DATA BELUM TERSEDIA

Ramai di Media Sosial Akun Instagram Garuda Revolution vs Twitter MafiaWasit

Keduanya sudah saling sentil via akun masing-masing

Irwan Febri BolaTimes.com
Sabtu, 15 Oktober 2022 | 10:35 WIB
Ramai di Media Sosial Akun Instagram Garuda Revolution vs Twitter MafiaWasit

Ramai di Media Sosial Akun Instagram Garuda Revolution vs Twitter MafiaWasit

bolatimes.com - Kemelut ancaman Shin Tae-yong mundur dari kursi pelatih timnas Indonesia jika Ketum PSSI mundur membuat heboh jagat media sosial, akun Garuda Revolution dan Mafia Wasit beda pandangan.

Tragedi Kanjuruhan membuat adanya tuntutan perubahan tatanan sepak bola Indonesia, PSSI sebagai komando tertinggi diminta harus bertanggung jawab penuh.

Para suporter dan banyak pihak terkait meminta Ketum dan Exco PSSI mundur dari jabatannya sebagai bentuk pertanggungjawaban Tragedi Kanjuruhan.

Namun secara mengejutkan, Shin Tae-yong mengaku akan mundur dari jabatannya sebagai pelatih timnas Indonesia jika Ketum PSSI mundur.

Hal itu dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab Shin Tae-yong selaku pelatih timnas Indonesia, meski tidak secara langsung terlibat.

Menurut pelatih asal Korea Selatan itu, langkah itu diambil sebagai bentuk tanggung jawab bersama sebagai tim di sepak bola Tanah Air.

Dari sinilah muncul kemelut yang membuat jagat media sosial terbelah menjadi dua kubu, kubu yang ingin mempertahankan STY dan kubu yang mempersilakan STY keluar

Tak dipungkiri riwayat bermain timnas Indonesia di bawah STY terbilang cemerlang, hal ini juga yang disayangkan sebagian masyarakat Tanah Air atas sikap STY.

Dua akun media sosial dengan jumlah pengikut cukup besar dan dinilai memiliki dampak terhadap dunia sepak bola Indonesia juga terbagi dalam dua kubu.

Garuda Revolution dengan keyakinan mempertahankan STY dan itu artinya dalam sikap Ketum PSSI bertahan di poisisinya.

Sementara Mafia Wasit mempersilahkan STY keluar dan menginginkan revolusi besar-besaran dalam tubuh PSSI pasca Tragedi Kanjuruhan.

Pengikut kedua akun ini pun terbelah, saling sindir dan nyinyir terjadi, akun Garuda Revolution mengaku sudah memberi ajakan duduk bersama akun Mafia Wasit.

Namun Mafia Wasit disebut selalu beralasan dan tak mengindahkan ajakan tersebut, meski dinarasikan ingin STY keluar, meski ancaman datang dari pelatih asal Korsel itu sendiri.

Hingga pada akhirnya akun Instagram @divosashendra.gr yang diduga admin Garuda Revolution tiba-tiba lenyap.

Di sisi lain, rekomendasi mundur untuk Ketum dan Exco PSSI juga datang dari Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) pimpinan Mahfud MD.

Berdasar tanggung jawab moral atas Tragedi Kanjuruhan, Iwan Bule dan para Exco diminta meletakkan jabatannya dari PSSI.

×
Zoomed
TERKINI

Bek Timnas Indonesia Mees Hilgers masih menunda debutnya di SC Heerenveen. Simak alasan kebugaran dan ritme tanding sang...

bolaindonesia | 13:09 WIB

Mees Hilgers resmi bergabung dengan SC Heerenveen. Simak peluangnya kembali membela Timnas Indonesia di bawah arahan pel...

bolaindonesia | 07:00 WIB

Wasit asing tidak lagi rutin bertugas di Super League 2026/2027. Simak alasan PSSI di balik pembatasan penugasan pengadi...

bolaindonesia | 13:36 WIB

Pekan pembuka BRI Super League 2025/26 menyajikan kejutan dari kiper Persik Kediri, Leo Navacchio, yang dinobatkan sebag...

bolaindonesia | 23:16 WIB

Kiper andalan PSM Makassar, Reza Arya Pratama, baru saja mengukir rekor pribadi yang membanggakan....

bolaindonesia | 22:05 WIB