Boladunia

Spanyol Menang di Kandang Kosovo, Luis Enrique Tak Puas

Tim Matador menang 2-0 di kandang Kosovo.

Husna Rahmayunita

Luis Enrique/Instagram
Luis Enrique/Instagram

Bolatimes.com - Timnas Spanyol meraih kemenangan saat menghadapi Timnas Kosovo dalam Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Eropa, Kamis (9/9/2021) dini hari WIB.

Tim Matador menang 2-0 di kandang Kosovo. Namun, kemenangan ini tak membuat Pelatih Timnas Spanyol, Luis Enrique puas.

Enrique malah mengeluhkan performa anak asuhannya meski meraih kemenangan dalam matchday keenam Grup B Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Eropa.

Dia menilai anak latihnya kesulitan tampil maksimal lantaran jadwal yang tak sesuai. Baginya, laga Spanyol vs Kosovo cukup sulit.

Dalam pertandingan di Fadil Vokrri Stadium, timnas Spanyol mengalahkan Kosovo dengan skor 2-0. Gol-gol La Furia Roja dicetak Pablo Fornals pada menit ke-32, dan Ferran Torres (90').

"Ini seperti melahirkan dengan komplikasi,” kata Luis Enrique setelah pertandingan seperti dikutip dari Football-Espana, Kamis (9/9/2021).

"Permainan seperti ini selalu sulit. September bukanlah bulan terbaik untuk bersaing, ini adalah bulan di mana Anda belum berkompetisi."

"Itu merugikan kami sejak awal, tetapi pada akhirnya kami mengambil tiga poin. Tim sangat setara, sesuatu yang telah kita lihat dengan hasil Yunani dan Swedia."

Kemenangan atas Kosovo sangat berarti untuk Spanyol yang bertekad untuk terus memuncaki klasemen demi lolos otomatis ke Kualifikasi Piala Dunia 2022.

Spanyol yang sempat kalah 1-2 atas Swedia pekan lalu, kini mengoleksi 13 poin dari enam laga.

Kendati begitu, posisi mereka tidak aman lantaran Swedia menguntit di posisi kedua dengan sembilan poin dengan tabungan dua laga lebih banyak.

"[Mengamankan kualifikasi] tergantung pada kami, tetapi kami masih memiliki dua pertandingan untuk lolos ke Piala Dunia," kata Luis Enrique.

"Satu akan melawan Swedia dan kita sudah melihat di Euro 2020 betapa ketatnya pertandingan itu."

"Hanya karena itu tergantung pada kita bukan berarti kita akan mencapainya. Sulit untuk memenangkan dua, tiga atau empat pertandingan berturut-turut," pungkasnya.

(Suara.com/Arief Apriadi).

Berita Terkait

Berita Terkini