Liga italia 20 Oktober 2026
Parma 0
Torino 3
Liga inggris 20 Oktober 2026
Tottenham 3
Coventry 1
Liga spanyol 20 Oktober 2026
Getafe 1
Rayo Vallecano 1
Liga italia 19 Oktober 2026
Juventus 0
Lazio 3
Liga prancis 19 Oktober 2026
Lyon 2
Nice 1
Liga spanyol 19 Oktober 2026
Real Madrid 4
Sevilla 1
Liga italia 19 Oktober 2026
Monza 4
Cagliari 0
Liga italia 18 Oktober 2026
AS Roma 2
Genoa 0
Liga prancis 18 Oktober 2026
Troyes 1
Lens 3
Liga prancis 18 Oktober 2026
Lille 1
Brest 1
Liga spanyol 18 Oktober 2026
Valencia 0
Athletic Club 0
Liga indonesia 18 Oktober 2026
Persebaya Surabaya 2
PSS Sleman 2
Liga italia 18 Oktober 2026
Udinese 0
Lecce 3
Liga indonesia 18 Oktober 2026
Persib Bandung 1
Persik Kediri 0
Liga spanyol 18 Oktober 2026
Osasuna 2
Racing Santander 0
Liga inggris 18 Oktober 2026
Leeds United 1
Man United 1
Liga inggris 18 Oktober 2026
Brighton 5
Crystal Palace 0
Liga inggris 18 Oktober 2026
Bournemouth 2
Sunderland 0
Liga italia 18 Oktober 2026
Fiorentina 1
Como 3
Liga prancis 18 Oktober 2026
Angers 2
Marseille 5
Liga jerman 18 Oktober 2026
Bayer Leverkusen 2
SC Freiburg 1
Liga spanyol 18 Oktober 2026
Celta Vigo 2
Alaves 1
Liga prancis 18 Oktober 2026
Paris FC 4
Rennes 3
Liga prancis 18 Oktober 2026
LE Havre 1
Auxerre 3
Liga prancis 18 Oktober 2026
Lorient 1
AS Monaco 0
Liga inggris 18 Oktober 2026
Nottingham Forest 0
Arsenal 1
Liga jerman 18 Oktober 2026
Borussia Monchengladbach 1
Hoffenheim 2
Liga italia 18 Oktober 2026
AC Milan 3
Atalanta 2
Liga spanyol 18 Oktober 2026
Malaga 2
Real Sociedad 5
Liga jerman 17 Oktober 2026
Eintracht Frankfurt 1
FC Koln 0
Liga italia 17 Oktober 2026
Frosinone 4
Sassuolo 2
Liga prancis 17 Oktober 2026
Le Mans 0
Toulouse 3
Liga spanyol 17 Oktober 2026
Deportivo La Coruna 1
Levante 1
Liga indonesia 17 Oktober 2026
Garudayaksa 3
Arema FC 1
Liga inggris 17 Oktober 2026
Everton 0
Chelsea 2
Liga indonesia 17 Oktober 2026
Persita 3
Persija 2
Liga spanyol 17 Oktober 2026
Espanyol 0
Atletico Madrid 1
Liga italia 17 Oktober 2026
Venezia 1
Napoli 0
Liga jerman 17 Oktober 2026
SV Elversberg 4
FC Augsburg 3
Liga jerman 17 Oktober 2026
Union Berlin 0
Borussia Dortmund 0
Liga jerman 17 Oktober 2026
Hamburger SV 1
VfB Stuttgart 0
Liga jerman 17 Oktober 2026
FC Schalke 04 0
FSV Mainz 05 1
Liga jerman 17 Oktober 2026
Werder Bremen 2
SC Paderborn 07 2
Liga inggris 17 Oktober 2026
Brentford 1
Liverpool 2
Liga inggris 17 Oktober 2026
Man City 3
Ipswich 2
Liga inggris 17 Oktober 2026
Fulham 1
Hull City 0
Liga spanyol 17 Oktober 2026
Villarreal 0
Elche 0
Liga prancis 17 Oktober 2026
Strasbourg 1
PSG 3
Liga italia 17 Oktober 2026
Bologna 1
Inter Milan 3
Liga inggris 17 Oktober 2026
Newcastle 0
Aston Villa 1
Liga jerman 17 Oktober 2026
Bayern Munchen 6
RB Leipzig 1
Liga spanyol 17 Oktober 2026
Real Betis 2
Barcelona 5
Liga indonesia 16 Oktober 2026
PSIM Yogyakarta 1
PSM Makassar 2
Liga indonesia 16 Oktober 2026
Java United 3
Bali United 2
Liga indonesia 16 Oktober 2026
Persijap 0
Isenmulang FC 1
Liga indonesia 16 Oktober 2026
Madura United 3
Bhayangkara FC 3
Liga champions 15 Oktober 2026
Slovan Bratislava 0
VfB Stuttgart 3
Liga champions 15 Oktober 2026
Shakhtar Donetsk 3
AEK Athens FC 1
Liga champions 15 Oktober 2026
Real Betis 3
FC Porto 2
Liga champions 15 Oktober 2026
AS Roma 3
Real Madrid 4
Liga champions 15 Oktober 2026
Bodo/Glimt 1
Borussia Dortmund 0
Liga champions 15 Oktober 2026
Aston Villa 6
Fenerbahce 0
Liga champions 15 Oktober 2026
Man City 2
PSG 4

Ganda Campuran Kalah, Indonesia Gagal Kawinkan Gelar di Australia Open 2019

Karena kandas, Praveen/Melati gagal mengawinkan gelar Australia Open 2019.

Rauhanda Riyantama BolaTimes.com
Minggu, 09 Juni 2019 | 22:10 WIB
Ganda Campuran Kalah, Indonesia Gagal Kawinkan Gelar di Australia Open 2019

Ganda Campuran Kalah, Indonesia Gagal Kawinkan Gelar di Australia Open 2019

bolatimes.com - Indonesia terpaksa gagal mengawinkan gelar di kejuaraan Australia Open 2019. Kegagaln tersebut terjadi lantaran pasangan ganda campuran Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti kalah dari wakil China, Wang Yilyu/Huang Dongping pada Minggu (9/6/2019).

Praveen/Melati harus puas menjadi runner-up setelah kalah dua game langsung dari Wang/Huang dengan skor 15-21, 8-21, pada laga final yang berlangsung di Quaycentre, Sydney, Australia.

Pada game pertama maupun kedua, Praveen/Melati kerap kali melakukan kesalahan sendiri. Padahal, Wang/Huang tak bermain seagresif kompatriotnya, Zheng Siwei/Huang Yaqiong yang kini menduduki peringkat satu dunia.

Salah satu contoh seringnya Praveen/Melati melakukan kesalahan sendiri terjadi pada pertengahan game kedua. Mereka yang tengah tertinggal 5-7, justru empat kali beruntun membuang-buang peluang untuk menambah angka.

Dalam kondisi tertinggal, shuttlecock pengembalian Praveen tak mampu melewati net. Setelahnya, giliran smash keras Melati yang justru membentur net hingga semakin tertinggal 5-9.

Bagaikan tak kapok melakukan kesalahan, Melati kembali membuat aksi tak perlu. Shuttlecock tanggung pengembalian Wang Yilyu, justru dikembalikan dengan smash keras yang tergesa-gesa hingga bola justru keluar lapangan.

Pebulutangkis ganda campuran Indonesia, Praveen Jordan yang berpasangan dengan Melati Daeva Oktavianti mengembalikan kok ke arah pebulu tangkis Taiwan Wang Chi-Lin dan Hsieh Pei Shan pada babak perempatfinal Piala Sudirman 2019 di Guangxi Sports Center Gymnasium, Nanning, China, Jumat (24/5/2019). (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)
Pebulutangkis ganda campuran Indonesia, Praveen Jordan yang berpasangan dengan Melati Daeva Oktavianti mengembalikan kok ke arah pebulu tangkis Taiwan Wang Chi-Lin dan Hsieh Pei Shan pada babak perempatfinal Piala Sudirman 2019 di Guangxi Sports Center Gymnasium, Nanning, China, Jumat (24/5/2019). (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)

Kekalahan ini membuat Praveen/Melati kembali gagal menghentikan dominasi Wang/Huang. Tercatat, mereka kini sudah lima kali kalah beruntun dari pasangan Negeri Tirai Bambu tersebut.

Hasil ini juga membuat Indonesia gagal mengawinkan gelar di Australia Open 2019. Sebagaimana diketahui, beberapa jam sebelumnya, Jonatan Christie berhasil keluar sebagai juara setelah mengalahkan Anthony Sinisuka Ginting dengan skor 21-17, 13-21, 21-14.

Sebagain tambahan informasi, kekalahan atas Wang/Huang membuat Praveen/Melati telah gagal menjadi juara dalam empat final beruntun sejak dipasangkan pada 2018 lalu.

Kali terakhir keduanya harus puas menjadi runner-up adalah di New Zealand Open 2019 Mei lalu. Saat itu, Praveen/Melati kandas di tangan wakil Malaysia, Chan Peng Soon/Goh Liu Ying dengan skor 14-21, 21-16, 27-29.

Baca Juga: Tumbangkan Rekan Satu Pelatnas, Jonatan Christie Juara Australia Open 2019

Dan kini Praveen/Melati harus puas menjadi runner-up setelah kalah dua game langsung  di Australia Open 2019, hingga Indonesia gagal kawinkan gelar.

×
Zoomed
TERKINI

Kegiatan Youth Economics Summit (YES) 2025 di Jakarta pada akhir pekan lalu sukses digelar....

arena | 14:39 WIB

Pabrikan otomotif asal Vietnam ini memilih strategi jangka panjang yang membangun kepercayaan, bukan sekadar memangkas h...

arena | 10:14 WIB

Bagi pemula, push rank sering kali terasa menantang karena harus berhadapan dengan pemain yang lebih berpengalaman....

arena | 10:40 WIB

Perubahan aturan di olahraga padel tengah disuarakan oleh para pemain....

arena | 18:33 WIB

Tapi kamu jangan ngaku anak Padel, kalau belum tahu kosakata unik dalam Padel....

arena | 14:49 WIB