Bolatainment

Kepengin Tampan, Alasan Kiper Legendaris Kolombia Pilih Operasi Plastik

Rene Higuita memilih untuk melakukan operasi plastik demi terlihat tampan.

Husna Rahmayunita

Kiper legendaris Timnas Belgia, Rene Higuita. (DIBYANGSHU SARKAR / AFP)
Kiper legendaris Timnas Belgia, Rene Higuita. (DIBYANGSHU SARKAR / AFP)

Bolatimes.com - Drama memiliki wajah yang dianggap tidak rupawan membuat kiper legendaris Kolombia, Rene Higuita memilih untuk melakukan operasi plastik demi terlihat tampan.

Tendangan Kalajengking atau scorpion kick tentu membuat nama Rene Higuita dikenal banyak orang, khususnya pecinta sepak bola Kolombia dan dunia.

Aksi terkenal Rene Higuita di atas lapangan hijau itu muncul saat ia membela Kolombia dalam pertandingan persahabatan melawan Inggris.

Rene Higuita melakukan aksi akrobatik saat menghalau bola hasil sepakan pemain timnas Inggris, Jamie Redknapp dengan menggunakan kaki bagian belakang.

Tak pelak aksinya itu membuat Higuita menjadi ikon sepak bola Kolombia, meskipun kenyataan pahit harus diterima 10 tahun kemudian usai ia dinyatakan positif narkoba.

Namun tak cuma itu namanya disorot publik sepak bola dunia, keputusan berani untuk melakukan operasi plastik menjadikan Higuita perbincangan dunia internasional.

Langkah itu diambil Higuita setelah ia dinobatkan sebagai ikon terjelek Kolombia, lelah dengan predikat tersebut, pesepak bola berjuluk El Loco ini nekat operasi plastik.

Dilansir dari The Sun, proses operasi plastik dilakukan di hampir seluruh wajahnya termasuk hidung dan dagu dengan penggunaan silikon.

Higuita juga melakukan sedot lemak disertai dengan peningkatan otot perut, hasilnya wajah sang veteran kini terlihat lebih segar dan muda.

Ia bahkan tak ragu mengklaim bahwa saat ini dirinya memiliki fisik yang sempurna, hanya dalam tempo satu bulan pasca operasi plastik.

"Saya lelah menjadi René yang jelek, saya ingin menjadi René yang tampan, secara fisik saya sempurna," ucap Rene Higuita.

Rene Higuita memutuskan pensiun pada 2009, setelah dua tahun sebelumnya ia kembali dari masa pensiun usai bergabung dengan klub Guaros de Lara pada 2007.

Selama berkarier, Higuita lebih banyak menghabiskan waktu bersama klub-klub asal Amerika Latin dan tercatat hanya satu klub Eropa yang pernah dibelanya.

Yakni kontestan Liga Spanyol, Real Valladolid dan hanya mencatatkan delapan pertandingan di musim 1991-1992.

Meski berposisi sebagai kiper, Rene Higuita juga aktif mencetak gol ke gawang lawan, tercatat tiga gol ia lesakkan bersama timnas Kolombia dalam 68 penampilannya.

Kontributor: Eko

Berita Terkait

Berita Terkini