia lebih banyak inisiatif menyerang dan agresif. Akurasinya juga sulit dihadapi," kata Ginting dalam konferensi pers di Istora Senayan, Jakarta, Kamis.

Unggulan kelima itu mengaku kesulitan untuk lepas dari tekanan yang diberikan Shi jelang akhir gim. Ia sebenarnya juga berusaha untuk mengubah pola permainan, sayangnya ia selalu kalah cepat sehingga berada dalam pola serangan lawan.

"Perubahan strategi juga terjadi, tapi saya kalah cepat dan masuk ke strateginya dia," katanya menambahkan.

Sebagai wakil tuan rumah yang kalah pada babak 16 besar, Ginting menuturkan sudah mengeluarkan kemampuan maksimal. Apalagi ia bertanding di hadapan penggemar sehingga menjadi tambahan motivasi dan semangat untuk berlaga.

Meski begitu, ia tak memungkiri bahwa faktor stamina turut mempengaruhi permainannya hari ini. Indonesia Masters yang menjadi turnamen ketiga dalam Januari, membuatnya harus bekerja lebih keras dengan sisa tenaga yang ia miliki usai bertanding selama tiga pekan berturut-turut.

Sejak berlaga di Kuala Lumpur dan New Delhi, Ginting sudah berkomitmen untuk main maksimal pada turnamen di kandang sendiri. Namun ternyata komitmen tersebut tak cukup kuat untuk mengantarnya melaju ke perempat final turnamen level BWF Super 500 di Jakarta.

"Memang tidak bisa bohong, pasti ada faktor kelelahan karena ini sudah minggu ketiga (turnamen). Bahkan beberapa yang mundur juga pasti karena capek. Tapi itu seharusnya tidak jadi alasan karena semua pemain pasti mengalami itu. Apalagi sebagai tuan rumah pasti mau main yang terbaik," ungkap Ginting.

(Antara)

Berita Terkait

Berita Terkini