Liga italia 25 Oktober 2026
Lazio 2
Parma 1
Liga prancis 25 Oktober 2026
Lens 2
Paris FC 1
Liga spanyol 25 Oktober 2026
Atletico Madrid 1
Deportivo La Coruna 0
Liga jerman 24 Oktober 2026
VfB Stuttgart 2
Borussia Monchengladbach 3
Liga italia 24 Oktober 2026
Torino 3
Monza 2
Liga prancis 24 Oktober 2026
Brest 1
Nice 2
Liga inggris 24 Oktober 2026
Ipswich 1
Nottingham Forest 1
Liga spanyol 24 Oktober 2026
Alaves 1
Malaga 1
Liga indonesia 24 Oktober 2026
Isenmulang FC 0
PSIM Yogyakarta 0
Liga inggris 24 Oktober 2026
Aston Villa 2
Man City 1
Liga indonesia 24 Oktober 2026
Persijap 1
Java United 1
Liga spanyol 24 Oktober 2026
Rayo Vallecano 0
Elche 3
Liga italia 24 Oktober 2026
Como 2
Sassuolo 0
Liga italia 24 Oktober 2026
Cagliari 0
Bologna 2
Liga jerman 24 Oktober 2026
FC Koln 0
FC Schalke 04 0
Liga jerman 24 Oktober 2026
SC Paderborn 07 1
Hamburger SV 0
Liga jerman 24 Oktober 2026
RB Leipzig 4
SV Elversberg 0
Liga jerman 24 Oktober 2026
FC Augsburg 1
Union Berlin 1
Liga jerman 24 Oktober 2026
FSV Mainz 05 2
Werder Bremen 3
Liga inggris 24 Oktober 2026
Coventry 0
Fulham 1
Liga inggris 24 Oktober 2026
Arsenal 2
Everton 0
Liga spanyol 24 Oktober 2026
Racing Santander 2
Espanyol 1
Liga italia 24 Oktober 2026
Napoli 3
AS Roma 3
Liga inggris 24 Oktober 2026
Chelsea 0
Tottenham 2
Liga jerman 24 Oktober 2026
Borussia Dortmund 1
Eintracht Frankfurt 0
Liga spanyol 24 Oktober 2026
Valencia 1
Villarreal 2
Liga spanyol 22 Oktober 2026
Levante 3
Athletic Club 1
Liga champions 22 Oktober 2026
Club Brugge KV 3
Lens 0
Liga champions 22 Oktober 2026
Real Betis 1
Feyenoord 0
Liga champions 22 Oktober 2026
Real Madrid 4
RB Leipzig 1
Liga champions 22 Oktober 2026
Inter Milan 1
Shakhtar Donetsk 0
Liga champions 22 Oktober 2026
Sporting CP 2
Lask Linz 3
Liga champions 22 Oktober 2026
Bayern Munchen 2
Arsenal 2
Liga champions 22 Oktober 2026
Aston Villa 3
Viking 1
Liga indonesia 22 Oktober 2026
Persik Kediri 2
PSS Sleman 1
Liga indonesia 22 Oktober 2026
PSM Makassar 1
Persebaya Surabaya 0
Liga indonesia 22 Oktober 2026
Madura United 1
Persib Bandung 0
Liga champions 21 Oktober 2026
AS Roma 4
Slovan Bratislava 0
Liga champions 21 Oktober 2026
Napoli 4
Bodo/Glimt 3
Liga champions 21 Oktober 2026
FC Porto 0
PSV Eindhoven 1
Liga champions 21 Oktober 2026
VfB Stuttgart 1
Atletico Madrid 1
Liga champions 21 Oktober 2026
PSG 4
Barcelona 2
Liga champions 21 Oktober 2026
Man City 5
AEK Athens FC 1
Liga champions 21 Oktober 2026
Liverpool 4
Villarreal 3
Liga indonesia 21 Oktober 2026
Bali United 5
Garudayaksa 0
Liga indonesia 21 Oktober 2026
Persija 5
Arema FC 1
Liga champions 21 Oktober 2026
Como 4
Man United 1
Liga champions 21 Oktober 2026
Lille 2
Galatasaray 4
Liga italia 20 Oktober 2026
Parma 0
Torino 3
Liga inggris 20 Oktober 2026
Tottenham 3
Coventry 1
Liga spanyol 20 Oktober 2026
Getafe 1
Rayo Vallecano 1
Liga indonesia 20 Oktober 2026
Isenmulang FC 1
Java United 1
Liga indonesia 20 Oktober 2026
Dewa United 2
Persijap 0
Liga indonesia 20 Oktober 2026
Bhayangkara FC 1
PSIM Yogyakarta 0
Liga champions 20 Oktober 2026
Sabah FA 1
Borussia Dortmund 2
Liga champions 20 Oktober 2026
Fenerbahce 2
Slavia Praha 2
Liga italia 19 Oktober 2026
Juventus 0
Lazio 3
Liga prancis 19 Oktober 2026
Lyon 2
Nice 1
Liga spanyol 19 Oktober 2026
Real Madrid 4
Sevilla 1
Liga italia 19 Oktober 2026
Monza 4
Cagliari 0

Lizarazu Sebut Teknologi VAR Seperti Seks Tanpa Kenikmatan

Mantan penggawa Timnas Prancis, Lizarazu analogikan penggunaan teknologi VAR seperti seks tanpa kenikmatan

Galih Priatmojo BolaTimes.com
Kamis, 06 September 2018 | 12:07 WIB
Lizarazu Sebut Teknologi VAR Seperti Seks Tanpa Kenikmatan

Lizarazu Sebut Teknologi VAR Seperti Seks Tanpa Kenikmatan

bolatimes.com - Ketika Liga Primer Inggris tengah bersiap melakukan uji coba penggunaan teknologi Video Assistant Referee (VAR), kompetisi sepakbola Prancis tampaknya sudah mulai intens menerapkan.

Namun seperti yang dikeluhkan beberapa pengamat dan kontestan Piala Dunia 2018 lalu, nyatanya teknologi VAR masih punya kekurangan. VAR bahkan disamakan seperti seks tanpa kenikmatan.

Analogi tersebut dilontarkan oleh mantan pesepakbola internasional Prancis, Bixente Lizarazu setelah Paris Saint-Germain mengalahkan Monaco 3-0 di final Coupe de la Ligue beberapa waktu lalu.

Beberapa kali VAR dipergunakan di laga tersebut. Salah satunya ketika wasit harus berkonsultasi dengan layar VAR untuk kemudian menganulir gol Radamel Falcao saat timnya sedang ketinggalan 0-2.

''VAR itu mirip-mirip dengan seks tanpa kenikmatan. Pada momen terbaik Anda disuruh berhenti, itu yang saya rasakan di stadion,'' kata Lizarazu seperti dikutip dari Soccerway.

''Fan Monaco sedang girang dengan gol Falcao, amat gembira, dan kemudian kita mesti menghentikan semua. Itu bikin frustrasi, buruk. Fan tidak berpartisipasi, seperti mereka jadi tidak penting. Fan ingin ikut serta dalam kejadiannya, tapi tak bisa,'' ungkapnya.

''Kita harus bisa menggunakan video dengan lebih baik. Mestinya (apa yang dilihat wasit dalam video) dijelaskan ke semua orang, di stadion dan televisi. Kita semua kan turut serta dalam kejadian yang sama,'' tambahnya.

Dalam karier sepakbolanya, Lizarazu kondang sebagai pemain Bordeaux dan Bayern Munich. Pria 48 tahun yang punya 97 caps untuk timnas Prancis itu juga pernah membela klub Athletic Bilbao dan Marseille.

 

Baca Juga: Bek Napoli Tak Yakin Ronaldo Mampu Cetak 40 Gol di Serie A

×
Zoomed
TERKINI

MLSC 2026/2027 berekspansi ke tiga kota baru demi menjaring talenta muda pesepak bola putri Indonesia menuju ajang Piala...

boladunia | 15:11 WIB

Simak profil lengkap skuat Timor Leste yang akan menantang Timnas Indonesia di Piala AFF 2026. Tim ini diperkuat paduan ...

boladunia | 12:49 WIB

Kapan pertandingan Piala Super Eropa 2025 akan digelar?...

boladunia | 22:40 WIB

Bagi Rafael, kebiasaan ini terasa mengganggu....

boladunia | 22:16 WIB

Ronaldinho, yang bermain untuk Barcelona antara 2003 hingga 2008, memang fenomena....

boladunia | 21:14 WIB