DATA BELUM TERSEDIA

Waspada Gunung Merapi Meletus, PSSI Coret Mandala Krida dari Venue PD U-20

Selain Mandala Krida, PSSI juga mencoret Pakansari di Bogor.

Rauhanda Riyantama BolaTimes.com
Sabtu, 04 Juli 2020 | 16:00 WIB
Waspada Gunung Merapi Meletus, PSSI Coret Mandala Krida dari Venue PD U-20

Waspada Gunung Merapi Meletus, PSSI Coret Mandala Krida dari Venue PD U-20

bolatimes.com - Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan buka suara terkait pergantian venue untuk Piala Dunia U-20 2021. Dua dari enam stadion yang sudah ditetapkan sebelumnya, kini resmi dicoret.

Dua stadion yang dicoret adalah Pakansari (Bogor) dan Mandala Krida (Yogyakarta). Keduanya diganti stadion Jakabaring (Palembang) dan Si Jalak Harupat (Bandung).

Jakabaring dan Si Jalak Harupat akan melengkapi empat stadion lainnya yang akan dipakai sebagai venue Piala Dunia U-20 tahun depan yaitu Gelora Bung Karno (Jakarta), Manahan (Solo), Gelora Bung Tomo (Surabaya), dan Kapten I Wayan Dipta (Bali).

Sementara empat sisanya bersifat cadangan yaitu Pakansari (Bogor), Patriot (Bekasi), Wibawa Mukti (Cikarang), dan Mandala Krida (Yogyakarta).

Ketua PSSI Mochamad Iriawan (dua dari kanan) didampingi Wali Kota Surakarta F.X. Hadi Rudyatmo (tiga dari Kanan) dani Sekjen PSSI Ratu Tisha (sua dari kiri) saat menunjau Lapangan Stadion manahan Solo, Jateng, Minggu (9/2/2020). (ANTARA/Bambang Dwi Marwoto)
Ketua PSSI Mochamad Iriawan (dua dari kanan) didampingi Wali Kota Surakarta F.X. Hadi Rudyatmo (tiga dari Kanan) dani Sekjen PSSI Ratu Tisha (sua dari kiri) saat menunjau Lapangan Stadion manahan Solo, Jateng, Minggu (9/2/2020). (ANTARA/Bambang Dwi Marwoto)

Iriawan menjelaskan ada beberapa pertimbangan yang membuat Stadion Mandala Krida di Yogyakarta batal dijadikan sebagai salah satu venue Piala Dunia U-20 2021. Salah satunya kondisi Gunung Merapi yang menurut Iriawan bisa meletus kapas saja.

"Mandala Krida, FIFA nanya soal erupsi Gunung Merapi. Jadi kami tidak bisa menjamin kapan gunungnya akan memuntahkan lahar," kata Iriawan dalam jumpa pers di Kantor Kemenpora, Jakarta, Jumat (3/7/2020).

Sementara terkait pemilihan Jakabaring dengan alasan markas Sriwijaya FC itu sudah beberapa kali menggelar event internasional. Oleh karena itu, sarana dan fasilitas pendukung di Jakabaring sudah teruji.

Petugas melakukan perawatan rutin di lapangan Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang, Sumatera Selatan, Minggu (28/6). [ANTARA FOTO/Feny Selly]
Petugas melakukan perawatan rutin di lapangan Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang, Sumatera Selatan, Minggu (28/6). [ANTARA FOTO/Feny Selly]

"Jakabaring kenapa? karena udah gelar event internasional. Jakabaring lebih lengkap ketimbang dua itu (Pakansari dan Mandala Krida), akomodasi dan transportasi tersedia. Pemerintah di sana juga luar biasa, tapi bukan berarti pemerintah lain enggak serius," jelasnya.

"Kalau Bandung sudah bagus. Di sana ada stadion pendukungnya juga, tapi tinggal dipoles sedikit," tambahnya.

Mantan Kapolda Metro Jaya itu menyebut sudah berkomunikasi dengan FIFA ihwal perubahan venue. Menurutnya, dalam waktu dekat FIFA akan melakukan pengecekan langsung ke Indonesia.

Baca Juga: Leroy Sane Kini Sah Jadi Milik Bayern Munich

"Enam stadion itu kami sudah komunikasi dengan FIFA. Makanya mereka akan datang ke sini," pungkasnya.

Penulis: Adie Prasetyo

×
Zoomed
TERKINI

Pekan pembuka BRI Super League 2025/26 menyajikan kejutan dari kiper Persik Kediri, Leo Navacchio, yang dinobatkan sebag...

bolaindonesia | 23:16 WIB

Kiper andalan PSM Makassar, Reza Arya Pratama, baru saja mengukir rekor pribadi yang membanggakan....

bolaindonesia | 22:05 WIB

Persib Bandung memulai perjalanan di BRI Super League 2025/26 dengan kemenangan meyakinkan 2-0 atas Semen Padang...

bolaindonesia | 22:00 WIB

Polemik rumput JIS kembali mencuri perhatian penggemar sepak bola Indonesia, mempertanyakan mengapa stadion megah berbia...

bolaindonesia | 12:18 WIB

Persita Tangerang memulai BRI Super League 2025/26 dengan kekalahan telak 0-4 dari Persija Jakarta di Jakarta Internatio...

bolaindonesia | 12:09 WIB