Liga italia 28 Oktober 2026
Sassuolo 2
Lazio 6
Liga italia 28 Oktober 2026
Torino 1
Como 3
Liga italia 28 Oktober 2026
AS Roma 4
Cagliari 2
Liga prancis 27 Oktober 2026
PSG 2
Lyon 0
Liga spanyol 27 Oktober 2026
Sevilla 2
Osasuna 0
Liga indonesia 27 Oktober 2026
PSS Sleman 1
Borneo FC 2
Liga italia 26 Oktober 2026
Lecce 0
Juventus 2
Liga spanyol 26 Oktober 2026
Real Sociedad 2
Levante 1
Liga italia 26 Oktober 2026
Udinese 0
AC Milan 2
Liga spanyol 26 Oktober 2026
Barcelona 1
Real Madrid 2
Liga indonesia 26 Oktober 2026
Persija 2
Persik Kediri 1
Liga indonesia 26 Oktober 2026
Persebaya Surabaya 3
Madura United 1
Liga indonesia 26 Oktober 2026
Bhayangkara FC 0
PSM Makassar 0
Liga italia 25 Oktober 2026
Lazio 2
Parma 1
Liga prancis 25 Oktober 2026
Lens 2
Paris FC 1
Liga spanyol 25 Oktober 2026
Atletico Madrid 1
Deportivo La Coruna 0
Liga indonesia 25 Oktober 2026
Persita 1
Bali United 1
Liga indonesia 25 Oktober 2026
Arema FC 4
Dewa United 0
Liga italia 25 Oktober 2026
Inter Milan 2
Fiorentina 1
Liga indonesia 25 Oktober 2026
Garudayaksa 1
Persib Bandung 2
Liga spanyol 25 Oktober 2026
Athletic Club 4
Getafe 0
Liga inggris 25 Oktober 2026
Hull City 1
Brentford 1
Liga inggris 25 Oktober 2026
Crystal Palace 0
Newcastle 2
Liga inggris 25 Oktober 2026
Liverpool 2
Brighton 0
Liga inggris 25 Oktober 2026
Man United 0
Bournemouth 3
Liga italia 25 Oktober 2026
Atalanta 4
Frosinone 4
Liga italia 25 Oktober 2026
Genoa 1
Venezia 0
Liga prancis 25 Oktober 2026
AS Monaco 1
Lille 1
Liga jerman 25 Oktober 2026
Hoffenheim 3
Bayer Leverkusen 0
Liga spanyol 25 Oktober 2026
Celta Vigo 0
Real Betis 0
Liga prancis 25 Oktober 2026
Auxerre 1
Le Mans 1
Liga prancis 25 Oktober 2026
Rennes 3
Strasbourg 0
Liga prancis 25 Oktober 2026
Marseille 4
LE Havre 3
Liga prancis 25 Oktober 2026
Angers 0
Lorient 0
Liga inggris 25 Oktober 2026
Sunderland 0
Leeds United 0
Liga jerman 25 Oktober 2026
SC Freiburg 1
Bayern Munchen 3
Liga jerman 24 Oktober 2026
VfB Stuttgart 2
Borussia Monchengladbach 3
Liga italia 24 Oktober 2026
Torino 3
Monza 2
Liga prancis 24 Oktober 2026
Brest 1
Nice 2
Liga inggris 24 Oktober 2026
Ipswich 1
Nottingham Forest 1
Liga spanyol 24 Oktober 2026
Alaves 1
Malaga 1
Liga indonesia 24 Oktober 2026
Isenmulang FC 0
PSIM Yogyakarta 0
Liga inggris 24 Oktober 2026
Aston Villa 2
Man City 1
Liga indonesia 24 Oktober 2026
Persijap 1
Java United 1
Liga spanyol 24 Oktober 2026
Rayo Vallecano 0
Elche 3
Liga italia 24 Oktober 2026
Como 2
Sassuolo 0
Liga italia 24 Oktober 2026
Cagliari 0
Bologna 2
Liga jerman 24 Oktober 2026
FC Koln 0
FC Schalke 04 0
Liga jerman 24 Oktober 2026
SC Paderborn 07 1
Hamburger SV 0
Liga jerman 24 Oktober 2026
RB Leipzig 4
SV Elversberg 0
Liga jerman 24 Oktober 2026
FC Augsburg 1
Union Berlin 1
Liga jerman 24 Oktober 2026
FSV Mainz 05 2
Werder Bremen 3
Liga inggris 24 Oktober 2026
Coventry 0
Fulham 1
Liga inggris 24 Oktober 2026
Arsenal 2
Everton 0
Liga spanyol 24 Oktober 2026
Racing Santander 2
Espanyol 1
Liga prancis 24 Oktober 2026
Toulouse 0
Troyes 0
Liga italia 24 Oktober 2026
Napoli 3
AS Roma 3
Liga inggris 24 Oktober 2026
Chelsea 0
Tottenham 2
Liga jerman 24 Oktober 2026
Borussia Dortmund 1
Eintracht Frankfurt 0
Liga spanyol 24 Oktober 2026
Valencia 1
Villarreal 2
Liga spanyol 22 Oktober 2026
Levante 3
Athletic Club 1
Liga champions 22 Oktober 2026
Club Brugge KV 3
Lens 0
Liga champions 22 Oktober 2026
Real Betis 1
Feyenoord 0
Liga champions 22 Oktober 2026
Real Madrid 4
RB Leipzig 1
Liga champions 22 Oktober 2026
Inter Milan 1
Shakhtar Donetsk 0
Liga champions 22 Oktober 2026
Sporting CP 2
Lask Linz 3
Liga champions 22 Oktober 2026
Bayern Munchen 2
Arsenal 2
Liga champions 22 Oktober 2026
Aston Villa 3
Viking 1
Liga indonesia 22 Oktober 2026
Persik Kediri 2
PSS Sleman 1
Liga indonesia 22 Oktober 2026
PSM Makassar 1
Persebaya Surabaya 0
Liga indonesia 22 Oktober 2026
Madura United 1
Persib Bandung 0

Profil Djamal Aziz, Eks Exco PSSI yang Sebut Suporter Tidak Boleh Didamaikan

Berikut sosok Djamal Aziz.

Husna Rahmayunita BolaTimes.com
Kamis, 03 Agustus 2023 | 18:00 WIB
Profil Djamal Aziz, Eks Exco PSSI yang Sebut Suporter Tidak Boleh Didamaikan

Profil Djamal Aziz, Eks Exco PSSI yang Sebut Suporter Tidak Boleh Didamaikan

bolatimes.com - Nama Djamal Aziz kembali ramai diperbincangkan oleh publik sepak bola Indonesia usai meme yang memperlihatkan sosok dirinya muncul.

Dalam meme itu, tertulis kalau Djamal Aziz tidak setuju jika suporter sepak bola di Indonesia didamaikan. Alasannya, sepak bola tidak akan semarak jika suporter damai.

Pernyataan tersebut pun menuai beragam kontroversi dari warganet. Menurut sebagian besar warganet, statement Djamal Aziz tersebut tidak mencerminkan sepak bola yang sehat untuk Indonesia.

Sebetulnya, kalimat ‘Suporter tidak boleh didamaikan’ itu disampaikan Djamal Aziz saat menjadi narasumber dalam acara bincang-bincang Mata Najwa yang tayang pada salah satu televisi swasta pada medio 2016.

Ketika itu, Djamal Aziz masih berstatus sebagai anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI yang mewakili pihak federasi dalam acara yang tengah membahas soal kerusuhan suporter dalam pertandingan sepak bola di Indonesia.

“Jadi kalau federasi ditanya, induksinya apa dengan federasi? Ini kan suporter. Suporter itu juga tidak bola dijinakkan, didamaikan. Karena kalau mereka dijinakkan dan didamaikan, tidak semarak sepak bola itu,” begitu bunyi penggalan pernyataan Djamal saat itu.

Setelah menyampaikan penjelasannya itu, Djamal Aziz pun langsung dihujani suara ‘huuuu’ oleh sejumlah elemen suporter yang juga diundang ke Studio Metro TV untuk mengikuti acara tersebut.

Lantas, siapa sebetulnya sosok Djamal Aziz ini? 

Profil Djamal Aziz

Pemilik nama lengkap Djamal Aziz Attamimi itu merupakan seorang politikus Indonesia sekaligus mantan anggota DPR-RI. Pria kelahiran 9 Maret 1958 itu terpilih sebagai anggota DPR-RI pada tahun 2009.

Baca Juga: Piala AFF U-23 2023: Timnas Indonesia U-23 Wajib Wapada, Timor Leste Sempat Bikin Kejutan

Kala itu, ia mengemban tanggung jawab dalam Komisi X untuk menangani Pemuda, Pariwisata, Kebudayaan, Pendidikan, dan Kesenian. Selain duduk di anggota dewan, ia juga merupakan Direktur Utama dan Pemilik PT. Andromeda Graha Indonesia.

Pada tanggal 21 Maret 2012, Djamal Aziz pernah diusulkan oleh Pengurus Provinsi PSSI Jawa Timur untuk menjadi Ketua Umum PSSI 2012-2016 dengan alasan ia masih suci dari hiruk-pikuk PSSI.

Sebelum diusulkan itu, Djamal Aziz sebetulnya sudah berada di kepengurusan PSSI karena pada 2012 sempat menjadi Exco PSSI. Namun, ia meninggalkan PSSI sejak La Nyalla Mattalitti tak lagi menjabat.

Selain sepak terjangnya di dunia sepak bola dan politik, Djamal Aziz juga sempat jadi sorotan karena namanya terseret dalam kasus korupsi pengadaan paket penerapan e-KTP.

×
Zoomed
TERKINI

Bek Timnas Indonesia Mees Hilgers masih menunda debutnya di SC Heerenveen. Simak alasan kebugaran dan ritme tanding sang...

bolaindonesia | 13:09 WIB

Mees Hilgers resmi bergabung dengan SC Heerenveen. Simak peluangnya kembali membela Timnas Indonesia di bawah arahan pel...

bolaindonesia | 07:00 WIB

Wasit asing tidak lagi rutin bertugas di Super League 2026/2027. Simak alasan PSSI di balik pembatasan penugasan pengadi...

bolaindonesia | 13:36 WIB

Pekan pembuka BRI Super League 2025/26 menyajikan kejutan dari kiper Persik Kediri, Leo Navacchio, yang dinobatkan sebag...

bolaindonesia | 23:16 WIB

Kiper andalan PSM Makassar, Reza Arya Pratama, baru saja mengukir rekor pribadi yang membanggakan....

bolaindonesia | 22:05 WIB