DATA BELUM TERSEDIA

Ini Evaluasi Bima Sakti untuk Timnas Indonesia U-16 Usai Lolos Piala Asia

Di laga terakhir penyisihan grup, Timnas Indonesia hanya bermain imbang lawan China.

Galih Priatmojo BolaTimes.com
Senin, 23 September 2019 | 17:00 WIB
Ini Evaluasi Bima Sakti untuk Timnas Indonesia U-16 Usai Lolos Piala Asia

Ini Evaluasi Bima Sakti untuk Timnas Indonesia U-16 Usai Lolos Piala Asia

hitekno.com - Timnas Indonesia U-16 harus puas menutup laga fase penyisihan Kualifikasi Piala Asia U-16 dengan hasil imbang tanpa gol saat menghadapi China. 

Hasil tersebut membuat skuat Garuda Asia berada di posisi sebagai runner up grup G. Timnas Indonesia U-16 berada di bawah China yang lolos secara otomatis karena predikat juara grup.

Sebagaimana diketahui, poin China dan Indonesia sejatinya sama 10. Namun, China unggul selisih gol sehingga menduduki posisi puncak klasemen Grup G.

Pelatih Timnas Indonesia U-16 Bima Sakti saat pertandingan melawan Timnas Filipina pada Kualifikasi Piala AFC U-16 2020 di Stadion Madya, Jakarta, Senin (16/9). Timnas Indonesia U-16 menang dengan skor 0-4. [Suara.com/Arya Manggala]
Pelatih Timnas Indonesia U-16 Bima Sakti saat pertandingan melawan Timnas Filipina pada Kualifikasi Piala AFC U-16 2020 di Stadion Madya, Jakarta, Senin (16/9). Timnas Indonesia U-16 menang dengan skor 0-4. [Suara.com/Arya Manggala]

Meski begitu, Indonesia tetap lolos sebagai runner up terbaik. Sebab, poin dan gol yang dibuat oleh Pasukan Merah Putih jadi salah satu yang terbaik di antara tim runner up di grup lain.

Meski berhasil lolos, Pelatih Bima Sakti mengatakan masih banyak catatan yang perlu diperbaiki oleh Marselino Ferdinan dan kawan-kawan. Terutama masalah penyelesaian akhir yang masih belum sempurna.

Ini terbukti saat pertandingan melawan China dengan skor 0-0 pada laga pamungkas Grup G yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Minggu (22/9/2019). Pada laga tersebut, banyak peluang bagus yang tidak bisa dimaksimalkan menjadi sebuah gol.

"Memang menjadi pembelajaran tersendiri permasalahan finishing. Pemain harusnya lebih sabar dan jangan sering kehilangan bola," kata Bima Sakti usai pertandingan menghadapi China.

Selain finishing, fisik para pemain Garuda Asia juga jadi sorotan. Ia melihat tim asuhannya kedodoran saat pertandingan di babak kedua.

"Kondisi fisik juga jadi masalah dan itu jadi bahan evaluasi. Ke depan juga akan kami perbaiki," pungkas Bima Sakti.

Baca Juga: Hasil Inspeksi FIFA, Tisha: Lapangan Latihan Belum Memenuhi Standar

×
Zoomed
TERKINI

Pekan pembuka BRI Super League 2025/26 menyajikan kejutan dari kiper Persik Kediri, Leo Navacchio, yang dinobatkan sebag...

bolaindonesia | 23:16 WIB

Kiper andalan PSM Makassar, Reza Arya Pratama, baru saja mengukir rekor pribadi yang membanggakan....

bolaindonesia | 22:05 WIB

Persib Bandung memulai perjalanan di BRI Super League 2025/26 dengan kemenangan meyakinkan 2-0 atas Semen Padang...

bolaindonesia | 22:00 WIB

Polemik rumput JIS kembali mencuri perhatian penggemar sepak bola Indonesia, mempertanyakan mengapa stadion megah berbia...

bolaindonesia | 12:18 WIB

Persita Tangerang memulai BRI Super League 2025/26 dengan kekalahan telak 0-4 dari Persija Jakarta di Jakarta Internatio...

bolaindonesia | 12:09 WIB