Liga jerman 19 September 2026
Bayern Munchen 7
Union Berlin 0
Liga italia 19 September 2026
Monza 2
Sassuolo 1
Liga prancis 19 September 2026
AS Monaco 2
Lens 1
Liga inggris 19 September 2026
Brentford 3
Chelsea 0
Liga spanyol 19 September 2026
Espanyol 1
Elche 3
Liga spanyol 18 September 2026
Real Betis 1
Getafe 0
Liga spanyol 18 September 2026
Malaga 1
Villarreal 3
Liga indonesia 18 September 2026
Arema FC 1
Persik Kediri 1
Liga indonesia 18 September 2026
Madura United 2
PSIM Yogyakarta 1
Liga spanyol 17 September 2026
Deportivo La Coruna 0
Sevilla 1
Liga spanyol 17 September 2026
Atletico Madrid 4
Osasuna 0
Liga spanyol 17 September 2026
Barcelona 7
Racing Santander 2
Liga spanyol 16 September 2026
Rayo Vallecano 2
Espanyol 1
Liga spanyol 16 September 2026
Alaves 0
Valencia 1
Liga spanyol 16 September 2026
Elche 2
Real Madrid 3
Liga indonesia 16 September 2026
Borneo FC 1
Dewa United 3
Liga italia 15 September 2026
Inter Milan 5
Udinese 3
Liga inggris 15 September 2026
Leeds United 4
Newcastle 1
Liga spanyol 15 September 2026
Villarreal 1
Real Betis 2
Liga italia 14 September 2026
Sassuolo 3
Juventus 2
Liga prancis 14 September 2026
Brest 0
PSG 1
Liga spanyol 14 September 2026
Real Sociedad 0
Atletico Madrid 3
Liga italia 14 September 2026
Como 2
Parma 1
Liga italia 14 September 2026
Torino 0
AS Roma 2

Wih, Ada Wakil Indonesia di Piala Dunia Basket 2019

Indonesia turut dalam perhelatan akbar Piala Dunia Basket 2019.

Galih Priatmojo BolaTimes.com
Jum'at, 31 Mei 2019 | 13:15 WIB
Wih, Ada Wakil Indonesia di Piala Dunia Basket 2019

Wih, Ada Wakil Indonesia di Piala Dunia Basket 2019

bolatimes.com - Kabar gembira datang dari dunia bola basket tanah air. Indonesia dipastikan turut dalam perhelatan akbar Piala Dunia Basket atau FIBA World Cup 2019 yang bakal digelar di China pada 21 Agustus hingga 15 September mendatang.

Namun, bukan Timnas Basket Indonesia yang turut berpartisipasi dalam event empat tahunan itu. Melainkan seorang wasit profesional bernama Harja Jaladri.

Harja yang kerap menjadi pengadil dalam kompetisi Indonesian Basketball League (IBL) menjadi satu-satunya wasit Indonesia yang akan memimpin pertandingan di Piala Dunia FIBA 2019.

Perjalanan Harja menjadi wasit di Piala Dunia FIBA 2019 tak berjalan instan.

Ia membutuhkan proses bertahun-tahun sejak kali pertama memimpin pertandingan basket internasional pada 2005 silam.

"Saya jadi wasit internasional dari tahun 2005. Pertama kali jadi wasit netral yang dipilih FIBA langsung yakni FIBA Asia 2012," kata Harja Jaladri di kawasan Sudirman, Jakarta Selatan, Kamis (30/5/2019).

"Tahun lalu saya berkesempatan memimpin Kejuaraan Dunia Basket Putri 2019 di Spanyol, dan tahun ini Alhamdulillah ke China untuk FIBA World Cup senior," sambung pria lulusan D3 Elektro Universitas Gadjah Mada (UGM) itu.

Harja menjelaskan, proses perekrutan wasit di Piala Dunia FIBA 2019 tak mudah. Butuh waktu sekitar dua tahun, termasuk mengikuti berbagai program pelatihan yang juga berfungsi sebagai wadah seleksi.

Selain itu, para wasit dari berbagai negara juga, kata Harja, dipantau melalui berbagai kriteria.

Baca Juga: Update Hasil dan Klasemen Liga 1 Hingga Kemarin, PSIS Turun Peringkat

Umumnya dilihat berdasarkan sisi kualitas kepemimpinan, fisik, kepiawaian menggunakan teknologi, serta pemahaman teori.

"Untuk di FIBA sendiri sudah mulai dua tahun kita punya elite program, referee elite program. Di situ, di Dunia ada berapa ratus wasit ya, dari program itu akhirnya dipilih. Ada saringannya," beber Harja.

"Mereka akan memilih, kita kan memimpin kualifikasi kejuaraan dunia ya, nah wasit Indoneisa itu ada tiga yang memimpin kualifikasi kejuaran dunia zona asia, di situ FIBA melihat penampilan kita dan menilai kualitas kita," jelasnya.

Lebih jauh, Harja berharap keberhasilannya terpilih sebagai wasit Piala Dunia FIBA 2019 bisa memacu wasit-wasit Indonesia lainnya untuk meningkatkan kualitas kepemimpinan.

"Saya berharap juga dengan adanya beberapa wasit Indonesia yang memimpin di Asia, dan saya memimpin di kejuaraan dunia (serta Piala Dunia FIBA 2019), mudah-mudahan banyak orang juga yang tertarik jadi wasit," pungkasnya.

×
Zoomed
TERKINI

Kegiatan Youth Economics Summit (YES) 2025 di Jakarta pada akhir pekan lalu sukses digelar....

arena | 14:39 WIB

Pabrikan otomotif asal Vietnam ini memilih strategi jangka panjang yang membangun kepercayaan, bukan sekadar memangkas h...

arena | 10:14 WIB

Bagi pemula, push rank sering kali terasa menantang karena harus berhadapan dengan pemain yang lebih berpengalaman....

arena | 10:40 WIB

Perubahan aturan di olahraga padel tengah disuarakan oleh para pemain....

arena | 18:33 WIB

Tapi kamu jangan ngaku anak Padel, kalau belum tahu kosakata unik dalam Padel....

arena | 14:49 WIB