DATA BELUM TERSEDIA

Timnas Indonesia U-22 Disuntik Vaksin Polio, Kenapa?

Selain timnas putra, timnas putri juga mendapat perlakuan yang sama.

Galih Priatmojo BolaTimes.com
Sabtu, 09 November 2019 | 08:00 WIB
Timnas Indonesia U-22 Disuntik Vaksin Polio, Kenapa?

Timnas Indonesia U-22 Disuntik Vaksin Polio, Kenapa?

bolatimes.com - Timnas Indonesia U-22 menjalani suntik vaksin polio jelang melawat ke Filipina untuk mengikuti SEA Games 2019.

Suntik vaksin polio ini dilakukan berkat kerja sama bersama Kementerian Kesehatan. Selain itu, didampingi pula oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali dan Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan. 

Selain Timnas Indonesia U-22, Timnas Putri Indonesia juga melakukan hal yang sama. Hal ini dirasa perlu dilakukan agar kontingen sepakbola Indonesia di SEA Games nanti bisa fit dan terbebas dari penyakit.

"Suntikan polio untuk para atlet dan ofisial kita karena itu memang permintaan dari Filipina, tempat pelaksanaan SEA Games (2019)," ungkap Menpora Zainudin Amali di Hotel Sultan, Jakarta, Jumat (8/11/2019).

"Semuanya harus divaksin, termasuk teman-teman media yang akan berangkat itu sudah disiapkan untuk vaksin. Karena kalau tidak pegang kartu itu tidak akan masuk," beber politisi ar tersebut.

Menpora Zainudin Amali (kanan) dan Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan (kiri) saat memberikan penyuluhan kepada Timnas Indonesia U-22 dan Timnas Putri Indonesia di Hotel Sultan, Senayan, Jakarta, Jumat (8/11/2019), sebelum berangkat ke Filipina untuk mengikuti SEA Games 2019. [Suara.com / Adie Prasetyo Nugraha]
Menpora Zainudin Amali (kanan) dan Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan (kiri) saat memberikan penyuluhan kepada Timnas Indonesia U-22 dan Timnas Putri Indonesia di Hotel Sultan, Senayan, Jakarta, Jumat (8/11/2019), sebelum berangkat ke Filipina untuk mengikuti SEA Games 2019. [Suara.com / Adie Prasetyo Nugraha]

"Khusus untuk sepakbola kita, tim yang akan berangkat baik yang putri maupun putra, tadi saya sudah bertemu dan juga dengan pelatihnya. Saya kira kita berharap mereka bisa maksimal," kata Zainudin.

Di tempat terpisah, Dokter Timnas Indonesia U-22, Syarif Alwi menyampaikan pentingnya vaksin.

"Ini guna mengantisipasi agar para pemain tak gampang terserang penyakit. Atlet itu kan ketika bermain dalam suatu pertandingan, temponya kan tinggi. Kalau sewaktu-waktu kondisi tubuh mereka drop, vaksin ini yang jadi pendamping kekebalan tubuh pemain," tutur Syarif. 

Syarif menjelaskan, vaksin polio akan bekerja selama 2-3 minggu selepas disuntik. Akan tetapi, bisa bekerja maksimalnya vaksin ini mesti didukung dengan pola hidup sehat dari sang atlet.

"Selain itu, kami juga akan memberikan suplemen tambahan. Suplemen ini berupa obat penunjang daya tahan tubuh," terang Syarif.

Baca Juga: Hajar Hong Kong, Timnas Indonesia U-19 Puncaki Grup K

Sebagai informasi tambahan, Timnas Indonesia U-22 tergabung di Grup B pada SEA Games 2019. Tim Garuda Muda akan melawan Vietnam, Thailand, Singapura, Laos, dan Brunei Darussalam.

×
Zoomed
TERKINI

Bek Timnas Indonesia Mees Hilgers masih menunda debutnya di SC Heerenveen. Simak alasan kebugaran dan ritme tanding sang...

bolaindonesia | 13:09 WIB

Mees Hilgers resmi bergabung dengan SC Heerenveen. Simak peluangnya kembali membela Timnas Indonesia di bawah arahan pel...

bolaindonesia | 07:00 WIB

Wasit asing tidak lagi rutin bertugas di Super League 2026/2027. Simak alasan PSSI di balik pembatasan penugasan pengadi...

bolaindonesia | 13:36 WIB

Pekan pembuka BRI Super League 2025/26 menyajikan kejutan dari kiper Persik Kediri, Leo Navacchio, yang dinobatkan sebag...

bolaindonesia | 23:16 WIB

Kiper andalan PSM Makassar, Reza Arya Pratama, baru saja mengukir rekor pribadi yang membanggakan....

bolaindonesia | 22:05 WIB