Liga italia 8 November 2026
Parma 1
Bologna 2
Liga inggris 8 November 2026
Nottingham Forest 3
Man City 1
Liga jerman 8 November 2026
VfB Stuttgart 1
Werder Bremen 0
Liga spanyol 8 November 2026
Osasuna 1
Athletic Club 1
Liga italia 8 November 2026
AS Roma 3
Sassuolo 0
Liga prancis 8 November 2026
PSG 1
Troyes 0
Liga spanyol 8 November 2026
Valencia 0
Real Madrid 3
Liga jerman 7 November 2026
Hamburger SV 3
Borussia Monchengladbach 1
Liga italia 7 November 2026
Venezia 2
Udinese 1
Liga prancis 7 November 2026
Toulouse 3
Strasbourg 1
Liga inggris 7 November 2026
Everton 3
Coventry 1
Liga spanyol 7 November 2026
Sevilla 0
Alaves 0
Liga indonesia 7 November 2026
Borneo FC 1
PSM Makassar 1
Liga indonesia 7 November 2026
Persijap 1
Garudayaksa 2
Liga indonesia 7 November 2026
Persija 1
Persebaya Surabaya 0
Liga indonesia 7 November 2026
Persita 0
Isenmulang FC 1
Liga inggris 7 November 2026
Leeds United 1
Tottenham 0
Liga spanyol 7 November 2026
Malaga 1
Racing Santander 2
Liga italia 7 November 2026
Torino 1
Lecce 1
Liga italia 7 November 2026
Cagliari 1
Frosinone 0
Liga jerman 7 November 2026
SC Paderborn 07 2
Eintracht Frankfurt 2
Liga jerman 7 November 2026
RB Leipzig 5
FC Augsburg 2
Liga jerman 7 November 2026
Borussia Dortmund 2
SV Elversberg 1
Liga jerman 7 November 2026
FSV Mainz 05 1
Bayern Munchen 2
Liga inggris 7 November 2026
Arsenal 1
Hull City 0
Liga inggris 7 November 2026
Fulham 1
Newcastle 1
Liga spanyol 7 November 2026
Espanyol 0
Deportivo La Coruna 0
Liga prancis 7 November 2026
Auxerre 0
Paris FC 1
Liga indonesia 6 November 2026
PSIM Yogyakarta 1
Dewa United 2
Liga indonesia 6 November 2026
Madura United 3
Arema FC 0
Liga champions 5 November 2026
Fenerbahce 3
Liverpool 2
Liga champions 5 November 2026
AEK Athens FC 2
Real Madrid 3
Liga champions 5 November 2026
Viking 4
Sabah FA 1
Liga champions 5 November 2026
Slavia Praha 1
Arsenal 2
Liga champions 5 November 2026
FC Porto 4
Napoli 1
Liga champions 5 November 2026
PSV Eindhoven 1
Club Brugge KV 2
Liga champions 5 November 2026
RB Leipzig 2
Man City 3
Liga champions 5 November 2026
Borussia Dortmund 2
Real Betis 1
Liga champions 5 November 2026
Lens 1
Como 9
Liga champions 4 November 2026
Galatasaray 2
VfB Stuttgart 0
Liga champions 4 November 2026
Shakhtar Donetsk 0
Sporting CP 1
Liga champions 4 November 2026
Lask Linz 4
Slovan Bratislava 0
Liga champions 4 November 2026
Villarreal 0
PSG 6
Liga champions 4 November 2026
Atletico Madrid 0
Bayern Munchen 2
Liga champions 4 November 2026
Barcelona 3
Aston Villa 0
Liga champions 4 November 2026
Bodo/Glimt 0
Lille 0
Liga champions 4 November 2026
Feyenoord 0
Inter Milan 3
Liga champions 4 November 2026
Man United 3
AS Roma 2
Liga italia 3 November 2026
Sassuolo 2
Fiorentina 4
Liga italia 3 November 2026
Atalanta 0
Parma 3
Liga prancis 3 November 2026
Lorient 0
Brest 2
Liga inggris 3 November 2026
Newcastle 0
Everton 1
Liga spanyol 3 November 2026
Deportivo La Coruna 2
Osasuna 1
Liga italia 2 November 2026
Lecce 1
Genoa 2
Liga spanyol 2 November 2026
Elche 0
Valencia 1
Liga italia 2 November 2026
Juventus 2
Napoli 0
Liga prancis 2 November 2026
Marseille 2
Toulouse 0
Liga spanyol 2 November 2026
Athletic Club 2
Real Sociedad 1

Kronologi Terbitnya Artikel Iwan Bule Si Paling Tokoh Utama di Situs Resmi PSSI

Iwan Bule si paling bertokoh

Irwan Febri BolaTimes.com
Jum'at, 10 Juni 2022 | 14:05 WIB
Kronologi Terbitnya Artikel Iwan Bule Si Paling Tokoh Utama di Situs Resmi PSSI

Kronologi Terbitnya Artikel Iwan Bule Si Paling Tokoh Utama di Situs Resmi PSSI

bolatimes.com - Sebuah artikel yang diunggah oleh PSSI melalui laman resminya yang berjudul ‘Pecahnya Rekor 42 Tahun’ menuai kontroversi dan sorotan masyarakat.

Pasalnya, artikel yang diunggah PSSI pada Kamis (9/6/2022) itu mengajukan sejumlah klaim yang dianggap masyarakat sangat tak berdasar.

Salah satunya ialah menyebut bahwa Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, alias Iwan Bule, menjadi salah satu alasan utama di balik kemenangan timnas Indonesia atas Kuwait.

Tulisan itu memang mengajukan klaim bahwa Iwan Bule menjadi tokoh utama di balik keberhasilan skuad Merah Putih menang dengan skor 2-1 tersebut.

Awalnya, timnas Kuwait sempat unggul terlebih dahulu lewat tandukan Yousef Nasser (40’). Namun, timnas Indonesia mampu membalas lewat penalti Marc Klok (44’) dan gol Rachmat Irianto (47’).

Sesuai dengan judulnya, yakni ‘Pecahnya Rekor 42 Tahun’, tiga paragraf awal tulisan tersebut memang menyajikan sejarah timnas Indonesia atas Kuwait yang terakhir kali menang pada tahun 1980 atau 42 tahun silam.

Namun, saat mulai menuju beberapa paragraf berikutnya, sosok yang lebih banyak diulas dari tulisan ini adalah sosok Mochamad Iriawan alias Iwan Bule.

Aspek inilah yang menuai kontroversi di media sosial. Publik digegerkan dengan klaim sepihak pada tulisan tersebut yang dianggap menihilkan perjuangan tim asuhan Shin Tae-yong.

Jawaban PSSI soal Artikel Iwan Bule

Dari jawaban yang diberikan PSSI, ternyata tulisan tersebut merupakan opini pihak luar PSSI. Sekjen PSSI, Yunus Nusi, mengatakan, tulisan tersebut tak mencerminkan sikap PSSI maupun Iwan Bule dalam memandang kemenangan timnas Indonesia atas Kuwait.

Baca Juga: Profil Abdul Ghafour, Kiper Kuwait yang Merasa Dipermalukan Timnas Indonesia

Awalnya, tulisan ini muncul ketika salah seorang wartawan membagikan tulisannya di forum jurnalis peliput sepak bola Indonesia yang tayang di salah satu media olahraga sekitar pukul 11.00 WIB.

Tulisan awalnya berjudul ‘Prestasi Iwan Bule & Pecahnya ‘Rekor’ 42 Tahun’. Tak lama setelah tulisan itu dibagikan, PSSI ikut menayangkan tulisan yang mirip di laman resminya.

“Itu tulisan wartawan senior. Silakan dicek lagi di web PSSI ya,” kata Sekjen PSSI, Yunus Nusi, dikutip dari DetikSport, sembari menyebut salah satu nama wartawan senior yang dimaksud.

Kedua tulisan tersebut hanya berbeda bagian judulnya. Secara keseluruhan, isi tulisan tak ada bedanya dan hanya menyanjung Iwan Bule sebagai sosok penting di balik kemenangan timnas Indonesia atas Kuwait.

Awalnya, tulisan tersebut dimuat tanpa memberikan kredit khusus kepada wartawan senior yang menulis opininya tersebut.

Namun, setelah muncul kegaduhan di kalangan publik, PSSI baru menambahkan nama dan identitas penulis tulisan tersebut di laman resminya.

“Saya suruh cabut (take-down) artikelnya. Karena Ketum PSSI tidak pernah mengklaim seperti itu,” kata Yunus Nusi.

“Kemenangan ini didapat karena semangat juang anak-anak timnas yang tadi malam memenangkan laga melawan Kuwait,” ia menambahkan.

Kontributor: Muh Adif Setiawan

×
Zoomed
TERKINI

Bek Timnas Indonesia Mees Hilgers masih menunda debutnya di SC Heerenveen. Simak alasan kebugaran dan ritme tanding sang...

bolaindonesia | 13:09 WIB

Mees Hilgers resmi bergabung dengan SC Heerenveen. Simak peluangnya kembali membela Timnas Indonesia di bawah arahan pel...

bolaindonesia | 07:00 WIB

Wasit asing tidak lagi rutin bertugas di Super League 2026/2027. Simak alasan PSSI di balik pembatasan penugasan pengadi...

bolaindonesia | 13:36 WIB

Pekan pembuka BRI Super League 2025/26 menyajikan kejutan dari kiper Persik Kediri, Leo Navacchio, yang dinobatkan sebag...

bolaindonesia | 23:16 WIB

Kiper andalan PSM Makassar, Reza Arya Pratama, baru saja mengukir rekor pribadi yang membanggakan....

bolaindonesia | 22:05 WIB