Arena

Gelar Indonesia Badminton Festival, PBSI Siapkan Hadiah Puluhan Miliar

Indonesia Badminton Festival (IBF) akan digelar akhir tahun ini di Bali.

Rauhanda Riyantama

Pasangan ganda putra Indonesia, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan, menjuarai BWF World Tour Finals (WTF) 2019, Minggu (15/12) malam WIB. [Humas PBSI]
Pasangan ganda putra Indonesia, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan, menjuarai BWF World Tour Finals (WTF) 2019, Minggu (15/12) malam WIB. [Humas PBSI]

Bolatimes.com - PBSI akan menggelar turnamen bulu tangkis internasional bertajuk Indonesia Badminton Festival (IBF) 2021 di Nusa Dua, Bali. Hadiah yang disiapkan pun tak main-main, nilainya mencapai lebih dari Rp 40 miliar.

IBF 2021 merupakan agenda bulutangkis internasional yang diisi dengan pelaksanaan tiga turnamen papan atas, yaitu Indonesia Masters (Super 750) pada 16-21 November, Indonesia Open (Super 1000) pada 23-28 November, dan ditutup dengan BWF World Tour Finals pada 1-5 Desember.

PBSI menyebutkan, total hadiah yang akan diberikan mencapai Rp 40 miliar lebih. Rinciannya, Indonesia Masters Rp 8,5 miliar, Indonesia Open Rp12 miliar, dan BWF World Tour Finals berhadiah total Rp21,2 miliar.

''Ketiga ajang ini adalah Indonesia Masters pada 16-21 November, Indonesia Open 23-28 November, dan ditutup dengan BWF World Tour Finals 1-5 Desember. Ajang ini berkonsep gelembung di Nusa Dua," kata Ketua Umum PBSI, Agung Firman Sampurna dalam konferensi pers virtual di Bali, Jumat (29/10/2021), dilansir dari Antara.

Meski turnamen tersebut suda di depan mata, PBSI mengaku belum menentukan target gelar dari ajang Indonesia Masters 2021. Agung menjelaskan hal ini karena karena belum selesainya proses evaluasi dari atlet yang masih bertanding di Eropa sejak Piala Sudirman hingga French Open.

"Untuk Indonesia Masters kami tidak memastikan target karena masih menunggu hasil evaluasi dan kondisi sejumlah atlet Pelatnas PBSI," kata Agung.

PBSI menaruh perhatian tinggi pada kondisi fisik atlet-atletnya karena akan berdampak pada target Indonesia di Indonesia Masters.

Sebelum menentukan keputusan finalnya, PBSI masih membutuhkan pengamatan mendalam dan menunggu semua atlet dan pelatih kembali ke Indonesia untuk melakukan penilaian.

"Jadi untuk sekarang kami belum bicara target karena menunggu hasil evaluasi. Nanti semua akan dikumpulkan, sementara atletnya belum pulang dari Eropa," Agung menjelaskan.

Meski evaluasi masih berjalan, namun sejumlah atlet yang dijadwalkan turun di Indonesia Masters sudah berkomitmen untuk ikut bertanding dengan maksimal.

Termasuk Anthony Sinisuka Ginting dan Jonatan Christie dari sektor tunggal putra yang mengalami cedera pinggang di Denmark Open, menuturkan kesiapannya untuk memeriahkan persaingan di Indonesia Badminton Festival (IBF) di Bali.

"Semua atlet, termasuk Ginting dan Jojo, punya komitmen untuk ikut berlaga di Bali. Kami tidak ingin sukses dalam hal penyelenggaraan, tapi juga sukses di prestasi,'' ujarnya.

''Apalagi kita baru merayakan kesuksesan kemenangan Piala Thomas dan beberapa turnamen Eropa, ini jadi dorongan semangat kami untuk tampil positif," pungkas Agung Firman Sampurna.

Berita Terkait

Berita Terkini