Arena

Ratu Para-Badminton Kembali Sumbang Medali Emas untuk Indonesia

Kontigen Indonesia berjaya dalam dua set sekaligus.

Husna Rahmayunita

Pasangan pebulu tangkis Indonesia Leani Ratri Oktila (kiri) dan Hary Susanto (kanan) meluapkan kegembiraan usai menang atas pasangan Thailand Siripong Teamarrom/Nipada Saensupa dalam partai final bulu tangkis nomor ganda campuran SL3-SU5 Asian Para Games 2018 di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (13/10/2018). (Antara/Akbar Nugroho Gumay/aww)
Pasangan pebulu tangkis Indonesia Leani Ratri Oktila (kiri) dan Hary Susanto (kanan) meluapkan kegembiraan usai menang atas pasangan Thailand Siripong Teamarrom/Nipada Saensupa dalam partai final bulu tangkis nomor ganda campuran SL3-SU5 Asian Para Games 2018 di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (13/10/2018). (Antara/Akbar Nugroho Gumay/aww)

Bolatimes.com - Indonesia patut bangga, pasangan ganda campuran Hary Susanto dan Leani Ratri Oktila berhasil menyabet medali emas di Paralimpiade Tokyo 2020.

Hary Susanto dan 'ratu para badminton' Leani Ratri Oktila berhasil menumbangkan pasangan asal Prancis  pada babak grand final ganda campuran SL3-SU5, Minggu (5/9/2021).

Dalam laga tersebut, kontigen Indonesia berjaya dalam dua set dengan skor 23-21 dan 21-17. Ini menjadi medali emas kedua yang diraih Leani Ratri Oktila dalam ajang tersebut.

Sebelumnya, Ratri menyumbangkan medali emas perdana bagi timnas Indonesia lewat sektor ganda putri SL3-SU5 berpasangan dengan Halimatus Sadiyah, Sabtu (4/8).

Sementara pada sesi pertandingan Minggu pagi, Ratri juga mengamankan medali perak pada nomor tunggal putri SL4, setelah dikalahkan Cheng He Fang dari China.

Adu strategi ketat langsung terjadi seketika gim pertama dimulai oleh Hary/Leani, Minggu siang. Pasangan peringkat satu ini awalnya memimpin, namun menjadi tertinggal 8-11 di interval awal dari Mazuel/Noel.

Pebulu tangkis putri Indonesia Leani Ratri Oktila (kiri) dan Khalimatus Sadiyah Sukohandoko (kanan) ganda putri klasifikasi SL3-SU5 Asian Para Games 2018 di Istora Senayan, Jakarta, Jumat (12/10/2018). (Antara/Hafidz Mubarak A/pras)
Pebulu tangkis putri Indonesia Leani Ratri Oktila (kiri) dan Khalimatus Sadiyah Sukohandoko (kanan) ganda putri klasifikasi SL3-SU5 Asian Para Games 2018 di Istora Senayan, Jakarta, Jumat (12/10/2018). (Antara/Hafidz Mubarak A/pras)

Persaingan masih terus terjadi di interval edua. Hary/Leani yang tertinggal 12-17 sanggup memupuk poin satu demi satu untuk mengimbangi lawan.

Indonesia kembali memegang kendali dengan skor 19-17, namun ganda campuran peringkat dua asal Prancis lagi-lagi membayangi dan menyamakan skor 19-19.

Saat Indonesia unggul 22-21, Ratri melakukan servis yang langsung disambar oleh Mazur. Beruntung, pengembalian Mazur yang terburu-buru membuat bola terlalu rendah dan membentur net.

Akibat kesalahan itu, Hary/Leani pun mengamankan gim pertama dengan skor tipis 23-22 setelah 17 menit berjuang.

Gim kedua berlangsung tak kalah serunya dengan kembali mempertontonkan persaingan ketat dari kedua pasangan.

Baik Hary/Leani dan Mazur/Noel saling mengejar angka satu per satu, poin pun diraih secara bergantian bagi kedua pasangan yang sudah tujuh kali bertemu di arena kompetisi para-badminton ini.

Tensi pertandingan semakin terasa mendekati match point, Hary/Leani yang sudah unggul 18-16 masih terus dikejar oleh lawan mereka.

Namun Mazur/Noel hanya bisa menambah satu poin, sementara Hary/Leani mempercepat tempo permainan dan sukses mewujudkan kemenangan dengan tambahan tiga poin.

Kemenangan ini mengantarkan Indonesia pada perolehan dua medali emas di Paralimpiade Tokyo 2020, yang semuanya diraih lewat peran Ratri yang berjuluk "Ratu Para-Badminton".

(Antara)

Berita Terkait

Berita Terkini