DATA BELUM TERSEDIA

62 Orang Rombongan Kemenpora Jadi Korban Tsunami Anyer

Gathering yang digelar Kemenpora dibubarkan oleh gelombang tinggi yang datang tiba-tiba.

Stefanus Aranditio BolaTimes.com
Minggu, 23 Desember 2018 | 11:18 WIB
62 Orang Rombongan Kemenpora Jadi Korban Tsunami Anyer

62 Orang Rombongan Kemenpora Jadi Korban Tsunami Anyer

hitekno.com - Keceriaan di cara gathering Kemenpora (Kementerian Pemuda dan Olahraga) di Tanjung Lesung, Kabupaten Pandeglang berubah menjadi kepanikan. Air tsunami menyapu acara gathering Kemenpora saat peserta tengah pembagian doorprize

Hal itu dikatakan salah satu korban selamat tsunami Anyer, Pejabat Kemenpora Edi Nurinda. Dia menjadi korban tsunami Anyer di Tanjung Lesung, Kabupaten Pandeglang, Sabtu (22/12/2018) sekitar jam 21.30 WIB.

Ditemui di lokasi penanganan sementara korban Tsunami Tanjung Lesung, Edi mnuturkan, tusnami terjadi saat rombongan Kemenpora tengah mengadakan gathering. Malam itu pembagian hadiah tengah berlangsung. Namun, acara belum selesai tiba-tiba ombak besar tiba-tiba menerjang rombongan pejabat Kemenpora tersebut.

“Awalnya kita sedang melakukan acara gathering untuk pembagian doorprise tiba-tiba ada suara gemuruh ombak dan kita lari untuk menyelamatkan diri masing-masing. Kita rombongan sebanyak 62 orang,” kata Kepala Pusat Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Keolahragaan Nasional (PPITKON) Edi Nurinda.

Menurut Edi, saat ini rekan dan anak-anaknya belum ditemukan. Sehinga ia belum dapat memastikan apakah rombongan pejabat Kemenpora selamat atau tidak.

“Belum saya enggak tau nasibnya, anak saya satu belum ditemukan atasnama Hafiz tapi yang satunya lagi selamat alhamdulilah, tadi sudah dibawa ke Rumah sakit,” ujarnya.

Gelombang tinggi sekitar 2 meter menerjang kawasan Pantai Tanjung Lesung, Kabupaten Pandeglang, Sabtu malam, 22 Desember 2018, sekitar jam 21.30 WIB. Tujuh orang pengunjung dilaporkan tewas, sementara 40 lainnya luka-luka. Gelombang tinggi tersebut juga merusak kawasan Beach Club dan hotel.

“Sekitar 40 orang luka, 7 orang meninggal dunia, itu baru perhitungan sementara. Karena kondisi di sini gelap susah mencarinya, besok akan kita cari lagi,” kata Camat Panimbang, Suaedi Kurdiatna kepada BantenHits.com di Beach Club. (BantenHits.com)

 

Berita ini sudah ditayangkan di suara.com

Baca Juga: Pengaturan Skor, Komdis PSSI Hukum Berat PSMP Mojokerto Putra & Khrisna Adi

×
Zoomed
TERKINI

Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi industri media digital, perusahaan berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp...

bolatainment | 09:39 WIB

Perusahaan media digital tersebut membukukan laba bersih sebesar Rp1,763 miliar atau meningkat 45,1 persen dibandingkan ...

bolatainment | 19:17 WIB

Salah satu cara menyiapkan dana darurat paling efektif untuk menjaga stabilitas finansial adalah memiliki dana darurat y...

bolatainment | 18:13 WIB

Mudik saat Hari Raya Idul Fitri 2026 tentu menjadi momen yang ditunggu-tunggu untuk berkumpul bersama keluarga....

bolatainment | 08:00 WIB

Ronaldo dan Georgina bertemu pada 2016 di sebuah toko Gucci di Madrid, tempat Georgina bekerja sebagai asisten penjualan...

bolatainment | 08:30 WIB