🏆 FIFA World Cup 2026
First Stage · Group J Wednesday 17 June 2026
📍 San Francisco Bay Area Stadium, San Francisco Bay Area
Austria 3
Jordan 1
First Stage · Group K Wednesday 17 June 2026
📍 Houston Stadium, Houston
Portugal 1
Congo DR 1
First Stage · Group J Wednesday 17 June 2026
📍 Kansas City Stadium, Kansas City
Argentina 3
Algeria 0
First Stage · Group L Wednesday 17 June 2026
📍 Dallas Stadium, Dallas
England 4
Croatia 2
First Stage · Group L Wednesday 17 June 2026
📍 Toronto Stadium, Toronto
Ghana 1
Panama 0
First Stage · Group I Tuesday 16 June 2026
📍 New York/New Jersey Stadium, New Jersey
France 3
Senegal 1
First Stage · Group G Tuesday 16 June 2026
📍 Los Angeles Stadium, Los Angeles
IR Iran 2
New Zealand 2
First Stage · Group I Tuesday 16 June 2026
📍 Boston Stadium, Boston
Iraq 1
Norway 4
First Stage · Group G Monday 15 June 2026
📍 Seattle Stadium, Seattle
Belgium 1
Egypt 1
First Stage · Group H Monday 15 June 2026
📍 Miami Stadium, Miami
Saudi Arabia 1
Uruguay 1
First Stage · Group H Monday 15 June 2026
📍 Atlanta Stadium, Atlanta
Spain 0
Cabo Verde 0
First Stage · Group F Monday 15 June 2026
📍 Monterrey Stadium, Monterrey
Sweden 5
Tunisia 1
First Stage · Group D Sunday 14 June 2026
📍 BC Place Vancouver, Vancouver
Australia 2
Türkiye 0
First Stage · Group E Sunday 14 June 2026
📍 Houston Stadium, Houston
Germany 7
Curaçao 1
First Stage · Group C Sunday 14 June 2026
📍 Boston Stadium, Boston
Haiti 0
Scotland 1
First Stage · Group F Sunday 14 June 2026
📍 Dallas Stadium, Dallas
Netherlands 2
Japan 2
First Stage · Group E Sunday 14 June 2026
📍 Philadelphia Stadium, Philadelphia
Côte d'Ivoire 1
Ecuador 0
First Stage · Group B Saturday 13 June 2026
📍 San Francisco Bay Area Stadium, San Francisco Bay Area
Qatar 1
Switzerland 1
First Stage · Group D Saturday 13 June 2026
📍 Los Angeles Stadium, Los Angeles
USA 4
Paraguay 1
First Stage · Group C Saturday 13 June 2026
📍 New York/New Jersey Stadium, New Jersey
Brazil 1
Morocco 1
First Stage · Group A Friday 12 June 2026
📍 Guadalajara Stadium, Guadalajara
Korea Republic 2
Czechia 1
First Stage · Group B Friday 12 June 2026
📍 Toronto Stadium, Toronto
Canada 1
Bosnia and Herzegovina 1
First Stage · Group A Thursday 11 June 2026
📍 Mexico City Stadium, Mexico City
Mexico 2
South Africa 0

7 Teknologi Canggih yang Digunakan di Olimpiade Tokyo 2020

Olimpiade Tokyo 2020 berlangsung dengan dukungan teknologi canggih.

Rauhanda Riyantama | BolaTimes.com
Senin, 09 Agustus 2021 | 08:16 WIB
Logo Olimpiade Tokyo 2020. (CHARLY TRIBALLEAU / AFP)

Logo Olimpiade Tokyo 2020. (CHARLY TRIBALLEAU / AFP)

Bolatimes.com - Olimpiade Tokyo 2020 berlangsung lancar meski digelar di tengah pandemi Covid-19. Menariknya, Jepang selaku tuan rumah turut menggunakan sejumlah teknologi canggih untuk memeriahkan acara.

Olimpiade Tokyo menggunakan banyak inovasi teknologi canggih yang dipakai untuk membuat pertandingan menjadi makin seru untuk ditonton.

Disadur dari YourSay, Tim OBS (Olympic Broadcasting Services) bisa memanfaatkan teknologi tersebut agar pemirsa dapat merasakan pengalaman pertandingan yang lebih seru dan akurat.

Beberapa teknologi tersebut dipasang di berbagai pertandingan olahraga seperti basket, bola voli, bersepeda hingga renang.

Berikut ini 7 teknologi canggih di Olimpiade Tokyo 2020.

1. Multi-Camera REPLAY systems

Olimpiade Tokyo. (Pixabay)
Olimpiade Tokyo. (Pixabay)

Multi-Camera Replay Systems atau sistem kamera siaran ulang adalah teknologi ini didukung oleh banyak kemera 4K berkecepatan tinggi yang mampu menayangkan pertandingan, dari berbagai sudut.

Bahkan di tempat tertentu, biasanya ditempatkan 60 sampai 80 kamera 4K untuk menghasilkan tayangan yang lebih maksimal.

Selain itu video pertandingan juga dapat diputar ulang.

Kamera ini juga dapat berputar 360 derajat ketika video diputar, sehingga mirip dengan efek dalam film Matrix.

Baca Juga: Dikeremuni Fans, Intip Momen Terakhir Lionel Messi Tinggalkan Camp Nou

Teknologi Multi-Camera Replay Systems digunakan dalam olahraga Bola Basket 3×3, Senam, Atletik Lintasan & Lapangan, BMX, , Sepak Bola Wanita, Skateboard, dan Panjat Tebing.

2. Teknologi 2D Image Tracking

Skuad Amerika Serikat melakukan selebrasi usai cetak gol kedua lawan Australia di pertandingan perebutan medali perunggu Olimpiade Tokyo 2020 yang digelar di Ibaraki Kashima Stadium, Ibaraki, Jepang, Kamis (5/8/2021). ANTARA/REUTERS/Edgar Su
Skuad Amerika Serikat melakukan selebrasi usai cetak gol kedua lawan Australia di pertandingan perebutan medali perunggu Olimpiade Tokyo 2020 yang digelar di Ibaraki Kashima Stadium, Ibaraki, Jepang, Kamis (5/8/2021). ANTARA/REUTERS/Edgar Su

Teknologi ini hadir menggantikan peran GPS untuk melacak posisi atlet.

Dengan 2D Image Tracking, pelacakan atlet ditentukan oleh gerakan atlet di pertandingan.

2D Image Tracking didukung oleh kamera yang mengikuti pergerakan atlet selama pertandingan.

Nantinya hasil gambar akan masuk ke dalam sistem komputer, untuk kemudian akan dibuat keterangan mengenai identitas, kecepatan dan jarak atlet di arena.

Tampilan label keterangan tersebut akan muncul di siaran pertandingan, dan akan mengikuti pergerakan atlet.

Teknologi ini hadir di olahraga Marathon, Sepeda, Dayung, Renang dan Triathlon.

3. 3D Athlete Tracking (3DAT)

Para pemain Timnas Brasil berselebrasi saat melawan Spanyol dalam laga final sepak bola Olimpiade Tokyo, 7 Agustus 2021. (REUTERS/Stoyan Nenov)
Para pemain Timnas Brasil berselebrasi saat melawan Spanyol dalam laga final sepak bola Olimpiade Tokyo, 7 Agustus 2021. (REUTERS/Stoyan Nenov)

3DAT adalah teknologi dengan menggunakan 4 kamera pan-tilt yang dipasang di stadion sebagai venue dalam pertandingan olimpiade, yang berfungsi untuk merekam pergerakan atlet.

Hasil dari kamera kemudian akan masuk ke dalam komputer milik OBS, dan dianalisa lewat teknologi kecerdasan buatan.

Kemudian data kecepatan atlet akan ditampilkan dalam siaran pertandingan.

Adapun proses pengumpulan data dan analisa data sangat cepat, sehingga pemirsa bisa segera mendapatkan info mengenai nama atlet dan kecepatannya.

Di Olimpiade Tokyo, 3DAT hadir di cabang olahraga Atletik 100 meter, 200 meter, Relay 4×100 meter dan lain sebagainya.

4. Biometric Data Display

Simone Biles tanding di final balok keseimbangan Olimpiade Tokyo 2020,Selasa (3/8/2021). (Instagram/@usagym)
Simone Biles tanding di final balok keseimbangan Olimpiade Tokyo 2020,Selasa (3/8/2021). (Instagram/@usagym)

Teknologi ini hanya hadir di cabang olahraga Panahan. Biometric Data Display didukung oleh 4 kamera yang ditempatkan sekitar 12 meter dari posisi atlet.

Kamera akan fokus pada wajah, para atlet yang akan memanah.

Data dari kamera tersebut akan masuk ke dalam sistem untuk dianalisa mengenai detak jantung atlet.

Nantinya hasil analisa tersebut akan disajikan dalam pertandingan sehingga penonton tahu mengenai detak jantung pemanah saat pertandingan.

5. TrueView 360 video

INFOGRAFIS: Pencapaian Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020
INFOGRAFIS: Pencapaian Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020

Teknologi ini dibuat oleh Intel yang didukung oleh 35 kamera 4K yang berada di atas Arena. Tujuannya untuk merekam pertandingan dengan teknik video volumetrik.

Hasil video akan masuk ke dalam sistem TrueView 360 video, dan diolah menjadi tayangan ulang 360 derajat, dan angle-angle menarik di dalam pertandingan.

6. Virtual 3D Graphics

Sprinter putri Indonesia, Alvin Tehupeiory (tengah) tampil di Olimpiade Tokyo, Jumat (30/7/2021). [Giuseppe CACACE / AFP]
Sprinter putri Indonesia, Alvin Tehupeiory (tengah) tampil di Olimpiade Tokyo, Jumat (30/7/2021). [Giuseppe CACACE / AFP]

Sebagai olahraga baru, panitia pun menghadirkan teknologi Virtual 3D Graphics untuk memberikan pengalaman terbaik saat menonton pertandingan panjat tebing.

Virtual 3D Graphics adalah teknologi yang mampu membuat representasi 3D, dari pegangan dan dinding panjat.

Representasi 3D ini digunakan untuk menganalisis mengenai sudut dan pegangan dinding yang disentuh oleh atlet.

Selanjutnya untuk memperlihatkan data tersebut kepada pemirsa, terdapat teknologi Augmented Reality (AR), untuk memberikan data secara langsung mengenai pegangan, sudut dinding dan rute yang dilalui oleh atlet ketika memanjat. Dengan begitu penonton dapat dengan jelas mendapatkan data performa atlet dengan lebih akurat.

7. Olympic Robot

Tato Cincin Olimpiade Tokyo terlihat di kaki atlet Yunani Rafalia Spanoudaki-Chatziriga sebelum babak penyisihan 100 meter putri selama Olimpiade Tokyo 2020 di Stadion Olimpiade,Tokyo, pada (30/7/2021). [Ben STANSALL / AFP]
Tato Cincin Olimpiade Tokyo terlihat di kaki atlet Yunani Rafalia Spanoudaki-Chatziriga sebelum babak penyisihan 100 meter putri selama Olimpiade Tokyo 2020 di Stadion Olimpiade,Tokyo, pada (30/7/2021). [Ben STANSALL / AFP]

Olimpiade Tokyo 2020 juga mengumumkan telah menggunakan robot dalam berbagai acara di Olimpiade 2020. Akan ada robot maskot, Miraitowa dan Someity, yang awalnya akan menyambut penonton, tetapi sekarang akan disediakan untuk atlet, karena penonton tidak diperbolehkan. Ada juga robot canggih seperti robot pengambil bola, pelayan para kontingen dan penyelenggara serta robot canggih lainnya.

Ketujuh teknologi di Olimpiade Tokyo 2020, membuktikan bahwa teknologi dapat membuat pertandingan olahraga menjadi semakin seru dan lebih akurat dalam menentukan poin pertandingan. Hal ini tentu akan sangat bermanfaat untuk menghindari kekeliruan saat pertandingan.

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Pabrikan otomotif asal Vietnam ini memilih strategi jangka panjang yang membangun kepercayaan, bukan sekadar memangkas harga.

arena | 10:14 WIB

Bagi pemula, push rank sering kali terasa menantang karena harus berhadapan dengan pemain yang lebih berpengalaman.

arena | 10:40 WIB

Perubahan aturan di olahraga padel tengah disuarakan oleh para pemain.

arena | 18:33 WIB

Tapi kamu jangan ngaku anak Padel, kalau belum tahu kosakata unik dalam Padel.

arena | 14:49 WIB

Jin Sasaki mengalami kehilangan ingatan enam minggu terakhir usai kalah KO dalam laga perebutan gelar juara dunia WBO kelas welter

arena | 13:01 WIB

Sosok yang juga Manajer Timnas Putri Indonesia itu terpilih secara aklamasi dalam Konges Biasa di Hotel Megaland, Solo, Minggu (22/12/2024).

arena | 14:06 WIB

Workshop kolaborasi Suara.com dan UAJY di 3 kota sukses digelar dengan diikuti 150 lebih digital creator

arena | 17:26 WIB

"Laba kotor Perseroan juga meningkat 30 persen yang mencapai Rp 22,22 miliar dibandingkan tahun lalu yang sebesar Rp 17,8 miliar."

arena | 10:56 WIB

Pebalap MotoGP dari tim Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo tak ingin mengendurkan semangatnya untuk balapan di MotoGP Spanyol akhir pekan ini.

arena | 18:49 WIB