Liga champions 4 November 2026
Galatasaray 2
VfB Stuttgart 0
Liga champions 4 November 2026
Shakhtar Donetsk 0
Sporting CP 1
Liga champions 4 November 2026
Lask Linz 4
Slovan Bratislava 0
Liga champions 4 November 2026
Villarreal 0
PSG 6
Liga champions 4 November 2026
Atletico Madrid 0
Bayern Munchen 2
Liga champions 4 November 2026
Barcelona 3
Aston Villa 0
Liga champions 4 November 2026
Bodo/Glimt 0
Lille 0
Liga champions 4 November 2026
Feyenoord 0
Inter Milan 3
Liga champions 4 November 2026
Man United 3
AS Roma 2
Liga italia 3 November 2026
Sassuolo 2
Fiorentina 4
Liga italia 3 November 2026
Atalanta 0
Parma 3
Liga prancis 3 November 2026
Lorient 0
Brest 2
Liga inggris 3 November 2026
Newcastle 0
Everton 1
Liga spanyol 3 November 2026
Deportivo La Coruna 2
Osasuna 1
Liga italia 2 November 2026
Lecce 1
Genoa 2
Liga spanyol 2 November 2026
Elche 0
Valencia 1
Liga italia 2 November 2026
Juventus 2
Napoli 0
Liga prancis 2 November 2026
Marseille 2
Toulouse 0
Liga spanyol 2 November 2026
Athletic Club 2
Real Sociedad 1
Liga italia 1 November 2026
Udinese 2
AS Roma 5
Liga inggris 1 November 2026
Tottenham 2
Crystal Palace 0
Liga jerman 1 November 2026
Bayern Munchen 2
Borussia Dortmund 2
Liga spanyol 1 November 2026
Real Betis 2
Malaga 1
Liga italia 1 November 2026
AC Milan 3
Inter Milan 1
Liga prancis 1 November 2026
Troyes 2
Le Mans 0
Liga prancis 1 November 2026
Lyon 2
Angers 0
Liga inggris 1 November 2026
Aston Villa 1
Fulham 1
Liga spanyol 1 November 2026
Barcelona 6
Alaves 1
Liga indonesia 1 November 2026
Persib Bandung 4
Isenmulang FC 0
Liga indonesia 1 November 2026
PSIM Yogyakarta 2
Borneo FC 1
Liga italia 1 November 2026
Como 1
Venezia 0
Liga indonesia 1 November 2026
Garudayaksa 3
PSS Sleman 1
Liga spanyol 1 November 2026
Getafe 3
Sevilla 1
Liga italia 1 November 2026
Frosinone 2
Torino 0
Liga italia 1 November 2026
Lazio 2
Cagliari 1
Liga prancis 1 November 2026
Strasbourg 5
Auxerre 1
Liga jerman 1 November 2026
Union Berlin 1
FC Koln 1
Liga spanyol 1 November 2026
Racing Santander 0
Real Madrid 3
Liga prancis 1 November 2026
Paris FC 3
AS Monaco 1
Liga inggris 1 November 2026
Liverpool 0
Arsenal 1
Liga jerman 1 November 2026
Eintracht Frankfurt 3
Hamburger SV 1
Liga prancis 31 Oktober 2026
LE Havre 1
PSG 5
Liga jerman 31 Oktober 2026
SV Elversberg 4
FSV Mainz 05 1
Liga spanyol 31 Oktober 2026
Villarreal 0
Espanyol 1
Liga prancis 31 Oktober 2026
Lille 1
Lens 0
Liga indonesia 31 Oktober 2026
Persik Kediri 1
Persita 5
Liga indonesia 31 Oktober 2026
PSM Makassar 0
Madura United 1
Liga indonesia 31 Oktober 2026
Arema FC 1
Bali United 3
Liga indonesia 31 Oktober 2026
Dewa United 2
Persija 1
Liga inggris 31 Oktober 2026
Chelsea 2
Man United 0
Liga spanyol 31 Oktober 2026
Levante 0
Atletico Madrid 2
Liga italia 31 Oktober 2026
Bologna 2
Monza 1
Liga jerman 31 Oktober 2026
FC Schalke 04 0
RB Leipzig 2
Liga jerman 31 Oktober 2026
FC Augsburg 1
SC Freiburg 2
Liga jerman 31 Oktober 2026
Bayer Leverkusen 2
VfB Stuttgart 4
Liga jerman 31 Oktober 2026
Borussia Monchengladbach 0
SC Paderborn 07 0
Liga jerman 31 Oktober 2026
Werder Bremen 2
Hoffenheim 0
Liga inggris 31 Oktober 2026
Coventry 3
Sunderland 1
Liga inggris 31 Oktober 2026
Hull City 2
Ipswich 2
Liga inggris 31 Oktober 2026
Brentford 2
Nottingham Forest 0
Liga inggris 31 Oktober 2026
Man City 0
Brighton 1
Liga inggris 31 Oktober 2026
Bournemouth 2
Leeds United 0
Liga spanyol 31 Oktober 2026
Rayo Vallecano 3
Celta Vigo 0
Liga prancis 31 Oktober 2026
Nice 5
Rennes 2
Liga italia 30 Oktober 2026
Frosinone 5
Lecce 1
Liga italia 30 Oktober 2026
Fiorentina 2
Atalanta 2
Liga indonesia 30 Oktober 2026
Java United 2
Bhayangkara FC 0
Liga indonesia 30 Oktober 2026
Persebaya Surabaya 1
Persijap 1
Liga italia 29 Oktober 2026
Parma 0
Udinese 0
Liga italia 29 Oktober 2026
Venezia 0
Inter Milan 2
Liga italia 29 Oktober 2026
AC Milan 2
Bologna 4
Liga italia 29 Oktober 2026
Monza 1
Napoli 4
Liga italia 29 Oktober 2026
Genoa 2
Juventus 0

Ponaryo Astaman Ditunjuk sebagai Duta Besar Undian Piala AFF 2018

Selain ditunjuk sebagai duta besar, laman resmi Piala AFF turut menyoroti kiprah Ponaryo Astaman semasa menjadi jendral lapangan tengah Timnas Indonesia.

Rabu, 02 Mei 2018 | 10:29 WIB
Ponaryo Astaman Ditunjuk sebagai Duta Besar Undian Piala AFF 2018

Ponaryo Astaman Ditunjuk sebagai Duta Besar Undian Piala AFF 2018

bolatimes.com - Piala AFF 2018 akan segera digelar pada 8 November hingga 15 Desember 2018. Sedangkan pengundian grup akan digelar pada 2 Mei 2018 di Hotel Mulia, Jakarta.

"Nanti 2 Mei akan ada drawing Piala AFF di Jakarta. Piala AFF tahun ini menggunakan format baru. Proses drawing akan digelar di Hotel Mulia," ujar Plt Ketua Umum PSSI, Joko Driyono, dikutip Bolatimes.com dari Goal.

Dalam acara pengundian tersebut, legenda sepak bola Indonesia, Ponaryo Astaman, ditunjuk sebagai duta besar sebagai 'VIP co-host' untuk undian.

Sebelum berlangsungnya undian grup Piala AFF 2018 itu, mari kita mengingat kembali sosok Pornaryo Astaman sebagai legenda Timnas Indonesia.

Kiprah Ponaryo Astaman di kawasan Asia

Ponaryo dianggap sebagai gelandang terbaik yang pernah dimiliki oleh Indonesia.

Ia menggebrak panggung Internasional di Piala Asia 2014 di China. Di mana, Ponaryo saat itu mencetak gol kemenangan spektakuler dalam kemenangan 2-1 atas Qatar.

Sebagai gelandang bertahan, melesatkan bola ke gawang bukanlah tugas utamanya. Namun, apa yang dilakukan Ponaryo saat itu disebut sebagai aksi yang mengagumkan.

Karier pemain yang akrab disapa Popon itu di Timnas Indonesia berlangsung langgeng dari 2003 hingga 2013.

Baca Juga: Jurgen Klopp Angkat Topi Atas Sikap Para Penggawa AS Roma

Ponaryo Astaman di Piala AFF

Ponaryo telah mengikuti Piala AFF dalam dua edisi. Namun, belum sekalipun ia mengangkat trofi pertarungan antar negara di kawasan Asia Tenggara tersebut.

Saat berusia 25 tahun, ia menjabat sebagai kapten tim dan berhasil menggapai partai puncak bersama skuat Garuda pada Piala AFF 2004. Tetapi saat itu Indonesia kalah 5-2 secara agregat dari Singapura.

Ponaryo Astaman. (sumber: youtube.com).

Pada 2008, ia kembali dengan jersey dengan nomor punggung 11. Namun, saat itu langkah Indonesia terhenti di semifinal usai disingkirkan oleh Thailand.

Pada Piala AFF 2012, Ponaryo tak ikut membela Timnas Indonesia. Hal ini lantaran skuat Garuda diisi oleh para pemain Indonesia Premier League (IPL), korban dualisme PSSI saat itu.

Karier Popon setelah tak lagi membela Timnas Indonesia

Kemampuannya dalam membaca permainan membuat dirinya memutuskan menjadi seorang pelatih. Ia telah memperoleh lisensi A AFC dan melakoni debut untuk Borneo FC di ajang Piala Presiden 2018.

Ponaryo Astaman (sumber: borneo fc.id).

Ia saat ini juga menjadi seorang komentator di Indonesia. Pemahaman taktis yang luas tentang pertandingan sepak bola membuatnya ditarik sebagai analis televisi.

Selain itu, ia juga sempat berkecimpung dan bahkan menjadi ketua Asosiaso Pemain Profesional Indonesia (APPI).

Dengan berbagai prestasi Ponaryo di Indonesia atau pun di kawasan Asia, dirinya akan menjadi sorotan menarik di pengundian Piala AFF 2018.

 

 Bolatimes.com/Irwan Febri Rialdi

×
Zoomed
TERKINI

Bek Timnas Indonesia Mees Hilgers masih menunda debutnya di SC Heerenveen. Simak alasan kebugaran dan ritme tanding sang...

bolaindonesia | 13:09 WIB

Mees Hilgers resmi bergabung dengan SC Heerenveen. Simak peluangnya kembali membela Timnas Indonesia di bawah arahan pel...

bolaindonesia | 07:00 WIB

Wasit asing tidak lagi rutin bertugas di Super League 2026/2027. Simak alasan PSSI di balik pembatasan penugasan pengadi...

bolaindonesia | 13:36 WIB

Pekan pembuka BRI Super League 2025/26 menyajikan kejutan dari kiper Persik Kediri, Leo Navacchio, yang dinobatkan sebag...

bolaindonesia | 23:16 WIB

Kiper andalan PSM Makassar, Reza Arya Pratama, baru saja mengukir rekor pribadi yang membanggakan....

bolaindonesia | 22:05 WIB